“Ingatlah selalu bahwa kamu tidak hanya mempunyai hak untuk menjadi seorang individu.
Adalah tugasmu untuk menjadi seseorang “
(Eleanor Roosevelt)
Perumpamaan yang pas tentang pentingnya berorganisasi / berjama’ah pernah disampaikan Rasulullah saw. Dalam hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad dan Imam Tirmidzi dari Muadz bin Jabal, beliau bersabda, ”Sesungguhnya setan itu serigala bagi manusia, seperti serigala bagi kambing, ia akan menerkam kambing yang keluar dan menyendiri dari kawanannya. Karena itu, jauhilah perpecahan, dan hendaklah kamu bersama jama’ah dan umat umumnya.”
Dari kedua ungkapan diatas bisa ditarik garis merah, bahwa setiap individu harus bisa menjadi diri kita sendiri, tidak harus dengan cara egois. Tapi potensi yang kita miliki akan lebih baik jika ditumpahkan dalam sebuah wadah jama’ah atau yang biasa disebut organisasi. Sehingga apa yang kita miliki akan dapat dilengkapi dengan ilmu dari orang lain. Dengan kata lain kita dapat menunjukkan kemampuan yang telah dianugerahkan Allah SWT kepada kita semua, dengan cara mengekspresikan potensi yang ada dalam berbagai organisasi.
Untuk mengekspresikan diri diorganisasi tidak cukup dengan hanya kita nibrung sejenak, datang jika kita sempat dan datang jika ada kegiatan besar. Tapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam mengekspresikan diri diorganisasi, antara lain:
1.Menata Niat
Ada sebuah Hadits Nabi yang menyatakan bahwa segala amal perbuatan tergantung pada niatnya, dan setiap orang hanya mendapatkan apa yang diniatkannya. Setiap amal yang baik dan bermanfaat, apabila dilakukan dengan niat yang baik disertai dengan keikhlasan, mengharapkan keridhaan Allah Ta’ala akan menjadi suatu ibadah. Begitu juga dalam berorganisasi sangat perlu kita menata niat, untuk apa kita terjun dalam organisasi yang kita inginkan. Karena niat tersebut secara tidak langsung akan mempengaruhi kinerja dan loyalitas dalam berorganisasi.
2.Bidik Tujuan
Tujuan merupakan sesuatu yang ingin dicapai yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas. Dalam menentukan tujuan dalam berorganisasi kita harus memperhatikan sistem SMART, yaitu :
Specific (spesifik), dimana harus menggambarkan secara tepat tujuan yang ingin dicapai.
Measurable (dapat diukur), setiap tujuan yang ditetapkan bisa dicapai dengan memonitor langkah prosesnya.
Attributable (sikap), punya sikap dalam meraih tujuan. Fokuskan tujuan itu dengan meluangkan waktu untuk mencapainya.
Realistic (realistis), pastikan tujuan itu realistis bukan hanya sekedar angan-angan.
Time Limit (batas waktu), tentukan batas waktu kapan ingin mencapai tujuan tersebut.
3.Mengendalikan Diri
Dengan niat dan tujuan yang bersifat pribadi, maka untuk terjun ke organisasi sangat perlu kita mengendalikan diri. Prinsip utama yang perlu kita perhatikan untuk belajar melakukan kendali diri adalah prinsip untuk hidup seimbang. Orang yang hidupnya seimbang adalah orang yang bisa mengendalikan aspek emosi, aspek pikiran, dan aspek fisik. Agar usaha pengendalian emosi, pikiran, dan fisik berhasil maka kita perlu menerapkan strategi kendali diri sebagai berikut :
Disiplin Diri
Jika kita sudah mampu mendisiplinkan diri kita sendiri, maka dengan sendirinya kemampuan kita akan lebih baik. Kita pun bisa lebih baik dalam mengatur waktu untuk beraktivitas diorganisasi lebih cerdas.
Motivasi Diri
Dorongan atau motivasi dari dalam diri sendiri muncul karena keinginan ataupun harapan yang kuat untuk meraih sukses. Jadi, temukan harapan atau keinginan yang kuat, yang pencapaiannya bisa membuat kita menitikkan air mata bahagia.
Dorongan atau motivasi dari luar bisa datang dari seseorang / orang lain, dari sebuah peristiwa ; kegagalan, kesuksesan.
