Friday, November 30, 2007

Tokoh IT Datang Ke Bumi Arema

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket">
Bumi Arema beberapa hari kemarin menjadi tuan rumah Even IT Tingkat Nasional.
Antara lain adanya Forum Nasional Jejaring Pendidikan Nasional (Fornas
Jardiknas) yang dipusatkan di Kota Malang dua hari kemarin benar-
benar dimanfaatkan penuh. Setelah menargetkan 1.000 titik jardiknas
yang kini hampir mencapai target, hal baru kembali dicanangkan.
Setidaknya, ada tiga momen penting lainnya yang diusung.

Pertama, pencanangan one blog one teacher di kampus Universitas
Negeri Malang (UM), terakhir peresmian call center (CC) Jardiknas poin 500005 di kampus baru Poltek Negeri Malang Jl Soekarno-Hatta, dan penguatan sekolah berbasis ICT di P4TK VEDC

Ditemui usai meresmikan call center Jardiknas di Poltek, Kabiro
Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri (PKLN) Depdiknas Dr Gatot Hari
Priyo Wirjanto mengungkapkan, langkah itu murni untuk mengembangkan
sayap jardiknas. Pasalnya, dari target tahun pertama yang digulirkan
sejak 2006, semua masih dalam proses pemantapan. Padahal, proyek
jardiknas ini diprediksi akan berakhir 2011 mendatang.

Disinggung soal call center, Pak Gatot mengatakan, untuk sementara call
center jardiknas yang berada di poltek adalah pos kedua setelah di
unit PIH (pusat informasi dan humas) Depdiknas. "Di Jakarta saja
tempatnya masih didiskusikan. Apakah di PIH atau Pustekkom," kata
Pak Gatot.

Karena hal baru, pihaknya akan melakukan pengamatan dan deteksi
selama satu bulan ke depan. Langkah itu untuk mengelompokkan keluhan
dan keperluan informasi yang masuk. Setelah dikelompokkan
berdasarkan kota dan kabupaten, maka akan disusun bloger untuk
masing-masing daerah.

Dengan begitu, semua keluhan akan langsung terkoneksi dengan dinas
pendidikan setempat, bahkan langsung ke Depdiknas. "Ini hanyalah
salah satu embrio. Ke depan, jika ada perguruan tinggi atau
perusahaan yang ingin membuat call center, maka bisa diformat
lanjut," terang dia.

Terkait soal penguatan sekolah berbasis ICT di P4TK VEDC, yang bertajuk sebuah Seminar Nasional Sekolah Berbasis TIK/ICT, ada beberapa materi yang menghadirkan Dr. Ir. Ono W Purbo dengan wajan bolicnya, Agus Hery dengan pencanangan bloger guru, yang dikatakan oleh Konsultan ICT
Kota Malang Hari Suswanto bahwa bloger guru ini hanyalah
satu konten atau isi dari Jardiknas. Yakni, menganjurkan semua guru
yang ada di Indonesia memiliki blog pribadi sehingga lebih mudah
mengadakan komunikasi sesama guru maupun dengan pusat.selain itu juga hadir Moh. Aries Syufagi, MT yang menjelaskan tentang Game Education, yang merupakan strategi baru dalam pengajaran pada siswa didik. Tak lupa hadir Ir. Wahyu Purnomo, MT dan Toha Mustofa.

Sementara itu, dalam diskusi panel Forum Nasional Jardiknas, yang dihadiri sekitar 1.300 Kepala Dinas Pendidikan Kota dan Kabupaten di Indonesia, pakar ICT dan para guru dipandu pakar telematika Indonesia Roy Suryo.

Selama beberapa hari kemarin Malang menjadi pusat perhatian nasional dibidang IT, semoga dengan hal tersebut Malang Raya menjadi pusat IT di Indonesia.


Baca Selengkapnya......

Saturday, August 4, 2007

Syasya




Baca Selengkapnya......

Saturday, July 7, 2007

MATEMATIKA HIDUP

Dalam satu kesempatan tak terduga, saya bertemu pria ini. Orang-orang biasa memanggilnya Mas Ajy. Saya tertarik dengan falsafah hidupnya, yang menurut saya, sudah agak jarang di zaman ini, di Jakarta ini. Dari sinilah perbincangan kami mengalir lancar.
Kami bertemu dalam satu forum pelatihan profesi keguruan yang diprogram sebuah LSM bekerja sama dengan salah satu departemen di dalam negeri. Tapi, saya justru mendapat banyak pelajaran bernilai bukan dari pelatihan itu. Melainkan dari pria ini.

Saya menduga ia berasal dari kelas sosial terpandang dan mapan. Karena penampilannya rapih, menarik dan wajah yang tampan. Namun tidak seperti yang saya duga, Mas Ajy berasal dari keluarga yang pas-pasan. Jauh dari mapan. Sungguh kontras kenyataan hidup yang dialaminya dengan sikap hidup yang dijalaninya. Sangat jelas saya lihat dan saya pahami dari beberapa kali perbincangan yang kami bangun.
Satu kali kami bicara tentang penghasilan sebagai guru. Bertukar informasi dan memperbandingkan nasib kami satu dengan yang lain, satu sekolah dengan sekolah lainnya. Kami bercerita tentang dapur kami masing-masing. Hampir tidak ada perbedaan mencolok. Kami sama-sama bernasib "guru" yang katanya pahlawan tanpa tanda jasa. Yang membedakan sangat mencolok antara saya dan Mas Ajy adalah sikap hidupnya yang amat berbudi. Darinya saya tahu hakikat nilai di balik materi.
Penghasilannya sebulan sebagai guru kontrak tidak logis untuk membiayai seorang isteri dan dua orang putra-putrinya. Dia juga masih memiliki tanggungan seorang adik yang harus dihantarkannya hingga selesai SMA. Sering pula Mas Ajy menggenapi belanja kedua ibu bapaknya yang tak lagi berpenghasilan. Menurutnya, hitungan matematika gajinya barulah bisa mencukupi untuk hidup sederhana apabila gajinya dikalikan 3 kali dari jumlah yang diterimanya.

"Tapi, hidup kita tidak seluruhnya matematika dan angka-angka. Ada dimensi non matematis dan di luar angka-angka logis."
"Maksud Mas Ajy gimana, aku nggak ngerti?"
"Ya, kalau kita hanya tertuju pada gaji, kita akan menjadi orang pelit. Individualis. Bahkan bisa jadi tamak, loba. Karena berapapun sebenarnya nilai gaji setiap orang, dia tidak akan pernah merasa cukup. Lalu dia akan berkata, bagaimana mau sedekah, untuk kita saja kurang."

"Kenyataannya memang begitu kan Mas?", kata saya mengiayakan. "Mana mungkin dengan gaji sebesar itu, kita bisa hidup tenang, bisa sedekah. Bisa berbagi." Saya mencoba menegaskan pernyataan awalnya.
"Ya, karena kita masih menggunakan pola pikir matematis. Cobalah keluar dari medium itu. Oke, sakarang jawab pertanyaan saya. Kita punya uang sepuluh ribu. Makan bakso enam ribu. Es campur tiga ribu. Yang seribu kita berikan pada pengemis, berapa sisa uang kita?"
"Tidak ada. Habis." jawab saya spontan.

"Tapi saya jawab masih ada. Kita masih memiliki sisa seribu rupiah. Dan seribu rupiah itu abadi. Bahkan memancing rezeki yang tidak terduga."
Saya mencoba mencerna lebih dalam penjelasannya. Saya agak tercenung pada jawaban pasti yang dilontarkannya. Bagaimana mungkin masih tersisa uang seribu rupiah? Dari mana sisanya?

"Mas, bagaimana bisa. Uang yang terakhir seribu rupiah itu, kan sudah diberikan pada pengemis ", saya tak sabar untuk mendapat jawabannya.
"Ya memang habis, karena kita masih memakai logika matematis. Tapi cobalah tinggalkan pola pikir itu dan beralihlah pada logika sedekah. Uang yang seribu itu dinikmati pengemis. Jangan salah, bisa jadi puluhan lontaran doa' keberkahan untuk kita keluar dari mulut pengemis itu atas pemberian kita. Itu baru satu pengemis. Bagaimana jika kita memberikannya lebih. Itu dicatat malaikat dan didengar Allah. Itu menjadi sedekah kita pada Allah dan menjadi penolong di akhirat. Sesungguhnya yang seribu itulah milik kita. Yang abadi. Sementara nilai bakso dan es campur itu, ujung-ujungnya masuk WC."

Subhanallah. Saya hanya terpaku mendapat jawaban yang dilontarkannya. Sebegitu dalam penghayatannya atas sedekah melalui contoh kecil yang hidup di tengah-tengah kita yang sering terlupakan. Sedekah memang berat. Sedekah menurutnya hanya sanggup dilakukan oleh orang yang telah merasa cukup, bukan orang kaya. Orang yang berlimpah harta tapi tidak mau sedekah, hakikatnya sebagai orang miskin sebab ia merasa masih kurang serta sayang untuk memberi dan berbagi.

Penekanan arti keberkahan sedekah diutarakannya lebih panjang melalui pola hubungan anak dan orang tua. Dalam obrolannya, Mas Ajy seperti ingin menggarisbawahi, bahwa berapapun nilai yang kita keluarkan untuk mencukupi kebutuhan orang tua, belum bisa membayar lunas jasa-jasanya. Air susunya, dekapannya, buaiannya, kecupan sayangnya dan sejagat haru biru perasaanya. Tetapi di saat bersamaan, semakin banyak nilai yang dibayar untuk itu, Allah akan menggantinya berlipat-lipat.

Terus, gimana caranya Mas, agar bisa menyeimbangkan nilai metematis dengan dimensi sedekah itu?
Pertama, ingat, sedekah tidak akan membuat orang jadi miskin, tapi sebaliknya menjadikan ia kaya. Kedua, jangan terikat dengan keterbatasan gaji, tapi percayalah pada keluasan rizki. Ketiga, lihatlah ke bawah, jangan lihat ke atas. Dan yang terakhir, padukanlah nilai qona'ah, ridha dan syukur. Saya semakin tertegun

Dalam hati kecil, saya meraba semua garis hidup yang telah saya habiskan. Terlalu jauh jarak saya dengan Mas Ajy. Terlalu kerdil selama ini pandangan saya tentang materi. Ada keterbungkaman yang lama saya rasakan di dada. Seolah-oleh semua penjelasan yang dilontarkannya menutup rapat egoisme kecongkakan saya dan membukakan perlahan-lahan kesadaran batin yang telah lama diabaikan. Ya Allah saya mendapatkan satu untai mutiara melalui pertemuan ini. Saya ingin segera pulang dan mencari butir-butir mutiara lain yang masih berserak dan belum sempat saya kumpulkan.

Sepulang berjamaah saya membuka kembali Al-Qur'an. Telah beberapa waktu saya acuhkan. Ada getaran seolah menarik saya untuk meraih dan membukanya. Spontan saya buka sekenanya. Saya terperanjat, sedetik saya ingat Mas Ajy. Allah mengingatkan saya kembali:

"Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui." (Terjemah QS. Al-Baqarah [2] 261)


Penulis : A. Muttaqin

Baca Selengkapnya......

Sunday, June 3, 2007

Obat cowok agar tambah GUUUAAANNNTTTTEEEENNNKKKK

Bagi lelaki, pria ato cowok yang ingin lebih tampil maksimal
ada obatnya untuk itu semua.
mau tahu lihat resep dari kami.


Baca Selengkapnya......

Windows versi China

Windows yang terakhir sepertinya Windows Vista
tapi sekarang ada lagi windows baru
kalau masih penasaran dengan windows baru tersebut
berikut ada beberapa tampilan dari Windows Versi China


Baca Selengkapnya......

Jika Bill Gates Jadi Menristek Indonesia


Presiden berencana akan mengganti beberapa menteri di jajaran kabinetnya. Untuk mengantisipasi perkembangan teknologi informasi di Indonesia, bagaimana jika
presiden menunjuk Bill Gates yang baru saja mundur sebagai CEO Microsoft sebagai Menristek?

Berikut ini adalah beberapa tanggapan yang diambil dari beberapa mailing list..


1. Mas Bill bakal mengusulkan supaya FreeCell, Solitaire, dan Minesweeper dipertandingkan di PON
2. Setiap Warga Negara Indonesia akan mempunyai alamat email di Hotmail dan alamat tsb tercantum dlm KTP
3. Akan dibuat pasal baru yg berbunyi "Setiap PC dan Operating System selain MS Windows di dalamnya, dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat"
4. Istilah RUU akan dirubah menjadi Undang-Undang Beta Ver. dan UU yang sudah disahkan DPR menjadi UU Final Retail Ver.
5. Di layar TVRI bisa kita scrolling layarnya dan dibagian bawahnya ada tulisan "Best Viewed with 800x600"
6. Menghentikan demo mahasiswa cukup tekan alt+f4 dan untuk menghentikan kerusuhan tekan ctrl+alt+del
7. Kantor Microsoft di Seattle dipindahkan ke Sentul
8. Sidang-sidang kabinet cukup lewat MS NetMeeting, 'gak usah ke Binagraha (ngirit duit)
9. Cak Bill akan mengubah ICMI yd dibuat pendahulunya menjadi Ikatan Cendekiawan Microsoft Indonesia
10. Jangan-jangan akan muncul e-corruption
11. Menristek akan diubah menjadi Men-Soft-Tek
12. Dengan munculnya Bill Gates, Baligate dan Lippogate bakal cepat diungkap tuntas
13. Menggunakan Netscape bisa-bisa dianggap "Illegal Operation" dan dijerat dengan pasal-pasal subversi
14. PT Kantor Pos Indonesia diubah menjadi PT Hotmail!
15. Televisi kita, apabila ditinggal sebentar, akan muncul screen savernya
16. Headline sebuah surat kabar "Windows NT 6.0 dipesan Thailand, untuk ditukar dengan beras"
17. Proyek pesawat N-250 akan diubah namanya menjadi NT-250 yang dilengkapi fasilitas feature "Plug and Play"
18. Microsoft akan menjadi BUMN dan pengelolaan sahamnya diurus oleh BPPN
19. Mahasiswa akan sulit untuk membeli Windows bajakan
20. Ruangan-ruangan di Indonesia akan ebih sejuk karena memakai Windows
21. Institusi pemerintah akan memaik o/s (operating system) ber-platform Windows, sedangkan oposisi memakai Linux
22. Java Script akan menjadi bahasa nasional
23. WNI menjadi Windows Negara Indonesia
24. Pada setiap komputer perwira POLRI dan TNI akan selalu muncul "It is now ok to shut down your Corruptor and Provicateur"
25. Setiap Keputusan Menteri, PP, dll akan diberi Certificate of Authencity berikut serial number-nya
26. Supaya negara aman, Bill Gates akan menyarankan pemerintahan berjalan "Safe Mode"
27. Ijazah yang berlaku untuk BPPT, IPTN, PAL, dan yang lainnya hanyalah Microsoft Certificate Engineer
28. Gak perlu repot-repot untuk nyoblos pas Pemilu, cukup ke website pemilu
29. Negara Repblik Indonesia diganti menjadi Negara E-Republic Windowsnesia
30. Kantor Menristek perlu tambahan supir karena setiap penambahan aparat memerlukan "Driver"
31. Prosedur Operasi Rempur TNI berbasis Windows sehingga sering muncul "Illegal Operation"
32. Bahasa resmi negara adalah Vbasic dan VBScript adalah bahasa pengantar di sekolah dasar
33. Produknya berupa peraturan dengan versi 1.0, 1.1 dst, dan setiap penggunanya dikenakan lisensi per pemakai
34. Peraturan Pemerintah setiap 3 bulan sekali akan selalu di-update dari PP 1/2000 menjadi PP 1/2000 SE (Second Edition)
35. Akan ada TVRI versi 1.1, TVRI versi 1.2, RRI versi 2.5 dll
36. Akan ada keputusan Menteri Final Preview
37. Semua Paket Kebijaksanaan Pemerintah akan diberi versi dan akan selalu dikeluarkan bug fixed dan service pack
38. Windows akan bebas di-download di Indonesia dan berfungsi sebagai public domain, sementara distribusi Linux akan dikenakan PPN BM
39. Semua pesawat IPTN akan ditempeli stiker "MS Windows Compatible"
40. Fasilitas ctrl+alt+del akan ditemui di Gedung MPR/DPR
41. Siapa "provokator" tinggal ketik nama atau initialnya lalu klik search, dan provokator itu akan langsung ketangkap
42. Bill Gates jadi Menristek bakal banyak bugs-nya, jadi mesti di patch uland dengan service pack 7 or higher

Baca Selengkapnya......

Wednesday, May 23, 2007

Berkurangnya ozon bumi

Ozon terbentuk dari sinar UV Matarahari dan oksigen, sedangkan oksigen itu sendiri terbentuk dari hasil fotosintesis pohon. Iya khan...???
Maka dari itu untuk menghasilkan Ozon ato untuk mencegah agar bumi ini tetap terlindungi kita semua harus menanam pohon lebih banyak, karena kegunaan pohon itu sendiri sangat banyak dan sangat kita butuhkan tanpa kita sadari...!

1. Menghasilkan oksigen untuk kehidupan kita dan makhluk hidup lainnya,
tanpa oksigen kita dan mahkluk hidup lainnya bakalan mati.
2. Mengurangi polusi akibat gas2 yang sangat mengganggu pernafasan
kita.
3. Memberikan kita kesejukan yang sangat alam, berbeda dengan
sejuknya AC dan kipas angin. Angin alam terasa lebih enak di rasakan
oleh badan.
4. Memberi rasa indah baik di pinggi jalan ato dimana saja. Kita juga
tidak akan merasa kepanasan saat berteduh dibawahnnya.

Sadarlah, walau kehidupan kita tidak akan selamanya tapi jagalah bumi ini untuk anak cucu kita kelak, agar mereka dapat menikmati indahnya bumi kita ini. Walau Teknologi telah Maju Menjaga Indahnya Bumi Ini Tiada Salahnya Khan, Lgi Pula Ini Semua Demi Kehidupan Kita Semua (Makhluk) di Bumi Ini.

Baca Selengkapnya......

Sunday, May 6, 2007

Cara Mengatasi Kecurangan UN


Kalau menurut saya mengatasi kecurangan UN nggak terlalu sulit, dari pengalaman selama ini kecurangan terbesar bukan pada bocornya soal atau beredarnya kunci jawaban, tapi kecurangannya ada pada guru dan kepala sekolah. Karena sistem UN yang sekarang sangat berat terutama standar kriteria kelulusan tiap tahun naik, hal itu memaksa Sekolah, Kepala Sekolah dan Guru untuk mencari trik / jalan pintas untuk mencapai kesuksesan dalam UN. Nah dengan mengetahui faktor yang menyebabkan kecurangan tersebut tentu kita dapat menentukan solusinya. Saya ada beberapa solusi diantaranya :


1. Kepala Sekolah dan Guru dan Pengawas di sumpah menurut agama dan kepercayaannya masing-masing, kira-kira isi sumpahnya sbg berikut :
" Saya bersumpah jika saya membantu dan mengganti jawaban siswa maka saya rela di sambar petir pada saat itu juga". (kalau-kalau Kasek, Guru, pengawas takut akan termakan sumpah).

2. Masing-masing siswa diwajibkan bawa spidol hitam, jika siswa sudah selesai menjawab soal/ mengisi ljk dan sudah yakin selesai 100%, jawaban siswa tadi langsung di hitamkan dengan spidol (tujuannya agar jawaban tidak bisa diganti oleh guru / tim sukses disekolah), Jangan takut.!, OMR / alat penindai, 100% pasti bisa membaca spidol tinta hitam.

3. LJK dikumpulkan dulu pada kecamatan, Tempatkan Pengawas tersumpah pada masing-masing kecamatan, buat tabel jarak sekolah ke kecamatan dan alokasi waktu yang dipakai dari sekolah menuju kecamatan. Catat dan laporkan melaui sms ke sebuah server SMS yang disediakan oleh pemerintah pada saat itu juga, jam, menit, detik, alasan terlambat dll.
TUJUANNYA : agar tidak ada kesempatan merobah jawaban.

4. TIDAK USAH ADA UJIAN NASIONAL

5. Ada yang mau nambah..?

Mohon maaf kalau ada kekurangan

Baca Selengkapnya......

Tuesday, April 24, 2007

Ini cerita di negeri imaginer


Hampir semua siswa menghayal bagaimana mencurangi unas, bahkan ketua yayasan menjanjikan bonus besar jika sekolahnya siswanya lulus semua, maka Kepala Sekolahpun tergiur mencuranginya dengan cara:

langkah-1: beberapa siswa dalam satu ruang ujian diwajibkan membawa ponsel/HP (walaupun dalam tata tertib hal tersebut dilarang).
langkah-2: kpl sekolah kerja sama dengan petugas khusus untuk pinjam soal dan dikerjakan oleh guru-guru mata pelajaran hari itu (dimana guru mata pelajaran yang hari itu diujikan, maka guru tersebut tidak diperkenankan jadi pengawas ujian, kesempatan ini dipakai ngumpul di sekolah untuk mengerjakan soal tersebut).
langkah-3: menggunakan pengeras suara tiap ruang, panitia memberi peringatan kepada seluruh pengawas untuk tidak mondar-mandir di ruangan, karena menggangu konsentrasi siswa (siasat supaya pengawas duduk manis di depan).
langkah-4: sms-jawaban disebarkan ke seluruh siswa yang ditugaskan di masing-masing ruangan.

Baca Selengkapnya......

Wednesday, April 18, 2007

Ujian Nasional

Sudah dua hari adik-adik SMA/SMK/MA telah mengikuti UNAS, satu minggu yang akan datang giliran adik-adik SMP/MTs, untuk melaksanakan kewajiban mutlak setiap siswa di INDONESIA.
Melihat wajah dan raut muka mereka sepertinya, sangat berat sekali sistem yang diterapkan sekarang.
Ada seorang pengawas yang melihat dan menyaksikan, bagaimana sih UNAS sekarang .....



Assalamu alaikum wr wb
Beberapa jam lalu Ujian Nasional hari pertama selesai.....
sebagai pengawas, saya mencatat ada beberapa kemajuan :
1. Ada dua paket soal yg berbeda untuk setiap kelas, setiap paket soal diberikan sesuai dengan nomor peserta ganjil dan genap, artinya setiap siswa tidak dengan mudah melihat ljk teman untuk dicontek karena teman di samping kanan kiri dan belakang mengerjakan soal berbeda.
2. Adanya pengawas independen yang nongkrongin panitia dan pengawas pada saat mengelem/Lem amplop LJK, ini artinya bahwa ljk hasil kerjaan siswa benar2 aman sampai di sub rayon, artinya juga tidak ada peluang untuk mengutak-atik ljk siswa dengan merubah pilihan jawaban.

sy cukup surprised dengan keadaan skr....
dari situ sy bisa simpulkan, seandainya semua berjalan sesuai aturan dan JUJUR, maka akan ada banyak siswa yg TIDAK LULUS, tidak seperti tahun lalu dan tahun2 sebelumnya.. ...
kesimpulan sy ini perlu diuji dengan, melihat hasil UN beberapa minggu lagi...
kalau ternyata benar, itu berarti hipotesis sy benar.....
kalau ternyata mayoritas lulus (90%an) itu berarti hipotesis sy belum tentu benar...
kenapa?
jika kita melihat hasil try out UN, kita bisa simpulkan... ..kira2 berapa persen siswa yg bakal lulus UN.....
selama ini hasil antara try out dan UN sangat jauh berbeda..... ...
ada sekolah yg hasil kelulusan try outnya 18% eh tiba-tiba dan sekonyong-konyong hasil kelulusan UN nya 95% bahkan bnyk yg 100%.begitu mudahkah soal2 UN bagi anak siswa kita......ajaib memang...atau soal2 try outnya yg ketinggian?alah. ..
sy ga bisa bayangkan kl tahun ini ada sekolah yang hanya bisa meluluskan 30% siswa?, kl ada sy berani acungkan jempol kl sekolah itu sekolah hebat....kenapa? sudah berani terima apa adanya...... adanya begitu......
oooo, sepertinya sy terlalu pesimis dengan namanya UN......
anda msh ingat kasus UN tahun lalu....ada sebuah kabupaten yg bupatinya secara terang-terangan meminta kepada sekolah/panitia UN untuk "membantu" siswanya supaya pada lulus semua......bayangka n itu dilakukan oleh pejabat yg notabene harus menjadi suri tauladan bgi msyarakatnya. ...
bagaimana dengan pejabat di bawahnya.... ..sami mawon, bagaimana dengan para pendidik/panitia UN di sekolah...bagaimana dengan K3SK........
masihkah harus bikin kesepakatan antar Kepsek untuk saling "mengerti dan membantu"
feeling sy kayaknya sehebat apapun sistem pendidikan kita kalo mental para stakeholdernya seperti ini bikin.....miris. ...ngeri. ..bayangkan bro maksiat ko berjamaah (ngutak atik LJK sebelum di kirim ke rayon apa bukan maksiat?)
tp oke...... sy juga kurang bijak jika tidak kasih solusinya, begini:
sy usulkan : amplop LJK yang dilem (yg ditongkrongin pengawas independen td) disegel dengan segel yg ga bisa diutak atik, kemudian di masukan ke kotak besi yg dikunci....kemudian di bawa ke panitia kabupaten (rayon) oleh pengawas independen dengan kawalan 2 org polisi. (pengawas dan polisi udah sumpah dulu).

kenapa demikian.... ...
karena selama ini modus operandi ketidak jujuran (curang) Ujian nasional ada dalam rentang waktu ketika LJK itu diserahkan ke panitia Sekolah sampai Panitia Rayon. yg saya tau......waktu itu dipakai oleh panitia sekolah untuk merubah jawaban siswa sehingga jumlah jawaban yag benar mencapai batas kelulusan. itulah modus nya pak..... yg lain sy kurang tau....
kalau tidak salah panitia sekolah itu juga guru yah.... jadi selama ini yg bertindak ga jujur juga guru yah....
wah malang benar itu guru....
ok supaya ga ga ada komplain dan protes serta kemarahan orang-orang. ..
itu yg sy ceritakan mungkin hanya kasuistik... .. cuma jumlahnya aja yg banyak...
sy percaya dan yakin masih ada banyak yg mau dan sudah bertindak layaknya sebagai pendidik.... ..
silahkan dikomentari, maaf beribu maaf kalau banyak yg tersinggung. ..

wassalam
azzam
azzamalaydrus@yahoo.com

Baca Selengkapnya......