Percaya Diri
Jika kita sendiri tidak percaya bahwa kita mampu berorgaisasi, bagaimana kita bisa meyakinkan orang lain untuk ikut mendukung dalam organisasi. Pada saat orang lain percaya kepada kita, maka akan mudah bagi kita untuk membangun kerja sama dalam berbagai hal. Rasa percaya diri bisa kita pupuk dengan melakukan perencanaan yang tersusun secara sistematis, kita juga bisa meningkatkan kepercayaan diri dengan senantiasa mengembangkan kemampuan.
Pengembangan Diri
Keinginan untuk selalu mengenbangkan diri, merupakan salah satu faktor kunci dalam memupuk kemampuan kita mengendalikan diri. Yang terpenting kita harus selalu mengembangkan diri secara terus menerus agar bisa memupuk rasa percaya diri yang tinggi, dan membuat orang menaruh kepercayaan. Banyak sekali sumber yang bisa kita manfaatkan untuk mengembangkan diri, kita bisa belajar dari pengalaman diri sendiri dan pengalaman orang lain.
4.Lalui Setiap Proses Yang Terjadi
Dalam berorganisasi hendaknya kita harus masuk dalam sistem dan siap mengikuti segala proses yang ada, jangan sampai kita melawan proses atau berhenti ditengah proses. Karena jika itu terjadi, apa yang sudah kita niatkan, yang sudah kita bidik tujuan dan pengembangan diri akan sia-sia belaka tanpa hasil apapun. Ikuti prosesnya dari awal hingga akhir. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam berproses diorganisasi, yaitu :
Mulai dari bawah
Dalam melakukan segala hal kita harus melalui awalan atau dari bawah. Jadi dalam berorganisasi juga kita harus bisa melalui proses dari bawah. Maksudnya kita harus paham seluk beluk kegiatan / tugas mulai dari tingkat bawah. Dengan demikian jika nantinya kita berada dipucuk pimpinan tidak akan seenaknya terhadap tugas dibawah, karena kita sudah tahu lika-liku, susah payahnya tugas di bawah. Misalnya mulailah dengan tugas yang kecil dan remeh tapi sangat berpengaruh pada roda organisasi, contohnya menjadi kurir undangan.
Ikuti aturan main
Setiap lembaga, organisasi, atau wadah apapun pasti mempunyai aturan dan prosedur dalam menjalankan kegiatan. Jadi, sebagai orang yang aktif dalam organisasi hendaknya kita harus mematuhi aturan / tata tertib yang ada dalam organisasi tersebut. Karena jika demikian, kita akan dapat melaksanakan segala potensi yang kita miliki dengan leluasa tanpa ada hambatan apapun. Lain halnya jika kita menyalahi aturan, maka apa yang kita miliki tidak akan berharga di hadapan anggota organisasi.
Akui perbedaan
Kita masuk dalam organisasi, awalnya adalah seorang individu, namun jika sudah didalam organisasi identitas kita sebagai individu harus ditanggalkan, karena dalam berorganisasi adalah peleburan setiap individu menjadi kesatuan yang sangat kokoh. Apa yang kita bicarakan bukan hanya kepentingan pribadi kita sendiri tapi sudah menyangkut kepentingan semua anggota organisasi. Maka dalam berorganisasi kita harus bisa menerima dan mengakui perbedaan yang ada, karena dengan perbedaan tersebut akan muncul berbagai macam pandangan yang bisa sebagai modal untuk kelangsungan kegiatan dalam berorganisasi.
5.Terus Ekspresikan Diri Dalam Organisasi
Setelah kita lalui semua hal diatas, maka secara tidak langsung kita sudah dapat mengekspresikan diri diorganisasi. Dengan demikian kita sudah menancapkan satu modal dalam diri kita untuk menambah potensi diri dibidang organisasi. Secara tidak langsung potensi diri kita tersebut akan diperhatikan oleh banyak kalangan, sehingga banyak orang yang menilai lebih terhadap kemampuan kita. Maka bersiap-siaplah untuk menjadi orang yang sangat dibutuhkan oleh orang lain. Jika anda sudah selesai melaksanakan amanah dalam satu organisasi maka lanjutkan pengalaman tersebut untuk pengembangan organisasi yang lain. Feel The Passion.
Tuesday, February 23, 2010
Ekspresikan Dirimu Dengan Organisasi
Posted by
Robby Zunaidy
at
3:19 PM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment