<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398</id><updated>2011-12-10T00:15:09.830+07:00</updated><title type='text'>Selagi kita dekat</title><subtitle type='html'>Dengan Allah tidak ada yang dapat mengalahkan kita.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>53</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-2321336562755121176</id><published>2010-07-09T15:02:00.001+07:00</published><updated>2010-07-09T15:05:47.648+07:00</updated><title type='text'>Menangis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_upc78QJTqSA/TDbYRqCEWAI/AAAAAAAAACo/dyNU1Rt2Jlw/s1600/6320_1079635842991_1589138803_30211688_6538431_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 266px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_upc78QJTqSA/TDbYRqCEWAI/AAAAAAAAACo/dyNU1Rt2Jlw/s320/6320_1079635842991_1589138803_30211688_6538431_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5491814593477236738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehabis sesiangan beker­ja di sawah-sawah serta disegala macam yang&lt;br /&gt;diperlukan oleh desa rintisan yang mereka dirikan jauh di pedalaman, Abah&lt;br /&gt;Latif rnenga­jak para santri untuk sesering mungkin bershalat malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senantiasa lama waktu yang diperlukan, karena setiap kali memasuki kalimat&lt;br /&gt;"iyyaka na'budu..." Abah Latif biasanya lantas menangis tersedu-sedu bagai&lt;br /&gt;tak berpenghabisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesudah melalui perjuangan batin yang amat berat un­tuk melampaui kata itu,&lt;br /&gt;Abah Latif akan berlama-lama lagi macet lidahnya mengucapkan "wa iyyaka&lt;br /&gt;nasta'in..."&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak di antara jamah yang bahkan terkadang ada satu dua yang lantas ambruk&lt;br /&gt;ke lantai atau meraung-raung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hidup manusia harus ber­pijak, sebagaimana setiap pohon harus berakar",&lt;br /&gt;ber­kata Abah Latif seusai wirid bersama, "Mengucapkan kata-kata itu dalam&lt;br /&gt;al-Fatihah pun harus ada akar dan pijakannya yang nyata dalam&lt;br /&gt;kehidupan.'Harus' di situ titik beratnya bukan sebagai aturan,melainkan&lt;br /&gt;memang demikianlah hakekat alam, di mana manusia tak bisa berada dan berlaku&lt;br /&gt;selain di dalam hakekat itu"'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Astaghfirullah, astaghfirullah" , geremang turut menangis mulut para­&lt;br /&gt;santri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadi, anak-anakku" , beliau melanjutkan, "apa akar dan pijakan kita dalam&lt;br /&gt;rnengucapkan kepada Allah iyyaka na'budu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bukankah tak ada salahnya mengucapkan sesuatu yang toh baik dan merupakan&lt;br /&gt;bimbingan Allah itu sendiri, Abah?", bertanya seorang santri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita tidak boleh mengucapkan kata, Nak, kita hanya boleh mengucapkan&lt;br /&gt;kehidupan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Belum jelas benar bagiku, Abah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita dilarang mengucapkan kekosongan, kita hanya diperkenankan mengucapkan&lt;br /&gt;kenyataan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Astaghfirullah, astaghfirullah" , geremang mulut para santri terhenti&lt;br /&gt;ucapannya, Dan Abah Latif meneruskan, "Sekarang ini kita mungkin sudah&lt;br /&gt;pantas mengucapkan iyyaka a'budu. Kepada-Mu aku menyembah. Tetapi Kaum&lt;br /&gt;Muslimin masih belum memiliki suatu kondisi keumatan untuk layak berkata&lt;br /&gt;kepada-Mu kami menyembah, na'budu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Al-Fatihah haruslah mencerminkan proses dan tahapan pencapaian sejarah kita&lt;br /&gt;sebagai diri pribadi serta kita seba­gai umatan wahidah. Ketika sampai di&lt;br /&gt;kalimat na'budu, tingkat yang harus kita capai telah lebih dari 'abdullah,&lt;br /&gt;yakni khalifatullah. Suatu maqam yang dipersyarati oleh kebersamaan Kaum&lt;br /&gt;Muslimin dalam menyembah Allah di mana penyembahan itu diterjemahkan ke&lt;br /&gt;dalam setiap bidang kehidupan. Mengucapkan iyyaka na'budu dalam shalat&lt;br /&gt;mustilah memiliki akar dan pijakan di mana kita Kaum Muslimin telah membawa&lt;br /&gt;urusan rumah tangga, urusan perniagaan, urusan sosial dan politik serta&lt;br /&gt;segala urusan lain untuk menyembah hanya kepada Allah. Maka, anak-anakku,&lt;br /&gt;betapa mungkin dalam keadaan kita dewasa ini lidah kita tidak kelu dan&lt;br /&gt;airmata tak bercucuran tatkala harus mengucapkan kata-kata itu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Astaghfirullah, astaghfirullah" , geremang mulut para santri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Al-Fatihah hanya pantas diucapkan apabila kita telah saling menjadi&lt;br /&gt;khalifatullah di dalam berbagai hubungan kehidupan. Tangis kita akan&lt;br /&gt;sungguh-sungguh tak berpeng­habisan karena dengan mengucapkan wa iyyaka&lt;br /&gt;nasta'in, kita telah secara terang-terangan menipu Tuhan. Kita berbohong&lt;br /&gt;kepada-Nya berpuluh-puluh kali dalam sehari. Kita nyatakan bahwa kita&lt;br /&gt;meminta pertolongan hanya kepada Allah, padahal dalam sangat banyak hal kita&lt;br /&gt;lebih banyak bergantung kepada kekuatan, kekuasaan dan mekanisme yang pada&lt;br /&gt;hakekatnya melawan Allah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Astaghfirullah, astaghfirullah" , gemeremang para santri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anak-anakku, pergilah masuk ke dalam dirimu sendiri, telusurilah&lt;br /&gt;perbuatan-perbuatan mu sendiri, masuklah ke urusan-urusan manusia di&lt;br /&gt;sekitarmu, pergilah ke pasar, ke kantor-kantor, ke panggung-panggung dunia&lt;br /&gt;yang luas: tekunilah, temukanlah salah benarnya ucapan-ucapanku kepadamu.&lt;br /&gt;Kemudian peliharalah kepekaan dan kesang­gupan untuk tetap bisa menangis.&lt;br /&gt;Karena alhamdulillah seandainya sampai akhir hidup kita hanya diperkenankan&lt;br /&gt;untuk menangis karena keadaan-keadaan itu: airmata saja pun sanggup&lt;br /&gt;mengantarkan kita kepada-Nya". !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emha Ainun Nadjib,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panji Masyarakat, 2005&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-2321336562755121176?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/2321336562755121176/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=2321336562755121176' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/2321336562755121176'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/2321336562755121176'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2010/07/menangis.html' title='Menangis'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_upc78QJTqSA/TDbYRqCEWAI/AAAAAAAAACo/dyNU1Rt2Jlw/s72-c/6320_1079635842991_1589138803_30211688_6538431_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-4258429235890978424</id><published>2010-06-30T09:56:00.003+07:00</published><updated>2010-07-09T15:33:51.591+07:00</updated><title type='text'>Indahnya Ta'aruf Secara Islami</title><content type='html'>Sengaja kugoreskan tulisan ini, kado untuk teman-teman ku yang sedang ta’aruf, atau yang akan melakukan ta’aruf secara Islami. Juga bagi pasangan yang sudah pernah melakukan ta’aruf Islami,kado tulisan ini kupersembahkan sebagai kenang-kenangan yang terindah yang pernah dilalui dahulu. Kudoakan semoga Allah SWT selalu memudahkan dan melancarkan ta’aruf Islami yang sedang atau akan berlangsung. Bagi pasangan yang sudah melakukan ta’aruf Islami, semoga langgeng pernikahannya, hingga kematianlah yang memisahkan kita dari pasangan kita. Aamiin&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi setiap aktivis da’wah, yang sudah memilih da’wah sebagai jalan hidupnya, tentunya harus memiliki kepribadian Islamiyyah yang berbeda dengan orang-orang yang belum tarbiyah tentunya. Salah satu akhlak (kepribadian Islami) yang harus dimiliki setiap ikhwan atau akhwat adalah ketika memilih menikah tanpa pacaran. Karena memang dalam Islam tidak ada konsep pacaran, dengan dalih apapun. Misalnya, ditemani orang tualah, ditemani kakak atau adiklah sehingga tidak berdua-duan. Semua sudah sangat jelas dalam Alqur’an surat Al Isra ayat 32 yang artinya ”Dan janganlah kamu mendekati zina ; (zina) itu sungguh perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk.”. Apalagi sudah menjadi fihtrah bagi setiap pria pasti memiliki rasa ketertarikan pada wanita begitu pula sebaliknya. Namun Islam memberikan panduan yang sangat jelas demi kebaikan ummatnya. Mampukah tiap diri kita menata semua, ya perasaan cinta, kasih sayang benar-benar sesuai dengan syari’ah? Dalam buku Manajemen Cinta karya Abdullah Nasih Ulwan, juga disebutkan, cinta juga harus dimanage dengan baik, terutama cinta pada Allah SWT, Rasulullah SAW, cinta terhadap orang-orang shalih dan beriman. Jadi tidak mengumbar cinta secara murahan atau bahkan melanggar syariat Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimanakah kiat-kita ta’aruf Islami yang benar agar nantinya tercipta rumah tangga sakinah mawaddah warohmah,:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Melakukan Istikharoh dengan sekhusyu-khusyunya&lt;br /&gt;Setelah ikhwan mendapatkan data dan foto, lakukanlah istikharoh dengan sebaik-baiknya, agar Allah SWT memberikan jawaban yang terbaik. Dalam melakukan istikharoh ini, jangan ada kecenderungan dulu pada calon yang diberikan kepada kita. Tapi ikhlaskanlah semua hasilnya pada Allah SWT. Luruskan niat kita, bahwa kita menikah memang ingin benar-benar membentuk rumah tangga yang sakinah mawaddah warohmah. Seseorang biasanya mendapatkan sesuatu sesuai dengan apa yang diniatkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Menentukan Jadwal Pertemuan (ta’aruf Islami)&lt;br /&gt;Setelah Ikhwan melakukan istikharoh dan adanya kemantapan hati, maka segerlah melaporkan pada Ustadz, lalu Ustadz pun memberikan data dan foto kepada Ustadzah (guru akhwat), dan memberikan data dan foto ikhwan tersebut kepada Akhwat. Biasanya akhwat yang memang sudah siap, Insya Allah setelah istikharoh juga segera melaporkan kepada Ustadzahnya. Lalu segeralah atur jadwal pertemuan ta’aruf tersebut. Bisa dilakukan di rumah Ustadzah akhwatnya. Memang idealnya kedua pembimbing juga hadir, sebagai tanda kasih sayang dan perhatian terhadap mutarabbi (murid-murid). Hendaknya jadwal pertemuan disesuaikan waktunya, agar semua bisa hadir, pilihlah hari Ahad, karena hari libur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Gali pertanyaan sedalam-dalamnya&lt;br /&gt;Setelah bertemu, hendaknya didampingi Ustadz dan Ustadzah, lalu saling bertanyalah sedalam-dalamnya, ya bisa mulai dari data pribadi, keluarga, hobi, penyakit yang diderita, visi dan misi tentang rumah tangga. Biasanya pada tahap ini, baik ikhwan maupun akhwat agak malu-malu dan grogi, maklum tidak mengenal sebelumnya. Tapi dengan berjalannya waktu, semua akan menjadi cair. Peran pembimbing juga sangat dibutuhkan untuk mencairkan suasana. Jadi tidak terlihat kaku dan terlalu serius. Dibutuhkan jiwa humoris, santai namun tetap serius.&lt;br /&gt;Silakan baik ikhwan maupun akhwat saling bertanya sedalam-dalamnya, jangan sungkan-sungkan, pada tahap ini. Biasanya pertanyaan-pertanyaan pun akan mengalir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Menentukan waktu ta’aruf dengan keluarga akhwat&lt;br /&gt;Setelah melakukan ta’aruf dan menggali pertanyaan-pertanyaan sedalam-dalamnya, dan pihak ikhwan merasakan adanya kecocokan visi dan misi dengan sang akhwat, maka ikhwan pun segera memutuskan untuk melakukan ta’aruf ke rumah akhwat, untuk berkenalan dengan keluarga besarnya. Ini pun sudah diketahui oleh Ustadz maupun Ustadzah dari kedua belah pihak. Jadi memang semua harus selalu dikomunikasikan, agar nantinya hasilnya juga baik. Jangan berjalan sendiri. Sebaiknya ketika datang bersilaturahim ke rumah akhwat, Ustadz pun mendampingi ikhwan sebagai rasa sayang seorang guru terhadap muridnya. Tetapi jika memang Ustadz sangat sibuk dan ada da’wah yang tidak bisa ditinggalkan, bisa saja ikhwan didampingi oleh teman pengajian lainnya. Namun ingat,ikhwan jangan datang seorang diri, untuk menghindarkan fitnah dan untuk membedakan dengan orang lain yang terkenal di masyarakat dengan istilah ’ngapel’ (pacaran).&lt;br /&gt;Hendaknya waktu ideal untuk silaturahim ke rumah akhwat pada sore hari, biasanya lebih santai. Tapi bisa saja diatur oleh kedua pihak, kapan waktu yang paling tepat untuk silaturahim tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Keluarga Ikhwan pun boleh mengundang silaturahim akhwat ke rumahnya&lt;br /&gt;Dalam hal menikah tanpa pacaran, adalah wajar jika orang tua ikhwan ingin mengenal calon menantunya (akhwat). Maka sah-sah saja, jika orang tua ikhwan ingin berkenalan dengan akhwat (calon menantunya). Sebaiknya ketika datang ke rumah ikhwan, akhwat pun tidak sendirian, untuk menghindari terjadinya fitnah. Dalam hal ini bisa saja akhwat ditemani Ustadzahnya ataupun teman pengajiannya sebagai tanda perhatian dan kasih sayang pada mutarabbi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.Menentukan Waktu Khitbah&lt;br /&gt;Setelah terjadinya silaturahim kedua belah pihak, dan sudah ada kecocokan visi dan misi dari ikhwan dan akhwat juga dengan keluarga besanya, maka jangalah berlama-lama. Segeralah tentukan kapan waktu untuk mengkhitbah akhwat. Jarak waktu antara ta’aruf dengan khitbah, sebaiknya tidak terlalu lama, karena takut menimbulkan fitnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.Tentukan waktu dan tempat pernikahan&lt;br /&gt;Pada prinsipnya semua hari dan bulan dalam Islam adalah baik. Jadi hindarkanlah mencari tanggal dan bulan baik, karena takut jatuh ke arah syirik. Lakukan pernikahan sesuai yang dicontohkan Rasulullah SAW, yaitu sederhana, mengundang anak yatim, memisahkan antara tamu pria dan wanita, pengantin wanita tidak bertabarruj (berdandan),makanan dan minuman juga tidak berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga dengan menjalankan kiat-kiat ta’aruf secara Islami di atas, Insya Allah akan terbentuk rumah tangga yang sakinah mawaddah warohmah…yang menjadi dambaan setiap keluarga muslim baik di dunia maupun di akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teriring doaku yang tulus kepada ikhwah dan akhwat fillah yang akan melangsungkan pernikahan kuucapkan ”Baarokallahu laka wa baaroka ’alaika wajama’a bainakumaa fii khoirin..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bagi sahabat-sahabatku yang belum menikah, teriring doa yang tulus dari hatiku, semoga Allah SWT memberikan jodoh yang terbaik untuk semua baik di dunia maupun di akhirat..Aamiin ya Robbal ’alamiin (Catatan Ayoe Zoete:)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-4258429235890978424?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/4258429235890978424/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=4258429235890978424' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/4258429235890978424'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/4258429235890978424'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2010/06/indahnya-taaruf-secara-islami.html' title='Indahnya Ta&apos;aruf Secara Islami'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-3807325242690800090</id><published>2010-03-27T17:51:00.003+07:00</published><updated>2010-03-27T17:56:28.375+07:00</updated><title type='text'>Jujur Pada Diri Sendiri, Proses Therapy Perasaan Gak Enakan</title><content type='html'>Semoga hari yang berhagia ini, semakin menambah nilai-nilai kebaikan bagi kita. Mudah-mudahan setiap detik sejarah telah terukir dalam simpanan energi semesta, Menjadikan kita lebih berkarakter mulia. Diantaranya semakin bertambah kejujuran baik kepada diri sendiri atau kepada orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang shahabat saya menjadikan “Keputusan yang dibuat manusia / diambil oleh seseorang mempengaruhi kehidupan orang lain” sebagai tema penelitian ilmiahnya. Tema yang sederhana, tapi memiliki makna yang dalam, jika kita kaji dari ranah spiritual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tema diatas mengingatkan saya tentang tujuan penciptaan manusia yang Allah terangkan di Al-Baqarah : Kahlifah. Sebagai khalifah wajib menyadari akan keputusan-keputusan yang diambil untuk menyeimbangkan kehidupan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, saat saya menuliskan note yang sedang anda baca sekarang. Terbesit sesuatu dalam fikiran saya. Itu tatkala merenungi tentang makna kejujuran. Mungkin anda pernah mendengar judul sebuah buku ”Jujur mata uang yang hilang” atau mungkin kata bijak yang lain berhubungan dengan kejujuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah pertanyaan kontemplasi bagi diri, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sudahkah saya jujur?&lt;/span&gt;. Saya tidak tau bagaimana dengan prinsip hidup anda. Apakah anda senang dengan kejujuran? Saya yakin dan percaya, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;kejujuran adalah pengantar kepada pintu kepercayaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Berbohong pada diri sendiri&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;”Hindari bohong, Jujurlah pada diri sendiri”&lt;/span&gt;. Nasehat yang saya dapatkan dari Tengku di di menasah saat belajar membaca Al-Qur’an, dan mengaji kitab Masailal Muhtadin dan Tanbiqhul Ghafilin. Bahkan juga diulang-ulang oleh ustaz saya di Ma’had Ruhul Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibda binafsik, mulai dari diri sendiri. Pesan Rasulullah untuk melakukan perubahan.  Sekarang saya sadari, ini awal dari kemuduran dan gelapnya hati. Demi membahagiakan orang lain, sudi kiranya membohongi diri sendiri. Agar menyenangi teman, rela berkata tidak sesuai dengan hati. Supaya membahagiakan shahabat, mengikhlaskan penderitaan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bukan persoalan salah dan benar, Melainkan cara menyikapi dan meletakkan sesuatu pada tempatnya&lt;/span&gt;. Guru saya di Pondok Pesantren NLP Pasar Minggu. Sering membingkai pembelajaran demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jujur adalah pintu kesadaran dan hakekat kesuksesan hidup.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ”Katakan kebenaran, walau itu pahit (sakit untuk didengar, sulit diterima atau bahkan ditolak)” adalah penjabaran dari anjuran berlaku Jujur pada diri sendiri. Ada hal-hal menarik yang saya temukan, saat membantu shahabat menyelesaikan persoalannya. Yang kini menjadi pembelajaran hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada keluhan ingin berlari dari hiruk pikuk tuntutan target pekerjaan. Ada juga seorang bapak-bapak berucap, Saya mau merdeka dari tuntutan orang lain. Pernah juga teman menyampaikan, Aku ingin orang tua mengerti kemauanku. Saya sendiripun dulu pernah bertanya, Sampai kapan saya harus mengikuti kemauan bukan diri saya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang wanita tidak mampu menolak menerima calon suami dari ayah ibunya. Pernah juga, seorang teman lelaki, melepaskan wanita yang dicintainya demi membahagiakan ibunya dengan menikahi wanita bukan pujaan hatinya. Tidak sedikit, saya berjumpa dan mendengar curhatan para pekerja, yang beraktivitas bukan pada bidang yang disukainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pakar kejiwaan pernah bertutur ”Orang-orang yang bekerja pada bidang yang dia cintai dan senangi, memiliki kesempatan hidup lebih lama”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru saya bapak Noeryanto, Pengasuh Pondok Pesantren NLP Pasar Minggu mengingatkan ”Saat ayam (binatang) memahami kodratnya sebagai ayam, dan manusia memahami kodratnya sebagai manusia (khalifah). Maka keseimbangan alam terjadi. Itulah mamfaat KESADARAN”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kejadian dan peristiwa diatas. Saya menemukan satu hal, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;bahwa Jujur kepada diri sendiri bisa sebagai proses Therapy Perasaan Gak Enakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi, ini bukan persoalan Salah atau benar, melaikan cara menyikapi dan meletakkan sesuatu pada tempatnya. Mungkin, shahabat saya mengambil tema penelitiannya  “Keputusan yang dibuat manusia / diambil oleh seseorang mempengaruhi kehidupan orang lain” atas dasar kontemplasi diri yang amat dalam. Terlepas dari itu semua, hadir pertanyaan kontemplasi diri ; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sampai kapan saya berlaku Bohong dan Tidak jujur pada diri sendiri?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu’alam&lt;br /&gt;RAHMADSYAH, CM.NLP&lt;br /&gt;Motivator &amp; Mind-Therapist I 081511448147 YM;rahmad_aceh &lt;br /&gt;www.facebook. com/rahmadsyah &lt;br /&gt;Bogor 23 Maret 2010&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-3807325242690800090?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/3807325242690800090/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=3807325242690800090' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/3807325242690800090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/3807325242690800090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2010/03/jujur-pada-diri-sendiri-proses-therapy.html' title='Jujur Pada Diri Sendiri, Proses Therapy Perasaan Gak Enakan'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-5483907806882078961</id><published>2010-03-27T17:29:00.001+07:00</published><updated>2010-03-27T17:41:03.293+07:00</updated><title type='text'>INDAHNYA HARIKU</title><content type='html'>Ku jelang pagi ini, dengan senyum penuh ketulusan&lt;br /&gt;Kan kujalani hari ini dengan semangat penuh keikhlasan&lt;br /&gt;Mencoba membuka mata, membuka hati, mencoba menguntai kata&lt;br /&gt;Begitu luas hamparan untukku mewujudkan mimpi hati&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Biarlah kugantungkan segala asa yang ada pada cakarawala&lt;br /&gt;Biarlah ku jaga rasa cinta yang ada dalam indahnya balutan awan putih&lt;br /&gt;Hingga dengannya kan gapai segala doa&lt;br /&gt;Dan bersamanya hidup semakin ku rasa bahagia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teduhnya warna biru berhias awan putih tanpa batas&lt;br /&gt;Hijau rumput laksana permadani pelengkap teman mimpi&lt;br /&gt;Canda kicau burung di sela kepakan sayap yang melintas di langit bebas&lt;br /&gt;Bisikan angin yang bertiup begitu memanjakan&lt;br /&gt;Sungguh membuaiku dalam pelukan alam luas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan ...&lt;br /&gt;Ku bahagia atas nikmat-Mu&lt;br /&gt;Ku bersyukur atas karunia-Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarlah semua ini tetap bisa kumiliki&lt;br /&gt;Ijinkan semua ini tetap bisa aku nikmati&lt;br /&gt;Karena Kau tau, saat semua itu tak lagi menemaniku&lt;br /&gt;Hariku akan berubah menjadi sepi tanpa arti&lt;br /&gt;-------Catatan Mohammad Zuher-------&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-5483907806882078961?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/5483907806882078961/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=5483907806882078961' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/5483907806882078961'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/5483907806882078961'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2010/03/indahnya-hariku.html' title='INDAHNYA HARIKU'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-2425647095058001851</id><published>2010-03-24T21:28:00.000+07:00</published><updated>2010-03-24T21:29:09.924+07:00</updated><title type='text'>Fenomena Koruptor Religius</title><content type='html'>*ADA* fakta ganjil yang sudah lama berlangsung di Indonesia: agama&lt;br /&gt;    sering menjadi selimut atau topeng untuk me­nutupi tindakan korupsi.&lt;br /&gt;    Misalnya, kaum koruptor tampak rajin melaksanakan ritual agama dengan&lt;br /&gt;    melibatkan tokoh-tokoh agama dan masyarakat sekitarnya seperti&lt;br /&gt;    menyelenggarakan acara doa bersama atau acara syukuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Bahkan, ketika membangun rumah, banyak koruptor yang tidak lupa&lt;br /&gt;    membangun tempat ibadah di lingkungan tempat tinggalnya. Jika dicermati&lt;br /&gt;    lebih serius, tidak ada koruptor di Indonesia yang tidak beragama.&lt;br /&gt;    Karena itu, ada pertanyaan yang layak diutarakan: kenapa seseorang bisa&lt;br /&gt;    menjadi koruptor sekaligus rajin beribadah? Adakah hubungan antara agama&lt;br /&gt;    dan korupsi?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;    *Kamuflase *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Bagi kaum moralis, fenomena koruptor yang rajin beribadah mungkin akan&lt;br /&gt;    dipandang sebagai bentuk pelecehan terhadap agama. Dalam hal ini, para&lt;br /&gt;    ko­ruptor sengaja memfungsikan agama se­bagai kamuflase atas&lt;br /&gt;    kejahatannya. Tentu saja, fenomena demikian bukan hal yang aneh dan baru&lt;br /&gt;    dalam sejarah agama-agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Seperti dalam Islam, sejak awal ma­sa perkembangannya, stigma munafik&lt;br /&gt;    te­lah diperkenalkan. Stigma itu diberi­kan kepada orang yang sengaja&lt;br /&gt;    mem­fung­sikan Islam hanya sebagai kamu­fla­se. Dalam Islam, orang&lt;br /&gt;    munafik di­anggap musuh paling berbahaya ba­gi kaum muslimin. Ibarat&lt;br /&gt;    musuh dalam sa­tu selimut yang selalu siap mencela­ka­­kan kapan saja.&lt;br /&gt;    Dengan demikian, da­lam Alquran maupun hadis, banyak disebutkan bahwa&lt;br /&gt;    kaum munafik ada­lah kaum yang sangat dikutuk oleh Allah SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Jika faktanya sekarang di Indonesia banyak koruptor yang beragama Islam,&lt;br /&gt;    agaknya layak diduga, mereka tergolong kaum munafik. Bila mereka per­nah&lt;br /&gt;    atau sedang menjadi pejabat-pejabat penting, bangsa dan negara&lt;br /&gt;    Indonesia, sepertinya, juga layak ditengarai se­bagai ikut-ikutan&lt;br /&gt;    terkutuk, dengan bukti seringnya terjadi bencana atau tra­gedi kemanusiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Banyaknya fakta bahwa para koruptor rajin beribadah, khususnya&lt;br /&gt;    menga­da­kan acara doa bersama atau acara syukuran, ada kesan bahwa para&lt;br /&gt;    pemuka agama seolah-olah ikut mengamini tindakan korupsi. Kesan tersebut&lt;br /&gt;    bisa saja menyakitkan, tapi agaknya tetap layak diungkapkan. Sebab, itu&lt;br /&gt;    didukung fakta yang cenderung semakin fenomenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Fenomena memfungsikan agama sebagai kamuflase serta kemunafikan para&lt;br /&gt;    koruptor sering sangat mudah dilihat setiap menjelang kampanye pe­milu&lt;br /&gt;    (dan belakangan pilkada). Misalnya, betapa banyak elite politik yang&lt;br /&gt;    terindikasi korup berlomba-lom­ ba merangkul pemuka-pemuka agama. Betapa&lt;br /&gt;    banyak elite politik yang terindikasi korup berlomba-lomba memberikan&lt;br /&gt;    sumbangan dana pembangunan fasilitas peribadatan atau sarana pendidikan&lt;br /&gt;    agama. Dalam hal ini, semua pe­muka agama justru gembira (dan tidak ada&lt;br /&gt;    yang keberatan atau sekadar mengkritik perilaku munafik).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Karena itu, wajar-wajar saja jika ada yang bilang bahwa pemuka-pemuka&lt;br /&gt;    agama sekarang akan senang-senang saja menerima sumbangan dana meski si&lt;br /&gt;    pemberi jelas-jelas seorang koruptor!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    *Kontradiksi *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Beberapa tahun lalu, dari lingkungan sebuah organisasi keagamaan, muncul&lt;br /&gt;    fatwa bahwa koruptor yang meninggal dunia tidak wajib disalati.&lt;br /&gt;    Pasalnya, koruptor identik dengan munafik. Fatwa demikian selayaknya&lt;br /&gt;    menjadi otokritik. Sebab, selama ini banyak koruptor yang gemar&lt;br /&gt;    mendatangi kiai-kiai untuk memberikan sumbangan dana pembangunan masjid&lt;br /&gt;    dan pondok pesantren. Mereka bermaksud mendapatkan dukungan politik dari&lt;br /&gt;    kiai dan pengikut mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Adanya fatwa dan perilaku kemunafikan tersebut tentu saja merupakan&lt;br /&gt;    kontradiksi yang bisa saja akan membingungkan masyarakat awam. Bagaimana&lt;br /&gt;    mungkin pemuka agama bisa akur dengan koruptor?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Dengan demikian, agaknya, juga perlu segera ada fatwa baru untuk&lt;br /&gt;    menjelaskan kontradiksi tersebut, agar ke depan tidak semakin&lt;br /&gt;    membingungkan masyarakat awam. Sejauh ini, kontradiksi itu memang belum&lt;br /&gt;    pernah dikaji secara serius oleh komunitas-komunitas keagamaan di&lt;br /&gt;    Indonesia. Bahkan, belum ada pemuka agama yang mempersoalkan kontradiksi&lt;br /&gt;    tersebut secara terbuka. Dengan begitu, hal ini pun kemudian mengundang&lt;br /&gt;    pertanyaan baru: benarkah telah terjadi kompromi antara koruptor dan&lt;br /&gt;    kalangan pemuka agama, karena sebagian hasil korupsi digunakan untuk&lt;br /&gt;    mendanai kepentingan pengembangan agama?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    *Revitalisasi Agama *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Fenomena semakin merajalelanya korupsi cenderung dibiarkan oleh&lt;br /&gt;    pemuka-pemuka agama karena, sepertinya, telanjur dianggap bukan masalah&lt;br /&gt;    yang perlu dipersoalkan lagi. Jika kini sejumlah perangkat hukum yang&lt;br /&gt;    ada tidak bisa memberantasnya, sepertinya, perlu dilakukan upaya-upaya&lt;br /&gt;    alternatif. Misalnya, melakukan revitalisasi agama oleh kalangan pemuka&lt;br /&gt;    agama. Langkah-langkahnya sebagai berikut. Pertama, memandirikan semua&lt;br /&gt;    organisasi keagamaan di Indonesia dengan menerapkan sikap tegas untuk&lt;br /&gt;    tidak menerima sumbangan dana dari pihak-pihak yang terindikasi korup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Kedua, pemuka-pemuka agama menolak terlibat dalam politik praktis dengan&lt;br /&gt;    cara tidak bergabung atau sekadar bersimpati kepada kekuatan politik&lt;br /&gt;    yang korup. Dalam hal ini, pada saat menjelang pemilu atau pilkada,&lt;br /&gt;    pemuka agama harus netral dan tidak mendukung secara langsung maupun&lt;br /&gt;    tidak langsung yang menguntungkan para koruptor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Ketiga, mengembangkan sikap kritis masyarakat terhadap indikasi-indikasi&lt;br /&gt;    korupsi agar tidak memberikan dukungan politik kepada siapa pun yang&lt;br /&gt;    terindikasi korup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Keempat, pemuka agama serta umat beragama segera memutuskan hubungan&lt;br /&gt;    dengan semua pejabat negara yang terindikasi korup. Dalam hal ini,&lt;br /&gt;    menolak tegas undangan doa bersama atau acara syukuran yang&lt;br /&gt;    diselenggarakan oleh pejabat negara yang terindikasi korup. Dengan cara&lt;br /&gt;    demikian, ada kemungkinan kaum koruptor tidak semakin ugal-ugalan&lt;br /&gt;    menjadikan agama sebagai kamuflase.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Dengan revitalisasi agama, fenomena koruptor tampak religius yang&lt;br /&gt;    identik dengan merajalelanya kaum munafik dalam melakukan korupsi&lt;br /&gt;    berjamaah mungkin akan segera dapat dikikis habis. (*)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * /*). Anita Retno Lestari/ * /, direktur Lembaga Studi Humaniora/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-2425647095058001851?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/2425647095058001851/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=2425647095058001851' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/2425647095058001851'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/2425647095058001851'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2010/03/fenomena-koruptor-religius.html' title='Fenomena Koruptor Religius'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-354619540577331966</id><published>2010-03-24T20:59:00.003+07:00</published><updated>2010-03-24T21:01:56.485+07:00</updated><title type='text'>DINDING YANG KOSONG</title><content type='html'>.... kisah yang sangat layak untuk disimak Ada dua orang pasien pria yang menderita sakit parah. Mereka dirawat di rumah sakit yang sama. Pria pertama diizinkan duduk di tempat tidurnya setiap sore selama satu jam. Tujuannya adalah agar cairan dari paru-parunya bisa dikeluarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat tidurnya terletak di dekat satu-satunya jendela yang ada di kamar itu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sedang pria yang kedua harus selalu berbaring dalam keadaan terlentang. Karena di antara dua tempat tidur ada dinding pemisah yang cukup tinggi, pria yang tidur terlentang tidak bisa melihat ke jendela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua orang pria tersebut sering mengobrol. Macam-macam hal yang mereka bicarakan. Dari mengenai istri, keluarga, rumah, pekerjaan, wajib militer sampai tempat-tempat yang dikunjungi saat liburan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore hari, saat pria yang menempati tempat tidur dekat jendela diizinkan duduk, dia bercerita ke teman sekamarnya. Ia melaporkan apa-apa yang dilihatnya di balik jendela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria yang hanya bisa terlentang lama-kelamaan bisa menikmati cerita temannya. Selama satu jam sehari, cara pandangnya diperluas dan dihidupkan kembali dengan mendengarkan tentang kegiatan dan warna-warni dunia luar. Jendela itu menghadap ke sebuah taman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di taman itu juga ada sebuah danau yang indah dengan bebek-bebek dan angsa-angsa yang berenang di atasnya. Anak-anak bermain dengan mainan kapal layarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasangan suami isteri yang sedang dimabuk asmara berjalan sambil bergandengan tangan di antara bunga-bunga yang berwarna-warni bagaikan warna pelangi. Beberapa pohon besar tumbuh di atas rerumputan. Pemandangan indah kota terlihat dari kejauhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria yang berada di dekat jendela menceritakan semua ini dengan amat rinci. Pria yang mendengarkan, menutup matanya sambil membayangkan pemandangan- pemandangan yang dituturkan rekannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di suatu hari yang cukup terik, pria yang menempati tempat tidur dekat jendela melaporkan tentang sebuah pawai yang lewat di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria yang kedua tidak bisa mendengar musik bandnya. Namun, dia bisa melihat mereka dengan mata batinnya. Ia seakan melihat badut-badut yang menari-nari, bendera yang berwarna-warni serta mobil dan kuda yang dihias.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari pun berlalu. Di dalam hati pria yang tidak bisa melihat ke jendela diam-diam timbul rasa iri atas cerita-cerita yang disampaikan oleh teman sekamarnya, karena dia ingin sekali melihat sendiri semua yang diceritakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia pun mulai membenci teman sekamarnya, karena dia ingin sekali melihat sendiri semua yang diceritakannya. Dia pun mulai membenci teman sekamarnya dan merasa frustasi. Dia juga ingin menempati tempat tidur di dekat jendela!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu pagi seorang juru rawat masuk ke kamarnya. Pria yang ditempatkan di dekat jendela ditemukan meninggal dengan tenang pada saat tidur. Dengan rasa sedih dia memanggil pegawai rumah sakit untuk memindahkan jenazahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dianggap tepat waktunya, pria yang masih dirawat menanyakan apakah dia bisa dipindahkan ke tempat tidur dekat jendela. Perawat tidak berkeberatan untuk memindahkannya dan setelah yakin pasiennya dalam posisi yang aman, dia meninggalkannya sendirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelan-pelan, sambil menahan rasa sakit, dia berupaya mengangkat tubuhnya dengan satu siku lengannya untuk melihat pertama kalinya dunia di luar jendela. Ia pikir, akhirnya dia bisa juga menikmati kebahagiaan saat melihat taman di luar dan semua kegiatan yang ada. Dia berusaha untuk melongok..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ia menjadi amat terkejut karena ternyata yang dilihatnya hanya dinding yang kosong. Dia segera memanggil suster dan bertanya, “Bagaimana teman sekamar saya bisa melihat semua yang diceritakannya kepada saya? Bagaimana dia bisa menceritakan kepada saya tentang segala keindahan sampai yang sekecil-kecilnya, padahal saya hanya melihat dinding batu bata yang kusam!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Perawat itu menjawab, “Lho, memang Bapak tidak tahu? Mantan teman sekamar Bapak kan buta, jadi dinding pun tidak mungkin bisa dilihatnya.” Kemudian sang perawat menambahkan, “Mungkin dia hanya ingin membesarkan hati Bapak saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Apakah Anda bisa merasakan emosi yang terkandung dalam cerita ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah pernah terpikir oleh Anda untuk menukar posisi Anda dengan posisi orang lain karena merasa iri kepada orang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda pernah merasa demikian kecewa,misalnya Anda menyangka sesuatu itu begitu indah, tetapi kenyataannya tidak seperti yang Anda bayangkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda pernah diberi kata-kata pemberi semangat, tetapi Anda tidak pernah mau mensyukurinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau hidup Anda terobsesi oleh segala yang dimiliki orang lain, maka Anda tidak merasakan indahnya hal-hal yang akan diberikan oleh orang lain kepada Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di zaman sekarang ini banyak sekali orang yang ingin memiliki apapun yang dimiliki orang lain. Ingin suami atau istri seperti yang dimiliki orang lain, ingin pekerjaan seperti pekerjaan orang lain, ingin penghargaan seperti yang telah diterima orang lain, ingin popularitas seperti yang diraih oleh orang lain, rumah yang dimiliki orang lain, posisi yang dimiliki oleh orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering pula mereka ingin hal-hal yang mereka anggap ada di dalam diri orang lain. Misalnya, kebahagiaan, rasa memiliki tujuan, kedamaian pikiran, rasa cinta dan kenyamanan. Yang sebenarnya adalah bahwa di setiap situasi pasti ada masalah, di setiap kehidupan pasti ada rintangan, di setiap hubungan pasti ada kesulitan, di setiap kesempatan pasti ada tantangan atau masalah yang berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya, pada setiap aspek yang positif selalu ada tandingannya yang bersifat negatif. Karena itu, tidak mungkin ada orang yang bebas dari masalah kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau begitu, bagaimana sikap kita dalam menghadapi hal ini?#&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah orang yang PANDAI BERSYUKUR untuk apa yang SUDAH ANDA MILIKI saat ini.#&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersikaplah POSITIF atas semua keadaan, karena KEBAHAGIAAN itu BUKAN DI LUAR DIRI tetapi ADA di DALAM DIRI. (Dari buku ‘Piano on the Beach’ karangan Jim Dornan)&lt;br /&gt;Sent from my BlackBerry®&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-354619540577331966?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/354619540577331966/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=354619540577331966' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/354619540577331966'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/354619540577331966'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2010/03/dinding-yang-kosong.html' title='DINDING YANG KOSONG'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-1995023407553106314</id><published>2010-02-23T15:28:00.001+07:00</published><updated>2010-02-23T15:29:53.251+07:00</updated><title type='text'>KEMERDEKAAN YANG BERAQIDAH</title><content type='html'>Awalnya kata Merdeka berasal dari bahasa Sansekerta “Mahardhika” berarti sangat berjaya, berkuasa atau bijaksana. Dalam bahasa jawa kuno arti kata ini bergeser sedikit dan bermakna bijaksana, pandai, terhormat, pendita dan tidak tunduk pada seseorang selain kepada Tuhan atau Raja, maka mulai berarti bebas. Dan dalam bahasa Melayu “Merdika” memperoleh arti bebas, maksudnya bukan budak. Demikian juga J. Gonda dalam Sanskrit in Indonesia, mengungkapkan bahwa Merdeka berarti lepas dari segala ikatan yang tidak layak (unsur negatif), sehingga menjadi bebas untuk menentukan nasib sendiri demi sesuatu yang baik (unsur positif). Sehingga Kemerdekaan bias diartikan sebagai kebebasan.&lt;br /&gt;Kebebasan adalah anugerah dan sekaligus ciri kemuliaan manusia diantara seluruh makhluk Tuhan. Kebebasan merupakan suatu gagasan / konsep yang analog, artinya kebebasan direalisasikan secara fundamental berbeda menurut tingkat keberaaan (manusia, binatang, dll).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebebasan sendiri mempunyai arti keadaan bebas. Dalam Kamus Bahasa Indonesia kata dasar dari kebebasan mengandung beberapa makna, yaitu :&lt;br /&gt;1.Lepas sama sekali (tidak terhalang, terganggu, dsb sehingga dapat bergerak, berbicara, berbuat, dsb dengan leluasa).&lt;br /&gt;2.Lepas dari (kewajiban, tuntutan, perasaan, takut dsb).&lt;br /&gt;3.Tidak dikenakan (pajak, hukuman, dsb).&lt;br /&gt;4.Tidak terikat atau terbatas oleh aturan-aturan dsb.&lt;br /&gt;5.Merdeka (tidak dijajah, diperintah atau dipengaruhi oleh Negara lain atau kekuatan asing)&lt;br /&gt;6.Tidak terdapat (didapati) lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti kebebasan dapat dirumuskan secara negative dan positif :&lt;br /&gt;a.Dalam arti negatif berarti bebas dari, misalnya bebas dari ikatan atau paksaan untuk bertindak, yang mengikat / memaksa itu dapat bersifat lahiriah atau materiil (mis. Belenggu) atau dapat bersifat batiniah atau psikologis (mis. Ancaman berat). Kebebasan psikologis atau berkehendak mengatakan bahwa manusia “mampu berkehendak seperti ia kehendaki”, maksudnya kehendak manusia dapat bertahan melawan halangan, paksaan ataupun larangan, sekurang-kurangnya dengan tidak berbuat .&lt;br /&gt;b.Dalam arti positif manusia adalah “bebas untuk” berbuat sesuatu dan khususnya “bebas untuk berbuat baik”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebebasan adalah suatu kemampuan positif, sehingga manusia dengan berbuat dan khususnya dengan berbuat baik (sekurang-kurangnya tidak berbuat jahat) merealisasikan diri menjadi orang yang baik. Inilah tanggung jawab manusia yang utama. Inilah tugas pokoknya. Inilah arti hidup manusiawi. Maka kebebasan untuk berbuat sesuai dengan keyakinan mengenai yang baik dan yang buruk adalah suatu hak asai manusia (kebebasan mengikuti suara hati), yang tidak diberi dan tidak dapat dicabut oleh orang lain, bahkan Negara pun tidak.&lt;br /&gt;Indonesia merupakan Negara hukum. Maka kebebasan seorang warganegara Indonesia tidak boleh dibatasi oleh siapapun termasuk alat-alat pemerintahan selain dalam batas hukum yang berlaku. Azas kebebasan yang menjamin hak-hak dasar para warganegara dijamin oleh UUD 1945 pasal 27-29. walaupun dalam pasal-pasal tersebut hanya beberapa hak dasar ditentukan, namun kebebasan dalam Negara Pancasila harus disadari dan dijamin oleh Sila Perikemanusiaan dan Sila Keadilan. Sebab, UUD 1945 mendasarkan juga kebebasan internasional atas dua sila tersebut : “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan per-keadilan”.&lt;br /&gt;Perlu dipahami bahwa nilai yang paling hakiki bagi manusia, adalah kebebasan. Dan kebebasan itu pula yang membedakan manusia dengan makhluk ciptaan Tuhan lainnya. Akal pikiran sebagai anugerah dan aset Illahiyah menyebabkan manusia mempunyai kebebasan, sebuah ciri yang khas dari makhluk lainnya. Dalam Al-Qur’an Surat Al Ma’idah ayat20 dijelaskan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada kaumnya, “Hai kaumku, ingatlah nikmat Allah atasmu ketika Dia mengangkat nabi-nabi di antaramu, dan dijadikan-Nya kamu orang-orang merdeka, dan diberikan-Nya kepadamu apa yang belum pernah diberikan-Nya kepada seorang pun di antara umat-umat lain”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja, banyak orang tidak memahami, dan tidak mengerti secara mendalam hakekat kebebasan tersebut. Mereka menganggap bahwa kebebasan berarti “lepas tanpa ikatan”, sesuatu yang keluar begitu saja, tanpa merasa ada kendala apapun. Sehingga dia boleh semaunya bertindak dan berbuat hanya mengikuti kemauannya sendiri (gugu karepe priyangga / sak karepe udele).&lt;br /&gt;Kebebasan tanpa keterikatan, sama saja dengan binatang yang bergerak lepas menurut insting atau naluri alamiahnya, berbuat sebagaimana adanya, tanpa merasa terikat, tidak mempunyai akal pikiran, tidak mampu membedakan benar dan salah atau rasa susila. CEM. Joad dalam bukunya Philosophy mengatakan “Everything and every creature in the world expect man acts as it must, or acts as it pleases; man alone acts on occasion as ought”(Segala sesuatu serta makhluk yang diciptakan di dunia ini, selain manusia, bertindak sebagaimana yang diharuskannya atau bertindak menurut kesenangannya, sedangkan manusia sajalah yang bertindak sebagaimana seharusnya).&lt;br /&gt;Dengan demikian, manusia menjadi manusia karena keterikatannya dan sekaligus mampu mengendalikan dan mengerti keterikatannya tersebut. Jean Jackues Rosseau mengungkapkan “ Manusia dilahirkan merdeka (bebas), tetapi dimana-mana dia terbelenggu”. Dalam hal ini, yang kita maksudkan dengan belenggu atau keterikatan tidak lain adalah tanggung jawab.&lt;br /&gt;Pokoknya, manusia disebut bebas selama dia terikat, ada komitmen untuk bertanggung jawab. Winston Churchill (1874-1965) negarawan inggris, seorang orator ulung, berkata : “The prince of greatness is responsibility” (mahkota kebesaran adalah tanggung jawab). Manusia tidak mungkin melepaskan diri secara bebas dari berbagai kondisi yang mengikat dirinya, apakah dalam bentuk kondisi biologis, sosiologis, terlebih lagi ikatan kondisi theologies, keyakinan dan keimanan. Karena manusia pada dasarnya adalah makhluk Illahi yang sadar akan keIlahiannya.&lt;br /&gt;Harus dipahami bahwa sisi lain dari makna tanggung jawab adalah bentuk keterikatan manusia di tengah-tengah keberadaannya di dunia. Tetapi janganlah digambarkan bahwa terikat itu seperti seorang pesakitan atau penjahat yang diborgol tangannya.&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan keterikatan di sini, adalah kesadaran manusia atas keterbatasannya. Dia sadar bahwa ada batas-batas yang menyempitkan ruang geraknya, kemauannya, ambisinya dan impiannya. Tetapi dia juga sadar bahwa keterbatasannya tersebut harus diatasi, diarahkan serta dihayati dalam misinya untuk mengisi dan memberi makna hidupnya yang sejati.&lt;br /&gt;Manusia yang bertanggung jawab merasakan bahagia justru karena ada ikatan. Ada komitmen atau dalam istilah agama dikenal sebagai aqidah (aqad = keterikatan, janji, kesepakatan) yang melahirkan berbagai kaidah kehidupan yang mengatur manusia agar dia mampu hidup selaras, serasi dan sehati dengan orang lain.&lt;br /&gt;Dia sadar bahwa dengan adanya ikatan itulah, justru dia merasa menjadi manusia. Dia sadar bahwa dirinya bukanlah binatang yang bebas untuk bebas, melepaskan segala hajat tanpa ada ikatan, tanpa merasa ada sanksi atau kendali-kendali moral. Manusia memang bebas untuk menyatakan kemamuannya, tetapi tentu saja dia pun sadar bahwa dia tidak bisa berbuat semau-maunya. Karena adanya keterbatasan yang membawa resiko kepada dirinya tersebut.&lt;br /&gt;Makna kebebasan sejati mengantongi kewajiban-kewajiban serta tanggung jawab yang membedakan diri manusia dari segala makhluk yang ada. Binatang tidak mengenal kewajiban, karenanya tidak mempunyai tanggung jawab. Seluruh tindakannya adalah insting, sebuah tindakan alamiah, bukan sesuatu yang disengaja, bukan tindakan yang diarahkan secara sadar oleh pikiran dan segenap hati nuraninya. Karena binatang tidak dilengkapi potensi tersebut.&lt;br /&gt;Dalam Islam telah jelas bahwa manusia dipersilahkan untuk menggunakan anugerah kebebasan untuk mencari apa yang telah menjadi karunia Allah di muka bumi ini, setelah manusia tersebut menjalankan kewajibannya beribadah kepada sang Pencipta. Al-Qur’an Surat Al-Jumu’ah ayat 10, memaparkan hal tersebut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apabila telah ditunaikan Shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi, dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya beruntung”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, makna kebebasan ini berakar dalam kebebasan rohani manusia yaitu sejauhmana dia mampu menguasai dan patuh terhadap hati nuraninya sendiri, terhadap pikiran dan kehendaknya. Seseorang bisa merasakan kebebasan, selama dia bebas untuk menentukan sikap dan tanggung jawabnya. Dia menjadi bebas karena setiap keputusan, pikiran dan tindakannya berasal dari jeritan nuraninya yang kemudian dia nyatakan dengan sadar, tidak dibuat-buat (artificial). Frederick Nietzche, mengatakan : “If you would go high, use your own legs. Do not let your selves be carried up, do not sit on the backs and heads of others” (Kalau ingin menjulang tinggi, gunakanlah kakimu sendiri. Jangan biarkan dirimu dijunjung orang, jangan kau duduk di atas punggung dan kepala orang lain.&lt;br /&gt;Akar kebebasan adalah kemampuan manusia untuk menetukan dirinya sendiri. Kemampuan mengambil tempat dan mengambil keputusan-keputusan tanpa merasa ada hambatan atau tekanan dari pihak luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*********&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-1995023407553106314?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/1995023407553106314/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=1995023407553106314' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/1995023407553106314'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/1995023407553106314'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2010/02/kemerdekaan-yang-beraqidah.html' title='KEMERDEKAAN YANG BERAQIDAH'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-2271861695431741508</id><published>2010-02-23T15:19:00.001+07:00</published><updated>2010-02-23T15:27:34.401+07:00</updated><title type='text'>Ekspresikan Dirimu Dengan Organisasi</title><content type='html'>“Ingatlah selalu bahwa kamu tidak hanya mempunyai hak untuk menjadi seorang individu. &lt;br /&gt;Adalah tugasmu untuk menjadi seseorang “&lt;br /&gt;(Eleanor Roosevelt)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perumpamaan yang pas tentang pentingnya berorganisasi / berjama’ah pernah disampaikan Rasulullah saw. Dalam hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad dan Imam Tirmidzi dari Muadz bin Jabal, beliau bersabda, ”Sesungguhnya setan itu serigala bagi manusia, seperti serigala bagi kambing, ia akan menerkam kambing yang keluar dan menyendiri dari kawanannya. Karena itu, jauhilah perpecahan, dan hendaklah kamu bersama jama’ah dan umat umumnya.”&lt;br /&gt;Dari kedua ungkapan diatas bisa ditarik garis merah, bahwa setiap individu harus bisa menjadi diri kita sendiri, tidak harus dengan cara egois. Tapi potensi yang kita miliki akan lebih baik jika ditumpahkan dalam sebuah wadah jama’ah atau yang biasa disebut organisasi. Sehingga apa yang kita miliki akan dapat dilengkapi dengan ilmu dari orang lain. Dengan kata lain kita dapat menunjukkan kemampuan yang telah dianugerahkan Allah SWT kepada kita semua, dengan cara mengekspresikan potensi yang ada dalam berbagai organisasi.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengekspresikan diri diorganisasi tidak cukup dengan hanya kita nibrung sejenak, datang jika kita sempat dan datang jika ada kegiatan besar. Tapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam mengekspresikan diri diorganisasi, antara lain:&lt;br /&gt;1.Menata Niat&lt;br /&gt;Ada sebuah Hadits Nabi yang menyatakan bahwa segala amal perbuatan tergantung pada niatnya, dan setiap orang hanya mendapatkan apa yang diniatkannya. Setiap amal yang baik dan bermanfaat, apabila dilakukan dengan niat yang baik disertai dengan keikhlasan, mengharapkan keridhaan Allah Ta’ala akan menjadi suatu ibadah. Begitu juga dalam berorganisasi sangat perlu kita menata niat, untuk apa kita terjun dalam organisasi yang kita inginkan. Karena niat tersebut secara tidak langsung akan mempengaruhi kinerja dan loyalitas dalam berorganisasi.&lt;br /&gt;2.Bidik Tujuan&lt;br /&gt;Tujuan merupakan sesuatu yang ingin dicapai yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas. Dalam menentukan tujuan dalam berorganisasi kita harus memperhatikan sistem SMART, yaitu :&lt;br /&gt;Specific (spesifik), dimana harus menggambarkan secara tepat tujuan yang ingin dicapai.&lt;br /&gt;Measurable (dapat diukur), setiap tujuan yang ditetapkan bisa dicapai dengan memonitor langkah prosesnya.&lt;br /&gt;Attributable (sikap), punya sikap dalam meraih tujuan. Fokuskan tujuan itu dengan meluangkan waktu untuk mencapainya.&lt;br /&gt;Realistic (realistis), pastikan tujuan itu realistis bukan hanya sekedar angan-angan.&lt;br /&gt;Time Limit (batas waktu), tentukan batas waktu kapan ingin mencapai tujuan tersebut.&lt;br /&gt;3.Mengendalikan Diri&lt;br /&gt;Dengan niat dan tujuan yang bersifat pribadi, maka untuk terjun ke organisasi sangat perlu kita mengendalikan diri. Prinsip utama yang perlu kita perhatikan untuk belajar melakukan kendali diri adalah prinsip untuk hidup seimbang. Orang yang hidupnya seimbang adalah orang yang bisa mengendalikan aspek emosi, aspek pikiran, dan aspek fisik. Agar usaha pengendalian emosi, pikiran, dan fisik berhasil maka kita perlu menerapkan strategi kendali diri sebagai berikut :&lt;br /&gt;Disiplin Diri&lt;br /&gt;Jika kita sudah mampu mendisiplinkan diri kita sendiri, maka dengan sendirinya kemampuan kita akan lebih baik. Kita pun bisa lebih baik dalam mengatur waktu untuk beraktivitas diorganisasi lebih cerdas.&lt;br /&gt;Motivasi Diri&lt;br /&gt;Dorongan atau motivasi dari dalam diri sendiri muncul karena keinginan ataupun harapan yang kuat untuk meraih sukses. Jadi, temukan harapan atau keinginan yang kuat, yang pencapaiannya bisa membuat kita menitikkan air mata bahagia.&lt;br /&gt;Dorongan atau motivasi dari luar bisa datang dari seseorang / orang lain, dari sebuah peristiwa ; kegagalan, kesuksesan.&lt;br /&gt;Percaya Diri&lt;br /&gt;Jika kita sendiri tidak percaya bahwa kita mampu berorgaisasi, bagaimana kita bisa meyakinkan orang lain untuk ikut mendukung dalam organisasi. Pada saat orang lain percaya kepada kita, maka akan mudah bagi kita untuk membangun kerja sama dalam berbagai hal. Rasa percaya diri bisa kita pupuk dengan melakukan perencanaan yang tersusun secara sistematis, kita juga bisa meningkatkan kepercayaan diri dengan senantiasa mengembangkan kemampuan.&lt;br /&gt;Pengembangan Diri&lt;br /&gt;Keinginan untuk selalu mengenbangkan diri, merupakan salah satu faktor kunci dalam memupuk kemampuan kita mengendalikan diri. Yang terpenting kita harus selalu mengembangkan diri secara terus menerus agar bisa memupuk rasa percaya diri yang tinggi, dan membuat orang menaruh kepercayaan. Banyak sekali sumber yang bisa kita manfaatkan untuk mengembangkan diri, kita bisa belajar dari pengalaman diri sendiri dan pengalaman orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Lalui Setiap Proses Yang Terjadi&lt;br /&gt;Dalam berorganisasi hendaknya kita harus masuk dalam sistem dan siap mengikuti segala proses yang ada, jangan sampai kita melawan proses atau berhenti ditengah proses. Karena jika itu terjadi, apa yang sudah kita niatkan, yang sudah kita bidik tujuan dan pengembangan diri akan sia-sia belaka tanpa hasil apapun. Ikuti prosesnya dari awal hingga akhir. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam berproses diorganisasi, yaitu :&lt;br /&gt;Mulai dari bawah&lt;br /&gt;Dalam melakukan segala hal kita harus melalui awalan atau dari bawah. Jadi dalam berorganisasi juga kita harus bisa melalui proses dari bawah. Maksudnya kita harus paham seluk beluk kegiatan / tugas mulai dari tingkat bawah. Dengan demikian jika nantinya kita berada dipucuk pimpinan tidak akan seenaknya terhadap tugas dibawah, karena kita sudah tahu lika-liku, susah payahnya tugas di bawah. Misalnya mulailah dengan tugas yang kecil dan remeh tapi sangat berpengaruh pada roda organisasi, contohnya menjadi kurir undangan.&lt;br /&gt;Ikuti aturan main&lt;br /&gt;Setiap lembaga, organisasi, atau wadah apapun pasti mempunyai aturan dan prosedur dalam menjalankan kegiatan. Jadi, sebagai orang yang aktif dalam organisasi hendaknya kita harus mematuhi aturan / tata tertib yang ada dalam organisasi tersebut. Karena jika demikian, kita akan dapat melaksanakan segala potensi yang kita miliki dengan leluasa tanpa ada hambatan apapun. Lain halnya jika kita menyalahi aturan, maka apa yang kita miliki tidak akan berharga di hadapan anggota organisasi.&lt;br /&gt;Akui perbedaan&lt;br /&gt;Kita masuk dalam organisasi, awalnya adalah seorang individu, namun jika sudah didalam organisasi identitas kita sebagai individu harus ditanggalkan, karena dalam berorganisasi adalah peleburan setiap individu menjadi kesatuan yang sangat kokoh. Apa yang kita bicarakan bukan hanya kepentingan pribadi kita sendiri tapi sudah menyangkut kepentingan semua anggota organisasi. Maka dalam berorganisasi kita harus bisa menerima dan mengakui perbedaan yang ada, karena dengan perbedaan tersebut akan muncul berbagai macam pandangan yang bisa sebagai modal untuk kelangsungan kegiatan dalam berorganisasi.&lt;br /&gt;5.Terus Ekspresikan Diri Dalam Organisasi&lt;br /&gt;Setelah kita lalui semua hal diatas, maka secara tidak langsung kita sudah dapat mengekspresikan diri diorganisasi. Dengan demikian kita sudah menancapkan satu modal dalam diri kita untuk menambah potensi diri dibidang organisasi. Secara tidak langsung potensi diri kita tersebut akan diperhatikan oleh banyak kalangan, sehingga banyak orang yang menilai lebih terhadap kemampuan kita. Maka bersiap-siaplah untuk menjadi orang yang sangat dibutuhkan oleh orang lain. Jika anda sudah selesai melaksanakan amanah dalam satu organisasi maka lanjutkan pengalaman tersebut untuk pengembangan organisasi yang lain. Feel The Passion. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-2271861695431741508?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/2271861695431741508/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=2271861695431741508' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/2271861695431741508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/2271861695431741508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2010/02/ekspresikan-dirimu-dengan-organisasi.html' title='Ekspresikan Dirimu Dengan Organisasi'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-4246312996691063140</id><published>2009-12-24T17:00:00.000+07:00</published><updated>2009-12-24T17:03:20.977+07:00</updated><title type='text'>OTAK KANAN</title><content type='html'>Banyak persoalan hidup ternyata tidak semua disikapi dengan marah, jengkel, stress. Namun banyak pula inspirasi dari kondisi tersebut. Tidak semua orang menyangka kendala menjadi peluang. Jika persoalan meningkat bagi orang berotak kanan menjadi peluang. Persoalan hi...dup hanyalah teman pemberi inspirasi. Kehidupan manusia sebagian besar didominasi oleh otak kiri. Namun bukti mengatakan banyak persoalan hidup tidak cukup diselesaikan dengan mengandalkan otak kiri. Kita lupa dengan otak kanan. Selama ini pendayagunaan otak manusia hanyalah otak kiri.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sementara ada bagian otak kanan cenderung terabaikan. Dari otak kanan munculah kecerdasan, yaitu enam kecerdasan. Seperti apa dan bagaimana otak kanan ? Di masa mendatang, tampaknya generasi anak bangsa selain menguasasi otak kiri juga perlu melengkapi dan dilengkapi dengan enam kecerdasan. Keenam kecerdasan ini digali dari potensi otak kanan. Keenam kecerdasan tersebut dinamakan high concept, high touch mampu mengembangkan sebuah pemikiran dalam masyarakat sungguh-sungguh baru. Keenam kecerdasan tersebut digagas oleh Daniel H. Pink. Dalam bukunya berjudul “Misteri Otak Kanan Manusia” diuraikan tentang keenam kecerdasan tersebut. Kecerdasan “tidak hanya fungsi tetapi juga DISAIN.” Kecerdasan ini bukan hanya menempatkan suatu penciptaan produk berdasar fungsinya semata tetapi juga memiliki nilai “value” personal, indah sedikit fantastis, serta memiliki emosional kuat. Seperti: menjual sepatu tetapi dengan lukisan tangan. Kecerdasan “tidak hanya argument namun juga CERITA.” Kemampuan analisis sebagai dasar memberi argumentasi kurang memadai tetapi perlu kemampuan menciptakan kisah-kisah menarik dalam konteks komunikasi persuasi. Kemampuan mengemas menjadi cerita menarik sangat dibutuhkan. Bukti: maraknya novel-novel dengan kekuatan cerita si penulis “meledak” Kecerdasan “tidak hanya fokus tepapi “SIMPONI.” Masa mendatang selain perlu untuk konsentrasi terhadap suatu hal tertentu perlu dilengkapi hal lain. Hal lain adalah kemampuan untuk mengkoneksikan berbagai hal baik memang memiliki hubungan dekat maupun hubungan jauh. Dari sini didapat suatu sudut pandang secara menyeluruh. Dan kemampuan mengkombinasikan berbagai hal. Seperti: penciptaan suatu produk dengan menggunakan bahan baku yang tidak lazim. Bakpo berbahan ketela. Kecerdasan “tidak hanya logika tetapi juga EMPATI.” Kepintaran manusia merupakan hal penting dalam kehidupan modern. Kemampuan berlogika mutlak dibutuhkan. Tetapi di era baru ini, kepedulian terhadap orang lain menjadi hal tidak kalah penting. Di tengah kemampuan logika namun sisi keberpihakan kepada orang-orang “lemah, kecil, dan papa” pelu di sosialisasikan. Misal: gerakan koin Prita terus menggelinding. Kecerdasan “tidak hanya keseriusan namun juga PERMAINAN.” Etos kerja berpengaruh terhadap produkstifitas. Namun jika etos kerja mengabaikan penurunan ketegangan berproduktif maka hasilnya kontraproduktif. Keseriusan perlu untuk mencapai produktifitas kerja namun perlu diimbangi dengan bersikap tenang, humor, permainan. Hal tersebut mempu memompa kesejahteraan. Perlu sedikit keluar dari rutinitas pekerjaan untuk mengendorkan ketegangan otak, hati dan emosi. Butki: jumlah orang mengalami ketegangan pikiran, stress terus meningkat. Kecerdasan “tidak hanya akumulasi tetapi juga MAKNA.” Kemajuan peradaban di tandai dengan penciptaan aneka kebutuhan hidup manusia. Semua itu bertujuan mempertahankan hidup dan kehidupan. Dari sekian banyak hal keberanian, kerelaan serta untuk memenuhi kebutuhan kebermaknaan tidak dapat dikesampingkan. Selain kebutuhan materi juga kebutuhan spiritual dan transendental menjadi hal penting di tengah arus modernitas. Contoh: meningkatnya jumlah orang bunuh diri termasuk generasi anak bangsa karena hanya lupa ada kekuatan transendetal. Makin disadari bahwa otak kiri manusia sangat terbatas untuk memandang keseluruhan dinamika perdaban. Kesadaran untuk membangunkan otak kanan perlu segera dimulai. Generasi anak bangsa perlu sesegera mungkin diperkenanl dan dilatihkan “membangunkan otak kanan.” Goalnya karakter bangsa terbangun oleh para generasi anak bangsa berotak kanan. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-4246312996691063140?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/4246312996691063140/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=4246312996691063140' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/4246312996691063140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/4246312996691063140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2009/12/otak-kanan.html' title='OTAK KANAN'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-7430136286853569982</id><published>2009-09-17T09:07:00.003+07:00</published><updated>2009-09-17T09:46:32.447+07:00</updated><title type='text'>MENJADI TERBAIK DENGAN MANFAAT</title><content type='html'>Sebaik-baik umat adalah yang bermanfaat. apa yg anda pikirkan ketika membaca atau mendengar kalimat tersebut?. sebuah kalimat yang tidak asing bagi orang islam. ya itu adalah hadits Rasulullah. kalau kita artikan maka, umat yg terbaik adalah umat yg mempunyai manfaat, atau kl pingin jadi yg terbaik maka berikanlah manfaat, dengan kata lainnya adalah MENJADI TERBAIK DENGAN MANFAAT. tentu saja yang namanya bermanfaat adalah orientasi umum.&lt;br /&gt;terus refleksi dalam kehidupan kita apa?. hemm, ini yang menarik untuk kita bahas bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Refleksi untuk pribadi&lt;br /&gt;semangat "menjadi terbaik dengan manfaat" kalau direfleksikan untuk pribadi, maka bila kita menginginkan menjadi orang yg berhasil/terbaik berikan manfaat diri ini sebanyak mungkin untuk orang lain. semakin kita banyak memberikan manfaat, kita akan menjadi yang terbaik. kepercayaan, rasa hormat, banyak teman, wibawa, itu semua adalah hasil dari kemanfaatan yang kita berikan. dan yang luarbiasa meskipun kelak kita sudah meninggal, kita tetap dikenang, dipuji, didoakan oleh orang2, karena mereka merasakan kemanfaatan kita, bahkan kemanfaatan kita akan semakin tinggi walaupun sudah pensiun/meninggal. bung karno, bung tomo, dan pak noer (mantan gubernur jatim) mereka adalah contoh pribadi yg terbaik karena manfaat mereka. bung karno semasa hidupnya beliau berpikir keras dan bertindak hanya untuk kemanfaatan bangsa ini. karena kemanfaatannya beliau menjadi terbaik, dengan diangkat menjadi presiden RI yg pertama. apakah setelah bung karno meninggal kemanfaatannya menurun?oh tidak, malahan semakin tinggi. terbukti banyak partai maupun orang yg memakai dan mengagumi pemikirannya. demikian juga dengan pak noer. meskipun beliau sdh pensiun dan tua, tp kemanfaatanya semakin tinggi dibandingkan sblm pensiun. beliau msh bs diajak diskusi, aktif organisasi, meskipun sebagai penasehat. msh sering datang keacara-acara peresmian. pak noer juga msh dipandang berpengaruh dlm peta politik, dengan bukti dikunjungi cagub dan capres. kl dalam agama islam contoh yg pas adalah pribadi yg bernama Muhammad. semasa hidupnya beliau selalu memberikan manfaat untuk orang lain dengan berdakwah. sehingga beliau menjadi pribadi yg terbaik, dikenal dan dikenang sempai abad ini bahkan beliau di urutan pertama org yg berpengaruh sepanjang masa. oleh karena itu bila kita ingin menjadi pribadi yg terbaik, berikanlah manfaat sebanyak mungkin kepada orang lain. berpikir, bertindak, dan berbicara hanya yg bermanfaat untuk orang lain.&lt;br /&gt;itu adalah refleksi semangat "MENJADI TERBAIK DENGAN MANFAAT" untuk pribadi. bagaimana kalau diterapkan dalam bisnis kita???? &lt;br /&gt;next script....&lt;br /&gt;Fredy Prasetyo Wibowo&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-7430136286853569982?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/7430136286853569982/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=7430136286853569982' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/7430136286853569982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/7430136286853569982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2009/09/menjadi-terbaik-dengan-manfaat.html' title='MENJADI TERBAIK DENGAN MANFAAT'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-8713725510796353180</id><published>2009-09-06T09:19:00.000+07:00</published><updated>2009-09-06T09:20:27.060+07:00</updated><title type='text'>Memberi dengan Cinta, bukan dengan pamrih</title><content type='html'>Banyak orang mengeluh bahwa mereka hanya MEMBERI MEMBERI MEMBERI dan tidak pernah menerima apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda 'memberi' dan tidak 'menerima', bisa jadi karena Anda mengharapkan balasan. Lain kali, jika memberi sesuatu, tengoklah kembali motif yang Anda miliki. Apakah Anda memberi dengan tulus? jika tidak cobalah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Anda memberi tanpa mengharapkan balasan apapun, kehidupan akan menyirami serta menyuburkan Anda dengan banyak kesempatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah doa orang yang terkena bencana, teraniaya, yatim, fakir dan miskin akan dikabulkan oleh Allah SWT. Doa mereka adalah penjaga diri dan keluarga kita dari mara bahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka ikhlaslah....Berilah manfaat kepada banyak orang....Biarkan Allah, Rasul dan orang-orang beriman melihat pekerjaan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam sukses dan bermanfaat.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budi Wahyu Mahardhika&lt;br /&gt;www.snfconsulting.com&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-8713725510796353180?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/8713725510796353180/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=8713725510796353180' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/8713725510796353180'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/8713725510796353180'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2009/09/memberi-dengan-cinta-bukan-dengan.html' title='Memberi dengan Cinta, bukan dengan pamrih'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-7059269678339321368</id><published>2009-09-06T09:16:00.000+07:00</published><updated>2009-09-06T09:17:34.529+07:00</updated><title type='text'>SEBUAH PENSIL</title><content type='html'>Seorang anak bertanya kepada neneknya yang sedang menulis sebuah surat .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nenek lagi menulis tentang pengalaman kita ya? atau tentang aku?" Mendengar pertanyaan si cucu, sang nenek berhenti menulis dan berkata kepada cucunya, "Sebenarnya nenek sedang menulis tentang kamu, tapi ada yang lebih penting dari isi tulisan ini yaitu pensil yang nenek pakai." "Nenek harap kamu bakal seperti pensil ini ketika kamu besar nanti" ujar si nenek lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar jawab ini, si cucu kemudian melihat pensilnya dan bertanya kembali kepada si nenek ketika dia melihat tidak ada yang istimewa dari pensil yang nenek pakai. "Tapi nek sepertinya pensil itu sama saja dengan pensil yang lainnya." Ujar si cucu. Si nenek kemudian menjawab, "Itu semua tergantung bagaimana kamu melihat pensil ini." "Pensil ini mempunyai 5 kualitas yang bisa membuatmu selalu tenang dalam menjalani hidup, kalau kamu selalu memegang prinsip-prinsip itu di dalam hidup ini." Si nenek kemudian menjelaskan 5 kualitas dari sebuah pensil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kualitas pertama, pensil mengingatkan kamu kalo kamu bisa berbuat hal yang hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil ketika menulis, kamu jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkah kamu dalam hidup ini. Kita menyebutnya tangan Tuhan, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendakNya" .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kualitas kedua, dalam proses menulis, nenek kadang beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil nenek. Rautan ini pasti akan membuat si pensil menderita. Tapi setelah proses meraut selesai, si pensil akan mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga dengan kamu, dalam hidup ini kamu harus berani menerima penderitaan dan kesusahan, karena merekalah yang akan membuatmu menjadi orang yang lebih baik".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kualitas ketiga, pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk mempergunakan penghapus, untuk memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu memperbaiki kesalahan kita dalam hidup ini, bukanlah hal yang jelek. Itu bisa membantu kita untuk tetap berada pada jalan yang benar"..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kualitas keempat, bagian yang paling penting dari sebuah pensil bukanlah bagian luarnya, melainkan arang yang ada di dalam sebuah pensil. Oleh sebab itu, selalulah hati-hati dan menyadari hal-hal di dalam dirimu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kualitas kelima, adalah sebuah pensil selalu meninggalkan tanda/goresan. Seperti juga kamu, kamu harus sadar kalau apapun yang kamu perbuat dalam hidup ini akan meninggalkan kesan. Oleh karena itu selalulah hati-hati dan sadar terhadap semua tindakan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(by Paulo Coelho)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Inspirasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Irawan Senda&lt;br /&gt;www.motivasihidup.com &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-7059269678339321368?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/7059269678339321368/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=7059269678339321368' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/7059269678339321368'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/7059269678339321368'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2009/09/sebuah-pensil.html' title='SEBUAH PENSIL'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-5225998543228153269</id><published>2009-08-30T11:17:00.000+07:00</published><updated>2009-08-30T11:40:36.829+07:00</updated><title type='text'>The Power of Goal (Kekuatan Tujuan)</title><content type='html'>Dalam setiap perjalanan, kita tidak akan lepas dari proses penentuan tujuan. Bahkan, pada hal yang sederhana pun kita tetap harus menentukan tujuan. Inilah proses awal dimana kita mulai merancang harapan dan keinginan dari setiap proses kehidupan ini.&lt;br /&gt;Kehadiran sebuah ilmu manajemen strategi adalah bagian dari upaya penguatan untuk membingkai kekuatan tujuan. Walaupun dalam banyak kesempatan banyak orang mendefinisikan tentang manajemen strategi yang kadang salah kaprah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manajemen startegi terdengar sebagai salah satu kata yang menghebohkan dalam komunitas bisnis. Hanya segelintir orang yang benar-benar tahu apa artinya dan setiap orang berupaya untuk memahami definisi saat mereka melewatinya. Don Hofstrand memberikan penjelasan yang paling sederhana, “Secara esensi, manajemen strategi menjawab pertanyaan ‘kemana Anda ingin mengarahkan bisnis Anda’ (tujuan), ‘bagaimana bisnis Anda bisa mencapainya’ (strategi) dan ‘bagaimana Anda tahu kalau sudah sampai’ (evaluasi).”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari penjelasan sederhana di atas sudah cukup memberikan kita sebuah informasi tentang peran penting dari sebuah tujuan. Penentuan tujuan adalah syarat mutlak untuk tercapainya sebuah pekerjaan, tanpa penentuan tujuan, akan biasa dipastikan bisnis, usaha atau apapun nama pekerjaan yang akan dilakukan akan mengalami kegagalan atau minimal mengalami disorientasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai muslim tujuan akhir setiap perbuatan dan pekerjaan yang dilakukan telah jelas arahnya. Sebagaimana yang Allah SWT terangkan dalam firman-Nya: “Tidak Aku ciptakan jin dan manusia, kecuali untuk beribadah kepada-Ku.” (Adz Dzaariyaat [51]:56). Sementara dalam firman lainnya, Allah terangkan manusia sebagai khalifah.&lt;br /&gt;Inilah sesungguhnya garis tegas yang ingin Allah katakana kepada kita, bahwa tujuan penciptaan manusia adalah sebagai hamba dan khalifah. Peran ini mutlak tak biasa dilupakan. Lupa hakikat peran ini akan mengalami disorientasi dalam kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, kejelasan tujuan mutlak akan mengawal dan mengikat kita agar tidak lepas kendali. Seorang pilot akan sangat nyaman dan mudah jika rute pesawat telah jelas dan ditentukan, sama halnya jika tujuan dari sebuah lembaga telah dipastikan, Insya Allah sesulit apapun rintangan, akan mudah dicapai. Itulah kekuatan tujuan!* Wallahu’alam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bmhnews, edisi IX Juni 2009&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-5225998543228153269?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/5225998543228153269/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=5225998543228153269' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/5225998543228153269'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/5225998543228153269'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2009/08/power-of-goal-kekuatan-tujuan.html' title='The Power of Goal (Kekuatan Tujuan)'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-8814301330898267515</id><published>2009-08-29T12:37:00.000+07:00</published><updated>2009-08-29T12:39:00.532+07:00</updated><title type='text'>THE POWER OF DREAM</title><content type='html'>Saya dan ratusan atau mungkin ribuan orang yang saya ajar kini telah menyadari bahwa sukes adalah pilihan. Kita memilih masa depan kita melalui impian dan pikiran kita hari ini. Carl Sandburgh mengatakan, "Tidak ada sesuatu jika tanpa diawali dari sebuah impian". Sebuah benda diciptakan manusia 2 kali, satu dipikirannya dan satu lagi di alam nyata.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak SMP saya telah menggunakan brain power dan power of dream yang tanpa saya pelajari dari buku-buu milik ayah teman saya. Buku-buku itu akhirnya menjadi buku wajib bagi orang-orang bisnis jaringan. Pengalaman yang luar biasa ketika saya menerapkan brain power dan the power of dream adalah ketika saya memenangkan lomba karya tulis tingkat nasional di mana saya mendapat kehormatan bersalaman dengan Pak Harto dan para menterinya kala itu. Ketika saya punya impian yang besar saya menciptakan magnet dalam kepala saya yang menarik semua orang yang punya pemikiran yang sama. Dalam film the secret disebut sebagai the law of attraction.&lt;br /&gt;Sejak itu dalam hidup saya mendapatkan banyak kemudahan. Saya 18 kali pindah kerja, 14 di antaranya adalah top management (manajer ke atas). saya yakin ini seua adalah bekat the power of dream dan brain power. Sampai saat ini saya telah menulis hampir 23 buku. Saya yakin ini juga hasil kerja the power of dream. Yang sampai sekarang belum terpecahkan oleh saya adalah bagaimana mungkin saya bisa menerbitkan 5 buku saya dalam waktu 2 bulan. It's the power of dream.&lt;br /&gt;Saya punya banyak testimoni tentang the power of dream, dari diri saya sendiri, dari buku dan film yang saya baca/saksikan, dan dari peserta pelatihan saya yang jumlahnya mencapai angka puluhan ribu dari seluruh Indonesia. Saya telah mendengarkan kesaksian bagaimana seorang yang awalnya sulit dapat jodoh kini mudah, yang impiannya bisa teraih kurang dari sejam, yang mampu menghilangkan bisikan negatif akut yang hilang dalam waktu hitungan minggu, penyembuhan dalam hitungan jam, lebih mudah mengeluarkan setan dari tubuh manusia, memenangkan pemilihan legislatif, sampai seorang yang awalnya enci bahasa Inggris kini malah mendapatkan ranking 1 pada pelajaran bahasa Inggris setelah mempelajari brain power dan power of dream.&lt;br /&gt;Kesaksian&lt;br /&gt;Teman-teman.... saya sedang menulis buku The Power of Dream yang berisi teori dan kesaksian orang-orang sukses dengan the power of dream.... Buku ini buku ke 23 saya dan saya harus selesaikan bulan Ramadhan ini Insya Allah. Saya berpikir ini mungkin buku terbaik saya yang pernah saya buat.&lt;br /&gt;Sehubungan dengan hal itu saya sangat berharap siapa pun anda, apakah pernah atau tidak pernah mengikuti pelatihan saya untuk membantu saya memberikan testimoni akan kekuatan sebuah impian. Mungkin, anda pernah menginginkan sesuatu dengan kuat dan akhirnya anda menerima atau mendapatkannya. Kalau anda tidak keberatan, buatlah cedrita sekitar satu halaman A 4 atau boleh kurang kepada saya melalui email saya bprakuso@yahoo.co.id. Saya sangat senang jika disertai foto. Saya akan memuatnya dalam buku saya nantinya. Karena buku saya akan melampirkan kesaksian mungkin dari ratusan orang yang ceritanya pernah saya dengar dan terbukti di mata kepala saya sendiri.&lt;br /&gt;Untuk menyelesaikan buku itu saya telah mempelajari beberapa buku seperti ESP (extra sensory perception), Telephaty, six sence, meraga sukma, santet, dan buku lainnya agar teroi saya tentang impian terdukung secara ilmiah Pendapat saya tentang impian telah saya ujikan kepada para ustadz kiai, para normal, tabib dll. Sebagian besar mereka sepaham dan tidak menantang teori-teori pencapaian impian itu. Buku ini akan dipenuhi banyak gambar, huruf-huruf yang besar, testimoni, humor, motivasi, kuis, percobaan dll tentang pembuktian kekuatan pikiran dan impian.&lt;br /&gt;bagi anda yang ingin mengirimkan pengalaman pribadinya tentang te power of dream ini silakan kirimkan ke bprakuso@yahoo.co.id. Kalau bisa sebelum ramadhan ini habis.&lt;br /&gt;Terima kasih atas bantuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bambang Prakuso&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-8814301330898267515?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/8814301330898267515/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=8814301330898267515' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/8814301330898267515'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/8814301330898267515'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2009/08/power-of-dream.html' title='THE POWER OF DREAM'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-865909019919482987</id><published>2009-08-29T12:25:00.000+07:00</published><updated>2009-08-29T12:29:24.340+07:00</updated><title type='text'>Jadi Entrepreneur Santri, Ajiibb....</title><content type='html'>Mengapa pemuda yang mayoritas Islam di Indonesia harus berwirausaha? Sebuah pertanyaan yang seharusnya mulai dipikirkan dari sekarang bagi mereka yang mengaku pemuda. Perlu diketahui bahwa, pemuda Islam di Indonesia tidak banyak yang sepak terjangnya di dunia wirausaha. Padahal, kita tahu ranah wirausaha ini merupakan area yang cukup strategis apabila kita ingin bersaing dengan negara lain . Namun, sayang peluang ini masih belum cukup baik dilihat oleh pemuda Islam di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ir. Ciputra dalam Koran Bisnis Indonesia menyatakan : "Indonesia butuh banyak entrepreneur kalau ingin maju. Sekarang ini, jumlah pengusaha Indonesia hanya 0,18 % dari jumlah penduduk padahal di negara maju minimal 2 % jumlah pengusahanya. Bandingkan dengan Singapura yang mempunyai jumlah entrepreneur sekitar 8 % dari jumlah penduduk."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah pengusaha muslim yang ada saat ini hanya sekitar 118,8 ribu orang dari 220 juta penduduk. Bandingkan dengan jumlah penduduk non-muslim yang hanya berjumlah 10-20% dari jumlah penduduk (22-44 juta) tetapi dapat menguasai 70% dari jumlah total pengusaha Indonesia, yaitu 277,2 ribu orang. Kalau Head to Head (bersaing) maka kualitas sumber daya manusia non muslim dalam menumbuhkan kinerja ekonomi adalah 1 : 21 kualitas sumber daya manusia muslim. Maka, jangan heran jika masyarakat Tionghoa dan non-muslim kehidupannya jauh lebih makmur dari masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim. Ini merupakan alasan utama, mengapa pemuda Islam di Indonesia harus berwirausaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi jumlah entrepreneur muslim di Indonesia hanya berjumlah 0.054% atau jumlahnya sekitar 118,8 ribu orang. Sekarang pertanyaannya, berapa persen ya entrepreneur yang santri? Entrepreneur yang selalu berjuang untuk ekonomi umat dan tidak lupa zakat :). Berapa ya? Mohon hitung sendiri ya he..he :p. Mari kita selalu Pro Rakyat, Lanjutkan yang baik, dan Lebih cepat lebih baik dalam beramal. Anda siap jadi entrepreneur santri ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Sukses dan Bermanfaat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budi Wahyu Mahardhika&lt;br /&gt;Business Development Head pada SNF Consulting&lt;br /&gt;http://www.snfconsulting.com/&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-865909019919482987?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/865909019919482987/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=865909019919482987' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/865909019919482987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/865909019919482987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2009/08/jadi-entrepreneur-santri-ajiibb.html' title='Jadi Entrepreneur Santri, Ajiibb....'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-2254012674498618609</id><published>2009-08-09T09:52:00.002+07:00</published><updated>2009-08-09T09:58:24.042+07:00</updated><title type='text'>MENGELOLA ASET DUNIA - INGAT SEBELUM AJAL MENJEMPUT</title><content type='html'>Aset adalah sumber-sumber ekonomi yang kita kuasai yang memberikan manfaat ekonmis dimasa datang bagi pemiliknya. Dari sisi manusia, seringkali kita menganggap bahwa aset kita adalah istri/suami, anak, rumah, tanah, kendaraan, jabatan dan kedudukan/status serta lainnya. Kita tidak pernah membayangkan itu semua hanyalah pinjaman. Tanpa kita sadari, aset tersebut sering membawa manusia itu lupa atau menjadi tidak ingat sama penciptanya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manuasia sebagai ciptaan Allah tentu saja tidak berhak meklaim apa yang mereka miliki dan kuasai dianggap sebagia asetnya. Semua yang kita miliki di dunia ini hanyalah pinjaman dari penciptanya. Sebagai pinjaman tentu saja setiap waktu aset tersebut akan dikembalikan atau kalau kita tidak amanah dalam mengelolanya tentu pemiliknya tidak akan mempercayai kita lagi. Akhir sebagaimana yang kita duga, aset tersebut dapat ditarik sewaktu-waktu pada saat kita tidak ingin melepaskan aset tersebut. Disamping itu, aset dapat diambil secara paksa oleh pihak lain dengan cara ilegal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua hari yang lalu, teman saya seprofesi menyatakan bahwa ada dua aset yang tidak mungkin diambil oleh orang lain yaitu ilmu yang dikuasai (gelar doktor) dan jenjang jabatan akdemik (sampai professor). Aset lainnya dapat ditarik oleh pihak lain, seperti jabatan misalnya. Tetapi aset ilmu tidak mungkin dicuri oleh orang lain. Begitu juga dengan jenjang jabatan akademik (profesor), tidak mungkin jabatan ini dicopot oleh pihak lain (kecuali terlibat kasus asusila dsb/melanggar undang-undang). Pendapat teman saya ini hampir sama dengan nenek saya. Semasa beliau masih hidup, saya seringkali dinasehati oleh beliau, termasuk juga kakak dan adik-adik saya. Nasehat beliau adalah tuntutlah ilmu sampai akhir hayat. Hanya ini yang dapat digunakan sebagai bekal hidup. Harta melimpah dan jabatan yang tinggi tidak akan kekal di dunia ini, sewaktu-waktu hal itu bisa dicuri, atau habis karena bencana, atau jabatan dicopot oleh atasan dan lainnya. Akan tetapi, ilmu tidaklah dapat dicopot oleh siapapun kecuali oleh ALLAH, ia tidak dapat dicuri oleh manusia manapun, hanya Allah lah yang maha kuasa dapat melakukan pencopotan ilmu itu dari kita. Saya tambah kan lagi aset lain yang kita miliki yang dapat kita bawa sampai akhir hayat adalah amal ibadah kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya prihatin melihat manusia dengan serakah dan tampa belas kasihan sesama nya, berusaha dengan segala cara untuk mengejar, menguasai harta dan jabatan di dunia ini. Mereka tidak peduli dengan orang-orang disekelilingnya. Ia merasa bahwa semua yang ada haruslah ia kuasai. Ia merasa bahwa ia akan hidup selamanya. Ia merasa bahwa ia-lah yang benar sehingga dengan mudahnya ia membalikan fakta yang ada, yang benar dikatakan salah, dan salah dikatakan benar. Setiap permasalahan selalu ia tempatkan diri nya sebagai orang benar, yang lain terutama orang yang tidak ia senangi dan dianggap sebagai pesaing ditempatkan sebagai pihak yang selalu salah. Allah Maha Tahu dan Maha Melihat. Orang-orang itu merasa banwa hanya dialah yang berhak dan pantas untuk memiliki aset dan jabatan itu, meskipun harus menimbulkan korban, kepedihan dan derita jiwa dan raga bagi orang disekelilingnya. Namun ia tidak akan peduli. Sekali lagi "Tidak Akan Peduli". Perjalanan hidup yang telah dilalui oleh penulis telah memberikan pelajaran buat saya dan lainnya, bagaimana Allah memberikan suatu pelajaran buat orang seperti ini dengan memberikan ganjaran yang setimpal atas perbuatannya selama yang bersangkutan masih hidup. Orang yang tersakiti oleh perbuatan kita tanpa kita sadari keluhananya di dengar oleh Allah. Allah akan segera mengabulkan doa-doa dari orang yang teraniya. Ganjaran yang diberikan oleh Allah dapat berupa: datangya penyakit bagi mereka yang menghabiskan harta benda yang telah dikumpulkan selama ini, terlibat kasus diluar kendali mereka sehingga ia direndahkan dan dicomohkan oleh orang sekelilingnya, hukum karma perbuatan yang telah ia perbuat selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hidup hanya satu yang dicari yaitu menjalani hidup dengan keberkahan dan keridoan dari Allah. Carilah rezeki yang halal. Hiduplah dalam kedamaian tanpa kebencian. Hiduplah tanpa membuat orang lain menjadi tertekan dan menderita karena perbuatan kita (baik kita sadari ataupun tidak). Hiduplah dengan penuh kasih sayang dan saling menghargai. Hiduplah dengan mengganggap bahwa manusia dimata Allah hanya dibedakan dari sisi keimanannya bukan dari status sosialnya, harta nya, dan jabatannya. Lebih baik kita dalam posisi di aniaya daripada posisi menganiaya orang lain. Lebih baik kita membantu orang lain daripada kita minta bantuan orang lain. lebih baik kita tidak menyimpan dendam pada orang lain meskipun orang itu telah menyakiti dan membuat kita tidak nyaman serta membuat orang disekeliling kita tidak mengangap kita sebagai manusia lagi. Allah lah yang pantas memberikan derajat buat kita. BUKAN MANUSIA. Alllah yang pantas memberikan ketenangan hidup buat kita, bukan BOS atau manusia lainnya yang memberikan ketenangan tersebut. ALLAH lah yang pantas memberikan ganjaran bagi orang-orang yang telah berbuat zalim kepada kita, bukan kita yang pantas menghukum mereka. ALLAH lebih adil dan pantas mengganjar manusia-manusia yang telah dengan seenaknya dan pongahnya bahwa ia lah yang pantas berbuat semuanya dan BENAR. Nauzubillah bin Zalid... Ya Allah semoga kita dapat dihindarkan dari perbuatan seperti mereka.. tunjukkan jalan yang benar buat mereka dan bimbinglah kita selalu menjalani kehidupan ini sesuai ridhomu ya ALLAH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini tentulah hanya sekedar untuk memberikan sekilas tentang bagaimana kita seharusnya memperlakukan apa yang kita miliki dan kita tidak berhak menghakimi orang lain.... semoga bermanfaat... dan kebenaran hanya ada pada ALLAH semata, sedangkan ketidakbenaran hanya selalu ada pada diri kita sebagai hambanya. Kebenaran itu tidak akan pernah ada pada diri manusia yang zalim dan serakah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;from Sparta Gale&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-2254012674498618609?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/2254012674498618609/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=2254012674498618609' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/2254012674498618609'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/2254012674498618609'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2009/08/mengelola-aset-dunia-ingat-sebelum-ajal.html' title='MENGELOLA ASET DUNIA - INGAT SEBELUM AJAL MENJEMPUT'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-8134210463366167240</id><published>2009-08-09T09:48:00.001+07:00</published><updated>2009-08-09T09:49:37.845+07:00</updated><title type='text'>PERIHAL KEMATIAN</title><content type='html'>Akhir-akhir ini Allah sangat menyayangi kita. Berkali-kali, berkali-kali kita diingatkan perihal kematian dengan meninggalnya orang-orang besar di antara kita : Michael Jackson, Mbah Surip, WS Rendra. Orang-orang dengan karya-karya besar &amp; fenomenal yang akan selalu dikenang. Banyak sekali hikmah yang dapat kita ambil dari kisah hidup &amp; kematian mereka.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita diingatkan untuk mensyukuri nikmat iman dan nikmat sehat yang Allah berikan kepada kita. Kita diingatkan untuk mensyukuri karunia kehidupan yang Allah berikan kepada kita (Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?). Karena sungguh, kehidupan di dunia ini hanyalah persinggahan sementara yang sangat singkat. Kita tidak pernah tahu kapan malaikat maut akan datang menjemput. Dia tidak hanya mendatangi orang-orang di ranjang-ranjang kematian di rumah sakit, tidak hanya pada orang-orang tua berumur 60, 70, atau 80 tahun. Dia bisa datang kapan saja, dimana saja dan pada siapa saja. Dia bisa mendatangi kita 50 tahun lagi, tapi dia juga bisa mendatangi kita hari ini, atau mungkin besok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau teman-teman ingat pada tragedi pengeboman di Marriott &amp; Ritz Carlton kemarin, saya yakin orang-orang yang menjadi korban itu adalah orang-orang muda yang sehat, yang masih punya impian dan karya-karya yang belum sempat mereka wujudkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada karunia kehidupan yang Allah berikan kepada kita ini, apa yang sudah kita lakukan untuk mensyukurinya? Karya apa yang sudah kita persembahkan?; Manfaat apa yang sudah kita berikan pada orang-orang di sekitar kita, kepada umat manusia, kepada dunia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Izinkan saya untuk mengutip karya seorang besar yang juga telah meninggalkan kita, Alm. Pramoedya Ananta Toer, dari salah satu masterpiece-nya, Tetralogi Pulau Buru:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kau tidur dengan damai di sini, guru! Betapa sederhananya mati. Dan semua akan bertemu dalam kedamaian dalam alam mati, tidak peduli raja, tidak peduli budaknya, tidak peduli algojo dan tidak peduli kurban-kurbannya, tidak peduli Rientje de Roo, dan tidak peduli kaisar yang sekuasa-kuasanya. Betapa sederhananya mati. De Lange memilih mati. Berapa tahun lagi aku harus berkumpul denganmu, guru? Tapi aku masih hendak mencapai sesuatu. Sesuatu!” ….. Kata-kata Pangemanann di depan makam RM Minke (Rumah Kaca – Pramoedya Ananta Toer)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kematian datang menjemput, tidak peduli raja, tidak peduli budak, tidak peduli kaya, tidak peduli miskin, semua sama. Hmmh mungkin tidak persis sama, mungkin jumlah pelayat &amp; jumlah karangan bunga seorang raja dengan seorang budak tidak sama. Nisannya mungkin tidak sama, yang satu terbuat dari marmer, yang satu hanya dari kayu sederhana. Tapi saat tanah menutupi jasad yang telah mati, semua sama. Semua sendiri. Tak ada kawan, tak ada lawan. Tak ada kekasih, suami, istri, atau anak tercinta yang akan menemani. Tak ada harta benda, tak ada tahta dan tak ada hutang yang akan mengejar &amp; menyertai di liang lahat. Hanya ada tanah, ulat-ulat, serangga, dan 3 hal yang akan menjadi kawan abadi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Amal jariyah&lt;br /&gt;2. Ilmu yang bermanfaat&lt;br /&gt;3. Doa anak yang soleh&lt;br /&gt;………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;From Facebook Ajeng Sukmawati&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-8134210463366167240?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/8134210463366167240/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=8134210463366167240' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/8134210463366167240'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/8134210463366167240'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2009/08/perihal-kematian.html' title='PERIHAL KEMATIAN'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-9032648840020846470</id><published>2009-08-09T09:36:00.004+07:00</published><updated>2009-08-09T09:40:50.485+07:00</updated><title type='text'>BUKAN HASIL TAPI LIHATLAH PROSES (Mbah Surip)</title><content type='html'>Setiap orang mudah dan bisa menilai kesuksesan seseorang dengan hanya melihat hasil fisik yang melekat pada seseorang secara langsung tanpa peduli melihat bagaimana seseorang meraihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukses = Kesempatan + Persiapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesempatan terkadang tidak bisa datang dua kali. Oleh karena itu, kita harus mempersiapkan diri semaksimal mungkin sehingga ketika kesempatan itu ada kita mampu meraihnya. Tetapi jangan lupa, kita juga harus bertawakal kepada Allah karena dalam meraih kesempatan ada yang berhasil tapi tidak sedikit yang gagal meraihnya. Gagal...gagal...gagal berulang kali hingga Allah memberikan ketetapannya dan akhirnya sukses...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hanya cinta....&lt;br /&gt;Hanya cinta terhadap profesi sehingga kita mampu bertahan....&lt;br /&gt;dan...&lt;br /&gt;Bila kita sudah cinta....maka duit dan kemampuan akan datang dengan sendirinya.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mbah Surip contohnya...&lt;br /&gt;Mungkin banyak yang bilang Mbah Surip begitu mudah mendapatkan rezeki..(83 Milyar) -kalau ga lihat prosesnya pasti bilang begitu... Tapi lihatlah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu tak gendong adalah bikinan tahun 1980-an. Pada jaman itu, lagu tersebut di tolak oleh semua produser. Jadi butuh lebih dari 20 tahun mbah Surip meyakinkan para produser agar lagunya masuk rekaman. Bila tidak ada kecintaan terhadap profesi, tentu saja Mbah Surip tidak akan terkenal seperti sekarang ini....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang kerja Tuhan misterius, Dia punya cara sendiri untuk bekerja bagaimana orang yang dikehendakinya sukses....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 3 buah pelajaran yang kita dapat dari proses meninggalnya Mbah Surip :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, Kesuksesan hidup bisa datang kapan saja, walau menjelang kematiannya di usia tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, Kematian bisa datang kapan saja, walau di puncak kesuksesan hidupnya. (Masih ingat mojang Bandung yang bernama Nike Ardilla, dia meninggal dunia saat masih muda di puncak kesuksesan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terakhir... Kesuksesan tidak selalu bisa dinikmati hasilnya, namun proses menuju sukses lebih memberikan kenikmatan bagi pelakunya. (Mbah Surip ketika meninggal baru mendapatkan 10 juta rupiah sebagai uang muka dari hasil rekamannya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat jalan Mbah Surip semoga amal ibadahnya di terima oleh Allah SWT. I love you Full....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budi Wahyu Mahardhika&lt;br /&gt;http:/www.snfconsulting.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-9032648840020846470?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/9032648840020846470/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=9032648840020846470' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/9032648840020846470'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/9032648840020846470'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2009/08/bukan-hasil-tapi-lihatlah-proses-mbah.html' title='BUKAN HASIL TAPI LIHATLAH PROSES (Mbah Surip)'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-443123306358992432</id><published>2009-08-07T17:22:00.000+07:00</published><updated>2009-08-07T17:23:17.407+07:00</updated><title type='text'>MENDAPATKAN DOLLARS ('$) LEWAT INTERNET TANPA MODAL SATU SEN PUN (GRATIS………)???????</title><content type='html'>HANYA DENGAN KEMAUAN UNTUK MENCOBA &amp;&lt;br /&gt;KESABARAN SEBAGAI MODALNYA DAN TANPA PERLU REKENING PAYPAL, LIBERTY&lt;br /&gt;RESERVE, DLL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* TIPS YANG HARUS ANDA PERHATIKAN ADALAH;&lt;br /&gt;- Satu Nama&lt;br /&gt;- Satu E-mail&lt;br /&gt;- Satu Account &amp;&lt;br /&gt;- Satu IP ( Internet Protokol )&lt;br /&gt;Artinya, anda tidak diperkenankan membuat lebih dari satu nama,&lt;br /&gt;email &amp; account dalam satu IP Langkah-langkah yang harus anda baca&lt;br /&gt;dulu sebelum anda memutuskan untuk bergabung :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Klik Link ini&lt;br /&gt;http://link2communion.com/pages/index.php?refid=syasya  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 .Anda akan masuk ke web yang anda klik&lt;br /&gt;3 .Pilih menu Sign Up dan masukan E-mail anda ( email yang valid )&lt;br /&gt;dan klik Continue&lt;br /&gt;4 .Setelah beberapa saat coba cek Email anda dan klik link ( URL )&lt;br /&gt;nya untuk memulai registrasi&lt;br /&gt;5 .Anda akan diminta untuk mengisi data yang benar, karena data&lt;br /&gt;inilah yang akan dipakai untuk payout ( pembayaran )&lt;br /&gt;6 .Untuk Payment Methode, pilih WESTERN UNION ( Jasa transfer uang&lt;br /&gt;yang gak ribet dan gak perlu punya account )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7 .Isi payment ID dengan nama anda sesuai KTP / ID card&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8 .Usahakan luangkan waktu untuk cek account anda tiap hari, karena&lt;br /&gt;selalu ada iklan yang bisa anda klik ( PTc ) Paid To click, juga di&lt;br /&gt;inbox nya 3 hari sekali ada iklan yang harus anda klik, karena di&lt;br /&gt;inbox PTc nya lumayan gede lho bila daftar dapat bonus $3500&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9 .Semakin anda rajin maka Earnings ( Pendapatan ) anda akan cepat&lt;br /&gt;memenuhi syarat, apabila sudah memenuhi syarat .anda dapat melakukan&lt;br /&gt;Request untuk payout nya&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;10.Untuk Link2Communion syarat earning yg terkumpul sebesar US&lt;br /&gt;$50000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11.Setelah earnings anda mencukupi, anda request untuk payout nya&lt;br /&gt;dengan meng klik Redemption, maka akan terbuka 4 kategori yang akan di&lt;br /&gt;redemp, karena keanggotaan anda gratis pilih yang Free Member&lt;br /&gt;12. Tunggu balesan nya di E-mail anda yang akan berisi :&lt;br /&gt;- Nama Sipengirim&lt;br /&gt;- Nama yang berhak menerimanya&lt;br /&gt;- Kode MTCN ( Money Transfer Controll Number )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13 . Kalau sudah dapat pada point 10, coba Anda print dan bawa ke&lt;br /&gt;Bank yang ada layanan Western Union nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14 . Pihak bank akan mengkonfirmasikan ke absahan data anda&lt;br /&gt;(makanya saat regristrasi gunakan data yang sesuai dengan KTP anda )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15 . Sudah anda menjadi Jutawan Sekarang…gampangkan… asal mau coba&lt;br /&gt;aja koq.....silahkan share ke temen2 anda dikantor, kuliah, atau&lt;br /&gt;everywhere.. ....gratis koq.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Good Luck&lt;br /&gt;http://link2communion.com/pages/index.php?refid=syasya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-443123306358992432?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/443123306358992432/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=443123306358992432' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/443123306358992432'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/443123306358992432'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2009/08/mendapatkan-dollars-lewat-internet.html' title='MENDAPATKAN DOLLARS (&apos;$) LEWAT INTERNET TANPA MODAL SATU SEN PUN (GRATIS………)???????'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-8256026305379416762</id><published>2009-01-21T10:47:00.002+07:00</published><updated>2009-01-21T10:53:02.609+07:00</updated><title type='text'>HATI SEORANG AYAH</title><content type='html'>Suatu ketika, ada seorang anak wanita bertanya kepada Ayahnya, tatkala tanpa sengaja dia melihat Ayahnya sedang mengusap wajahnya yang mulai berkerut-merut dengan badannya yang terbungkuk- bungkuk, disertai suara batuk-batuknya. Anak wanita itu bertanya pada ayahnya: Ayah , mengapa wajah Ayah kian berkerut-merut denganbadan Ayah yang kian hari kian terbungkuk?" Demikian pertanyaannya, ketika Ayahnya sedang santai di beranda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayahnya menjawab : "Sebab aku Laki-laki." Itulah jawaban Ayahnya. Anak wanita itu berguman : " Aku tidak mengerti."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kerut-kening karena jawaban Ayahnya membuatnya tercenung rasa penasaran. Ayahnya hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anak wanita itu, terus menepuk nepuk bahunya, kemudian Ayahnya mengatakan : "Anakku, kamu memang belum mengerti tentang Laki-laki." Demikian bisik Ayahnya, membuat anak wanita itu tambah kebingungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena penasaran, kemudian anak wanita itu menghampiri Ibunya lalu bertanya :"Ibu mengapa wajah ayah menjadi berkerut-merut dan badannya kian hari kian terbungkuk? Dan sepertinya Ayah menjadi demikian tanpa ada keluhan dan rasa sakit?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibunya menjawab: "Anakku, jika seorang Laki-laki yang benar benar bertanggung jawab terhadap keluarga itu memang akan demikian." Hanya itu jawaban Sang Bunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak wanita itupun kemudian tumbuh menjadi dewasa, tetapi dia tetap saja penasaran.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga pada suatu malam, anak wanita itu bermimpi. Di dalam mimpi itu seolah-olah dia mendengar suara yang sangat lembut, namun jelas sekali. Dan kata-kata yang terdengar dengan jelas itu ternyata suatu rangkaian kalimat sebagai jawaban rasa penasarannya selama ini. &lt;br /&gt;"Saat Ku-ciptakan Laki-laki, aku membuatnya sebagai pemimpin keluarga serta sebagai tiang penyangga dari bangunan keluarga, dia senantiasa akan menahan setiap ujungnya, agar keluarganya merasa&lt;br /&gt;aman teduh dan terlindungi. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ku-ciptakan bahunya yang kekar &amp; berotot untuk membanting tulang menghidupi seluruh keluarganya &amp; kegagahannya harus cukup kuat pula untuk melindungi seluruh keluarganya. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ku-berikan kemauan padanya agar selalu berusaha mencari sesuap nasi yang berasal dari tetesan keringatnya sendiri yang halal dan bersih, agar keluarganya tidak terlantar, walaupun seringkali dia mendapatkan cercaan dari anak-anaknya. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kuberikan Keperkasaan &amp; mental baja yang akan membuat dirinya pantang menyerah, demi keluarganya dia merelakan kulitnya tersengat panasnya matahari, demi keluarganya dia merelakan badannya basah kuyup kedinginan karena tersiram hujan dan hembusan angin, dia relakan tenaga perkasanya terkuras demi keluarganya &amp; yang selalu dia ingat, adalah disaat semua orang menanti kedatangannya dengan mengharapkan hasil dari jerih payahnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ku berikan kesabaran, ketekunan serta keuletan yang akan membuat dirinya selalu berusaha merawat &amp; membimbing keluarganya tanpa adanya keluh kesah, walaupun disetiap perjalanan hidupnya keletihan dan kesakitan kerap kali menyerangnya. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ku berikan perasaan keras dan gigih untuk berusaha berjuang demi mencintai &amp; mengasihi keluarganya, didalam kondisi &amp; situasi apapun juga, walaupun tidaklah jarang anak-anaknya melukai perasaannya melukai hatinya. Padahal perasaannya itu pula yang telah memberikan perlindungan rasa aman pada saat dimana anak-anaknya tertidur lelap. Serta sentuhan perasaannya itulah yang memberikan kenyamanan bila saat dia sedang menepuk-nepuk bahu anak-anaknya agar selalu saling menyayangi &amp; mengasihi sesama saudara."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ku-berikan kebijaksanaan &amp; kemampuan padanya untuk memberikan pengetahuan padanya untuk memberikan pengetahuan &amp; menyadarkan, bahwa Istri yang baik adalah Istri yang setia terhadap Suaminya, Istri yang baik adalah Istri yang senantiasa menemani. &amp; bersama-sama menghadapi perjalanan hidup baik suka maupun duka, walaupun seringkali kebijaksanaannya itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada Istri, agar tetap berdiri, bertahan, sejajar &amp; saling melengkapi serta saling menyayangi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ku-berikan kerutan diwajahnya agar menjadi bukti bahwa Laki-laki itu senantiasa berusaha sekuat daya pikirnya untuk mencari &amp; menemukan cara agar keluarganya bisa hidup di dalam keluarga bahagia &amp; BADANNYA YANG TERBUNGKUK agar dapat membuktikan, bahwa sebagai laki-laki yang bertanggungjawab terhadap seluruh keluarganya, senantiasa berusaha mencurahkan sekuat tenaga serta segenap perasaannya, kekuatannya, keuletannya demi kelangsungan hidup keluarganya. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ku-berikan Kepada Laki-laki tanggung jawab penuh sebagai Pemimpin keluarga, sebagai Tiang penyangga, agar dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. dan hanya inilah kelebihan yang dimiliki oleh laki-laki, walaupun sebenarnya tanggung jawab ini adalah Amanah di Dunia &amp; Akhirat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbangun anak wanita itu, dan segera dia berlari, berlutut &amp; berdoa hingga menjelang subuh. Setelah itu dia hampiri bilik Ayahnya yang sedang berdoa, ketika Ayahnya berdiri anak wanita itu merengkuh dan mencium telapak tangan Ayanya. " AKU MENDENGAR &amp; MERASAKAN BEBANMU, AYAH."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia ini memiliki banyak keajaiban, segala ciptaan Tuhan yang begitu agung, tetapi tak satu pun yang dapat menandingi keindahan tangan Ayah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;With Love to All Father " JIKA KAMU MENCINTAI Ayah mu / sekarang merasa sebagai AYAH KIRIMLAH CERITA INI KEPADA ORANG LAIN, AGAR SELURUH ORANG DIDUNIA INI DAPAT MENCINTAI DAN MENYAYANGI AYAHNYA &amp; Dan Mencintai Kita Sebagai Seorang Ayah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Note: Berbahagialah yang masih memiliki Ayah. Dan lakukanlah yang terbaik untuknya.... ......... ......... ......... .....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbahagialah yang merasa sebagai ayah. Dan lakukanlah yang terbaik&lt;br /&gt;Buat keluarga kita........ ......... ......... &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-8256026305379416762?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/8256026305379416762/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=8256026305379416762' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/8256026305379416762'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/8256026305379416762'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2009/01/hati-seorang-ayah.html' title='HATI SEORANG AYAH'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-2294199696096752731</id><published>2009-01-21T10:42:00.000+07:00</published><updated>2009-01-21T10:44:25.696+07:00</updated><title type='text'>Agar tidak bersifat sombong dan angkuh</title><content type='html'>Beberapa panduan Imam Al- Ghazali supaya kita tidak bersifat sombong dan angkuh &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Jika berjumpa dengan kanak-kanak, anggaplah kanak-kanak itu lebih mulia daripada kita, karena kanak-kanak ini belum banyak melakukan dosa daripada kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Apabila bertemu dengan orang tua, anggaplah dia lebih mulia daripada kita karena dia sudah lama beribadat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Jika berjumpa dengan orang alim, anggaplah dia lebih mulia daripada kita karena banyak ilmu yang telah mereka pelajari dan ketahui. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Apabila melihat orang jahil, anggaplah mereka lebih mulia daripada kita karena mereka membuat dosa dalam kejahilan, sedangkan kita membuat dosa dalam keadaan mengetahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Jika melihat orang jahat, jangan anggap kita lebih mulia karena mungkin satu hari nanti dia akan insaf dan bertaubat atas kesalahannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.Apabila bertemu dengan orang kafir, katakan didalam hati bahwa mungkin pada suatu hari nanti mereka akan diberi hidayah oleh Allah dan akan memeluk Islam, maka segala dosa mereka akan diampuni oleh Allah.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-2294199696096752731?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/2294199696096752731/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=2294199696096752731' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/2294199696096752731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/2294199696096752731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2009/01/agar-tidak-bersifat-sombong-dan-angkuh.html' title='Agar tidak bersifat sombong dan angkuh'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-3710913274139150960</id><published>2009-01-21T10:35:00.000+07:00</published><updated>2009-01-21T10:40:09.367+07:00</updated><title type='text'>SIKAP  ORANG  BIJAK</title><content type='html'>Dalam hidup ini, kita dapat merangkum berbagai situasi dalam menghadapi sesama kita menjadi 4 :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Jika kita menghadapi orang yang lebih pintar dari kita. Maka itu adalah saat dimana kita menimba ilmu darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jika kita menghadapi orang yang sama pintarnya dengan kita. Maka itu adalah saat dimana kita saling bertukar pikiran &lt;br /&gt;dengannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jika kita menghadapi orang yang lebih bodoh dari kita. Maka itu adalah saat dimana kita memberikan ilmu kita kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Dan jika kita menghadapi orang bodoh namun banyak bicaranya.Maka itu adalah saat bagi kita untuk diam.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-3710913274139150960?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/3710913274139150960/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=3710913274139150960' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/3710913274139150960'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/3710913274139150960'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2009/01/sikap-orang-bijak.html' title='SIKAP  ORANG  BIJAK'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-489601502906368276</id><published>2008-04-24T08:47:00.000+07:00</published><updated>2008-04-24T08:53:17.343+07:00</updated><title type='text'>YANG TAK PERNAH KALAH KECUALI OLEH KEMATIAN</title><content type='html'>Secara psikologis Minis obsesi adalah dorongan dari dalam diri yang tidak bisa dikendalikan, dorongan atau pikiran tertentu yang tidak terkendali, terus menerus menghantui orang itu. Nah kalau sudah jadi perbuatan disebut kompulsif, secara ilmiah disebut gangguan jiwa atau penyakit.&lt;br /&gt;Semakin obsesi ditekan itu makin tegang, makin tegang makin kuat obsesinya, makin kuat obsesinya makin ingin mengendalikan, makin dikendalikan makin kuat. Orang insomnia, makin ingin tidur makin nggak bisa ticlur, terus begitu. Oleh sebab itu sekarang istilah obsesi diartikan oleh mereka sebagai keinginan yang kuat yang tidak bisa tergantikan, terus menerus menjadi motivasi utama.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Keinginan atau hasrat itu sangat penting. Kalau nggak ada keinginan nggak akan ada apa-apa. Keinginan yang kuat itu sesuatu yang bermakna, sesuatu yang berharga, sesuatu yang penting sesuatu yang dianggap benar oleh seseorang atau sekelompok orang yang layak untuk diraih. Tapi obsesi itu bukan monopoli orang tertentu. Bukan pula hak khusus kaum elit secara social atau intelektual. Sebuah obsesi bisa menjadi milik seorang gelandangan yang hidupnya dengan serba kekurangan. Bahkan bila obsesi itu datang pads waktu yang sangat singkat.&lt;br /&gt;Obsesi itu harus selalu kita kejar. Sependek atau sepanjang apa pun waktu yang diperlukan. Sampai tak ada yang bisa menghalangi obsesi itu kecuali kematian. Mungkin diantara kita, telah memiliki obsesinya masing-masing. Mungkin yang lain sedang mencari. Yang lain lagi mungkin sedang menanti saat­saat yang dirasa tepat. Tapi momentum itu sesungguhnya bisa hadir setiap saat, dari keseharian kita yang mungkin biasa-biasa saja.&lt;br /&gt;Pedalanan hidup ini memerlukan tenaga, kehendak dan cita-cita. Itu bahkan menjadi ruhbagi keseluruhan denyutnya. Bahkan orang jahat yang mengisi belantara bumf ini pun membangun kehendaknya dengan nyaris tanpa henti. Mereka orang-orang yang tak pernah kalah kecuali oleh kematian. Meski kejahatan yang mereka bangun itu bukanlah kemenangan bagi kehidupan. Tapi mereka sangat mengerti, untuk menjadi penjahat ulung, perlu obsesi clan keda keras.&lt;br /&gt;Pasti, tidak muclah menjadi orang yang obsesif. Yang terus maju mengejar puncak cita-cita dan kemuliaannya. Ada begitu banyak anak tangga, yang harus; diinjak. Ada sangat banyak beban yang harus dipikul. Jalan kemuliaan orang­orang obsesif itu memang sangat melelahkan&lt;br /&gt;Begitulah. Mungkin kebanyakan kita bisa jadi bukan siapa-siapa. Mungkin tak ada yang mengenal diri kita. Setiap kita bisa mengambil pilihan obsesinya, melalui peran-peran pribadi atau kolektiJ yang berbeda. Lalu sesudah itu, mengejarnya, terus dan terus, hingga hanya kematian yang dapal menghentikannya.&lt;br /&gt;Pads sebagian orang, kehendak dan cita-cita besar, mungkin sekedar soal mental. Mereka seperti terlahir dengan bakat menjadi orang besar. Tapi lebih dari itu, ada. banyak keterampilan hidup yang hanya bisa dicari dibelantara dunia ini, dengan belajar, mencoba dan berlatih. Maka, pads sebagian besar yang lain, menjadi orang-orangobsesif tidaklah sederhana. Mungkin seperti kebanyakan kita, yang terlahir dengan bakat seadanya, lalu hidup dilingkungan orang-orang yang obsesinya jugs seadanya.&lt;br /&gt;Tetapi pintu itu belum tertutup, jalan kepuncak ketinggian itu masih terbuka. Sepanjang Alloh masih belum menghentikan kehidupan ini, masih terbentang harapan, untuk kita menjadi manusia muslim dengan segala obsesi kemuliaannya. berdo\a setulus hati kepada Alloh SWT adalah penyeimbang dari keseluruhan keda keras kita mengejai cita-cita.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-489601502906368276?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/489601502906368276/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=489601502906368276' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/489601502906368276'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/489601502906368276'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2008/04/yang-tak-pernah-kalah-kecuali-oleh.html' title='YANG TAK PERNAH KALAH KECUALI OLEH KEMATIAN'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-108574612172308378</id><published>2008-02-22T16:12:00.000+07:00</published><updated>2008-02-22T16:13:23.176+07:00</updated><title type='text'>TERSENYUMLAH  !</title><content type='html'>Tersenyum mempunyai pengaruh yang kuat untuk membuat jiwa gembira dan bahagia. Rasululloh sendiripun sesekali  tersenyum dan tertawa hingga tampak gerahamnya yang putih, sehingga Rasululloh bersabda ; “Tersenyumlah karena senyum itu merupakan shodaqoh “.&lt;br /&gt;Allah SWT menjelaskan tersenyumnya Nabi Sulaiman as, dalam Al-Qur’an surat An Naml ayat 19 ; “Maka dia tersenyum dan tertawa karena mendengar perkataan semut itu, dan dia berdo’a ; Yaa Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri ni’mat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu dan bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang engkau ridhoi; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu kedalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh”.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Salah satu ni’mat yang diberikan Allah kepada orang-orang yang beriman dan mereka menjadi penduduk ahli surga adalah senyum dan tertawa, sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur’an surat Al-Muthaffifin ayat 34 ; “ Maka pada hari ini, orang-orang yang beriman mentertawakan/tersenyum kepada orang-orang kafir”.&lt;br /&gt;Orang Arab senang memuji manusia yang murah senyum, yang selalu tampak ceria. Menurut mereka perangai yang demikian itu merupakan pertanda kelapangan dada, kedermawanan sikap, kemurahan hati, kewibawaan perangai dan ketanggapan fikiran. Pada dasarnya, Islam dibangun atas dasar prinsip keseimbangan antara aqidah syari’at dan akhlak. Maka dan itu Islam tak mengenal kemuraman yang menakutkan. Karena, muram durja dan muka masam adalah cermin dan jiwa yang galau, fikiran yang kacau, kepala yang rancau. Senyum/tertawa lepas yang tak beraturan akan mematikan hati. Sebagaimana sabda Rasululloh SAW; “Meski engkau menjumpai saudaramu hanya dengan senyum dan wajah berseri”.&lt;br /&gt;Dalam Faidhul Khathir, Ahmad Amin menjelaskan “Orang yang murah tersenyum dalam menjalani hidup ini bukan saja orang yang paling mampu membahagiakan diri sendiri, tetapi juga orang yang paling mampu berbuat, orang yang paling sanggup memikul tanggungjawab, orang yang paling sanggup menghadapi kesulitan dan memecahkan persoalan dan orang yang paling dapat menciptakan hal-hal yang bermanfaat bagi dirinya dan orang lain”.&lt;br /&gt;Andai saja saya disuruh memilih antara harta yang banyak atau kedudukan yang tinggi dengan jiwa yang tenteram damai dan selalu tersenyum, pastilah aku memilih yang kedua. Sebab apa artinya harta yang banyak bila wajah selalu cemberut ? Apa arti semua yang ada di dunia ini ?, bila perasaan selalu sedih, gelisah tidak ada kedamaian ? Apa arti kecantikan seorang isteri jika selalu cemberut dan hanya membuat rumah tangga menjadi neraka saja ? tentu saja, seorang isteri yang tidak terlalu cantik akan seribu kali lebih baik jika dapat menjadikan rumah tangga senantiasa senyum laksana surga yang menyejukkan setiap saat. &lt;br /&gt;Senyum tak akan ada harganya bila tidak terbit dari hati yang tulus dan tabiat dasar seorang manusia. Setiap bunga tersenyum, hutan tersenyum, sungai dan laut juga tersenyum. Langit, bintang gemintang dan burung-burung, semuanya tersenyum. Dan manusia, sesuai watak dasarnya adalah makhluk yang suka tersenyum. Itu bila dalam dirinya tidak terkena penyakit tamak, hasad-dengki dan egoisme yang selalu membuat rona wajah tampak selalu kusut dan cemberut. Adapun bila ketiga hal itu meliputi seseorang, niscaya ia akan menjelma sebagai manusia yang selalu mengingkari keindahan alam semesta. Artinya, orang yang selalu bermuram durja dan pekat jiwanya tak akan pernah melihat keindahan dunia sedikitpun. Ia juga tak akan mampu melihat hakikat atau kebenaran dikarenakan kekotoran hatinya. Betapapun, setiap manusia akan melihat dunia ini melalui perbuatan, pikiran dan dorongan hidupnya. Yakni, bila amal perbuatannya baik, pikirannya bersih dan motivasi hidupnya suci, maka kacamata yang akan ia gunakan untuk melihat dunia ini adalah kacamata gelap yang membuat segala sesuatu di dunia ini tampak serba hitam dan pekat.&lt;br /&gt;Tidak ada yang membuat jiwa dan wajah menjadi demikina muram selain keputusasaan. Maka jika anda menginginkan senyuman, tersenyumlah terlebih dahulu dan perangilah keputusasaan. Percayalah, kesempatan itu selalu terbuka, kesuksesan selalu membuka pintunya untuk anda dan untuk siapa saja. Karena itu, biasakan pikiran anda agar selalu menatap harapan dan kebaikan dimasa yang akan datang. Setiap kali kita melihat kesulitan, jiwa seseorang yang murah senyum justru akan menikmati kesulitan itu dengan memacu dia untuk mengalahkannya.&lt;br /&gt;Begitu ia memperlakukan suatu kesulitan; melihatnya lalu tersenyum, menyiasatinya lalu tersenyum dan berusaha mengalahkannya lalu tersenyum. Berbeda dengan jiwa manusia yang selalu risau. Setiap kali menjumpai kesulitan, ia ingin segera meninggalkannya dan melihatnya sebagai sesuatu yang amat sangat besar dan memebratkan dirinya. Dan itulah yang acapkali menyebabkan semangat seseorang menurun dan asanya pun. Berkurang.&lt;br /&gt;Bahkan, tak jarang orang seperti ini berdalih dengan kata-kata; “seandainya”, “kalau saja”, dan “seharusnya ……..” orang seperti ini sangatlah nista. Bukan zaman yang mengutuknya, tapi dirinya dan pendidikan yang telah memebsarkannya. Bagaimana tidak; ia menginginkan keberhasilan dalam menjalani kehidupan ini tanpa mau membayar ongkosnya. Orang seperti ini ibarat seseorang yang hendak berjalan tetapi selalu dibayangi oleh seekor singa yang siap menerkam dirinya dari belakang. Akibatnya, ia hanya menunggu langit menurunkan emasnya atau bumi mengeluarkan kandungan harta karunnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-108574612172308378?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/108574612172308378/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=108574612172308378' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/108574612172308378'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/108574612172308378'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2008/02/tersenyumlah_22.html' title='TERSENYUMLAH  !'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-5363790155488326070</id><published>2008-02-22T16:10:00.000+07:00</published><updated>2008-02-22T16:12:02.828+07:00</updated><title type='text'>BAHAGIANYA SENYUM PERSAUDARAAN</title><content type='html'>Ukhuwah (persaudaraan) yang sering dibicarakan dan digembar-gemborkan sesungguhnya memiliki implikasi signifikan yang timbul dari pemaknaan ukhuwah / persaudaraan, yaitu ; &lt;br /&gt;Pertama, mukmin dengan mukmin lainnya harus saling tolong menolong untuk taat kepada Alloh, bukan untuk berbuat maksiat. Dalam kaitan ini, Alloh berfirman; “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan taqwa dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran” (QS. Al-Maidah: 2).&lt;br /&gt;Kedua, adanya solidaritas dan tolong-menolong dalam masalah ketenagaan dan kejiwaan. Dalam satu hadist yang diriwayatkan Imam Bukhori dan Abu Dawud, Rasululloh menyatakan, “Saya berjalan untuk kepentingan saudara saya sebagai sudara muslim, saya lebih mengikuti untuk menolong saudara saya ini dari pada saya harus I’tikaf di masjid selama satu bulan”.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, adanya solidaritas sosial. Seorang mukmin dengan mukmin lainnya haruslah memiliki kesetiaan  kepada muslim lainnya. Kesetiaan dimanifetasikan dengan tolong-menolong.&lt;br /&gt;Keempat, solidaritas material. Rasululloh SAW memerintahkan kepada setiap muslim untuk melepaskan problematika material mukmin lainnya. Ketika saudara kita ditindas dan merasa tidak mendapatkan atau memiliki untuk biaya hidup maka kita sebagai mukmin wajib memberikan apa yang dibutuhkannya. Rasululloh SAW bersabda, “Barang siapa yang memebrikan  keleluasaan kepada muslim lainnya di dunia, maka Alloh akan memberikan keleluasaan baginya pada hari kiamat nanti “. dalam hadist riwayat Muslim lainnya dinyatakan, “Per-umpamaan mukmin dengan mukmin lainnya di dalam kasih sayang dan tolong menolong adalah bagaikan satu jasad. Kalau ada bagian jasad sakit maka seluruh bagian jasad lainnya itu akan merasa sakit “.&lt;br /&gt;Hakekat senyum persaudaraan akan membawa kepada kebahagiaan. Sebab “sebaik-baik kamu adalah orang yang paling banyak manfa’atnya kepada orang lain”. Hadist  ini seolah-olah menyatakan bahwa tidak pantas membuat suatu kegiatan yang dapat merugikan orang lain, karena kehidupan yang manusiawi dan Islami yang sendi-sendinya didasarkan pada rasa persaudaraan, kesetiakawanan, saling percaya, kejujuran dan keadilan. Sendi-sendi inilah yang akan menopang tegaknya kata kehidupan dimana setiap warga masyarakat merasa terlindungi, baik agama, jiwa, keturunan, pendapatan maupun aspirasinya. Kita harus dapat memiliki sifat-sifat yang disebut dengan “Ma Badi’ Khairu Ummah”, membangun persaudaraan dan yang bahagia. Para Ulama mengatakan ada lima sifat dasar dalam menciptakan kondisi tersebut;&lt;br /&gt;Pertama, Al-Shidiq, yaitu umat Islam harus memiliki sifat-sifat kejujuran, kebenaran, kesungguhan dan keterbukaan.&lt;br /&gt;Kedua, Al-Amanah, yaitu seorang muslim harus menepati janji dan bertanggung jawab terhadap hal-hal yang dipercayakan kepadanya.&lt;br /&gt;Ketiga, Al-‘Adalah, bersikap dan berlaku adil. Al-‘Adalah mengandung pengertian berpihak dan berpegang teguh kepada yang benar, tidak sewenang-wenang dan bertindak sepatutnya serta tidak berat sebelah.&lt;br /&gt;Keempat, Al-Ukhuwah wa Al-Ta’awun, yakni merasa bersaudara dengan orang lain dan timbul kesadaran untuk saling tolong-menolong.&lt;br /&gt;Kelima, Al-Istiqomah, yakni berlaku konsisten dalam kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-5363790155488326070?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/5363790155488326070/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=5363790155488326070' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/5363790155488326070'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/5363790155488326070'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2008/02/bahagianya-senyum-persaudaraan_22.html' title='BAHAGIANYA SENYUM PERSAUDARAAN'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-2441311641302287621</id><published>2008-02-22T16:09:00.001+07:00</published><updated>2008-02-22T16:09:54.414+07:00</updated><title type='text'>MENGELOLA MARAH DENGAN SENYUM</title><content type='html'>Rasululloh SAW pernah bernasehat, bahwa segala sesuatu tidak mungkin dapat diselesaikan dengan marah atau bersikap emosional. Bayangkan, pekerjaan apa yang bisa dilakukan dengan marah ?, pasti tidak ada. Segala aktifitas dan kegiatan seperti, ibadah, muamalah, pekerjaan kantor, kegiatan bisnis, kegiatan ilmiah semuanya akan gagal apabila dikerjakan dengan kemarahan, bahkan bisa rusak secara total. Sukses atau gagalnya usaha seseorang, tergantung pada kemampuan dari orang itu untuk mengelola emosi atau nafsu (amarah) nya. Bila ia mampu mengelola nafsu dan emosinya, maka sukses telah berada ditangannya. Sebaliknya bila ia tidak dapat mengelola nafsunya, maka kegagalan telah membelenggu dirinya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam Al-Qur’an surat Ali Imron ayat 134; “Yaitu orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang, Alloh menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan”. Manusia dengan segala sifat-sifat kemanusiaannya tidak mungkin menghindari marah. Bahkan marah, sudah menjadi bagian logis dari kehidupan manusia. Karena pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial, makhluk yang bergaul dan berinteraksi dengan sesamanya. Pergaulan dan interaksi sosial tidak selalu dapat dilangsungkan dengan manis. Ada kalanya mendatangkan rasa suka, tetapi tidak jarang justru melahirkan kejengkelan serta kekecewaan. Pada tingkat tertentu, rasa jengkel dan kecewa mudah berubah menjadi marah. Oleh karena itu, timbulnya marah adalah justru konsekwensi dari kodrat manusia sebagai makhluk sosial.&lt;br /&gt;Namun demikian, kita harus menyadari bahwa marah mempunyai daya detruksi yang besar. Karena marah, orang bisa kalap dan membunuh teman bahkan saudaranya. Lantaran marah, orang bisa menganiaya orang lain. Pada pengertian yang lebih ‘dingin’, marah bisa membuat orang memutuskan hubungan silaturahmi. Marah bisa menyebabkan interaksi menjadi panas dan tegang. Lantaran marah pula, oarang kadangkala lupa duru, lupa posisi dan lupa mengontrol sikap dan prilakunya. Memang marah tidak bisa ditampik, dihindarkan atau dihilangkan sama sekali. Marah tidak bisa dibunuh dan memang tidak perlu dibunuh. Tetapi, marah bisa dikelola sehingga dapat terkendali atau terkontrol.&lt;br /&gt;Pertama, Agama Islam mengajarkan kepada kita tentang pentingnya kesabaran. Ajaran kesabaran adalah kekuatan pengimbang dan pengendali manusia agar tidak memuntahkan kemarahan secara berlebihan. Dalam sebuah hadist Rasululloh SAW bersabda, “Orang kuat bukanlah yang bisa menjatuhkan seseorang ke tanah, namun orang yang bisa mengendalikan diri ketika dia marah”. (HR. Muttafaq ‘alaih).  &lt;br /&gt;Hadist diatas menegaskan bahwa kekuatan seseorang dilihat dari kemampuan internalnya untuk mengendalikan diri ketika marah. Karena sebagai bagian dari nafsu, marah mesti dikontrol sehingga tidak mendatangkan bahaya tambahan yang bersifat eksternal, hubungan antar manusia. Kesabaran dan ketabahan yang sangat kuat, adanya ketaatan dan kemurnian jiwa, adanya kecerdasan emosional dan yang terpenting adalah ketafakuran dalam mengelola amarah.&lt;br /&gt;Kedua, tafakur juga akan bermanfaat untuk mengelola kemarahan karena marah yang berlebihan dan berdaya destruktif, lebih bermuatan emosi dan akibatnya mematikan rasa tafakur. Berkaitan dengan kedua hal tersebut diatas, kita menjadi semakin yakin ajaran tentang kesabaran dan pentingnya tafakur. Nabi Muhammad pernah mengatakan “bahwa, kamu memiliki dua kualitas yang dicintai Alloh; kesabaran dan tafakur yang mendalam”. (HR. Muslim). Namun demikian bukan berarti kita tidak diperbolehkan marah tetapi marah dilakukan pada lokasi yang benar dan dengan ukuran yang tepat, justru kemarahan itu akan bersifat konstruktif, yaitu; marah ketika kita melihat berlangsungnya tata kehidupan sosial yang tidak benar terhadap kemaksiatan, korupsi, penyelewengan, penindasan, dan sebagainya. Sebagai manusia yang beriman, kita patut untuk marah bahkan Nabi mengajarkan dengan jelas terhadap sebuah kemungkaran, kita harus tersentuh untuk mengubahnya, baik lewat tangan (kekuasaan), lewat lisan (serua/himbauan) maupun lewat hati (tidak menyepakati, meski dengan cara diam). Marah seperti inilah yang konstruktif dan memberikan motivasi untuk mencari jalan keluarnya. Marah juga dapat terjadi apabila agama yang kita yakini, mendapatkan perlakuan yang tidak semestinya. Dalam pengertian ini pula, kita berhak marah jika terjadi pelecehan terhadap nilai-nilai kebenaran dan kemanusiaan universal yang dijunjung tinggi oleh masyarakat. Menurut Imam Syafi’i ra; “Kalau kondisi seperti diatas dia tidak marah maka dia disebut Himar / Keledai”. Manusia justru dianjurkan untuk marah secara positif, konstruktif dan bertanggung jawab. Bahwa marah bukan datang dari subyektifitas pribadi melainkan lahir dari komitmen untuk membela kepentingan publik dan masyarakat yang terancam kebatilan. Oleh karena itu masalah marah adalah masalah manajemen. Persoalan marah adalah bagaimana mengelola marah secara baik dan benar sehingga senantiasa datang pada tempat yang seharusnya dan dalam ukuran yang semestinya, serba tepat lokasinya dan terukur porsinya serta selalu tersenyum menghadapinya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-2441311641302287621?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/2441311641302287621/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=2441311641302287621' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/2441311641302287621'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/2441311641302287621'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2008/02/mengelola-marah-dengan-senyum.html' title='MENGELOLA MARAH DENGAN SENYUM'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-455043358849358431</id><published>2008-02-22T16:07:00.000+07:00</published><updated>2008-02-22T16:08:48.896+07:00</updated><title type='text'>MENGHIASI DIRI DENGAN SENYUM IMAN</title><content type='html'>Filosof Nietzche adalah orang pertama yang berteriak : “Tuhan telah mati”. Termasuk tuduhan : “Tuhan tidak adil” adalah terlalu biasa buat telinga manusia. Orang sering merasa “Tuhan telah mati” karena disaat-saat sulit, Tuhan tidak segera turun tangan. Tuhan, menyebutkan diri-Nya dengan tegas; diri-Nya kekal dan terus menerus terjaga, tidak pernah mengantuk, tidak pernah tertidur, apalagi mati. Yang mati itu adalah ‘hati’ manusia yang ‘kosong’ dari harapan akan kebaikan-Nya. Yang tidak adil itu adalah ‘persepsi’ dan ‘prasangka’ manusia yang terjauhkan dari hidayah-Nya dan hanya melihat Tuhan cuma pandai ‘bermuka masam’ tetapi tidak pandai ‘tersenyum simpul’. Yang merasakan Tuhan ‘mengantuk’ dan ‘tertidur’ adalah ‘kealpaan’ manusia yang tidak sudi mengambil pelajaran dari suatu peristiwa.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Setiap peristiwa pasti memiliki ‘manfaat tersembunyi’. Kadang, tampak tak adil di permukaan mata, tetapi siapa tahu justru ia menyimpan ‘ keadilan tersembunyi’ yang hanya bisa diketahui di belakang hari. Sungguh, dalam keadaan seperti itulah Tuhan ingin menunjukkan siapa yang ‘buta’ dan siapa yang ‘melihat’, siapa yang ‘tertidur’ siapa yang ‘ terjaga’ siapa yang ‘ bermuka masam’ dan siapa yang ‘tersenyum simpul’. Patutlah kita sekarang untuk merenungkan diri sampai dim ana tuntutan iman yang dapat kita laksanakan dalam hidup ini. Sesuai dengan kadar iman yang kita miliki. Renungan demikian telah dialami pula oleh Nabi Ibrahim sebagaimana tersebut dalam QS. Al-An’am 75-79, yang berbunyi; “Dan demikianlah Kami perlihatkan kepada Ibrahim tanda-tanda keagungan (Kami yang terdapat) dilangit dan dibumi, dan (Kami memperlihatkan-Nya) agar Ibrahim itu termasuk orang-orang yang yakin. Ketika malam telah menjadi gelap, dia melihat sebuah bintang (lalu) dia berkata : “saya tidak suka kepada yang tenggelam”. Kemudian tatkala dia melihat bulan terbit dia berkata: “inilah Tuhanku”. Tetapi setelah bulan itu terbenam dia berkata: “sesungguhnya jika Tuhanku tidak memberi petunjuk kepadaku, pastilah aku termasuk orang-orang yang sesat”. Kemudian tatkala dia melihat matahari terbit, dia berkata: “inilah Tuhanku, ini yang lebih besar”, maka tatkala  matahari itu lebih terbenam, dia berkata: “Hai kaumku, sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan. Sesungguhnya aku menghadapkan diriku kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi dengan cenderung kepada agama yang benar dan aku bukan termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan”.&lt;br /&gt;Salah satu kontribusi psychology contemporer yang kini banyak dikaji oleh kalangan agamawan adalah temuan mengenai perbedaan cara kerja, otak bagian kiri, otak bagian kanan. Cara kerja otak kiri cenderung Linear, Matematis, Kuantitatif, Repetitif dan melihat persoalan secara parsial. Sementara itu otak kanan bekerja secara Inovatif, Contemplative, Sintetis dan melihat persoalan secara Holistik atau Komprehensif. Nabi Muhammad SAW yang tumbuh dengan keseimbangan kemampuan otak kiri dan otak kanan yang mengarahkannya menjadi manusia yang Realistis, karena beliau bekerja keras seperti manusia lainnya. Pada saat yang sama beliau juga punya kesanggupan untuk melawan gravitasi fisikal. Dengan cara berkontmplasi dan senantiasa mendekatkan diri kepada Alloh SWT sehingga nyaris secara sempurna, hanya dalam waktu relatif singkat, 25 tahun dalam senyum dan perjuangannya. Yang hampir-hampir saja menyeret Nabi pada sikap frustasi dan putus asa, akan tetapi dengan sikap jiwa yang selalu berusaha untuk bersih, senyum dari interest pribadi, yang dipertajam dengan kontemplasi dan dzikir kepada Alloh maka akhirnya beliau memperoleh visi spiritualitas yang mencerahkan hidup.&lt;br /&gt;Dalam kehidupan kita yang penuh kesibukan ini, patutlah kita merenungkan diri, sampai dimana tuntutan iman yang baru kita laksanakan. Sebagai pedoman dari kadar iman yang kita miliki, marilah kita simak keterangan Alloh SWT dalam Al-Qur’an: “Kemudian kitab itu kami wariskan kepada orang-orang yang kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu diantara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan diantara mereka ada yang pertengahan dan diantara mereka ada (pula) yang lebih cepat berbuat kebaikan dengan izin Alloh. Yang demikian  itu adalah karunia yang amat besar”. (QS. Fathir: 32).&lt;br /&gt;Ayat tersebut, disamping menjelaskan tingkatan iman yang dimiliki seseorang; juga merupakan dorongan bagi orang yang beriman untuk selalu meningkatkan diri sampai mencapai tingkatan iman yang sempurna. Meningkatkan iman berarti meningkatkan kerja atau amal shalih, dimana pada kerja keras atau amal shalih itulah terletak kwalitas manusia, dan kepada, mereka pula dipercayakan Alloh untuk mengatur alam semesta ini. Ada tiga tingkatan mukmin yang disebut dalam ayat tersebut ; Pertama, tingkatan Zhalimun Li Nafsihi. Kedua, tingkatan Al-Muuqtashid. Ketiga, tingkatan Sabiqun Bi Al-Khairat.&lt;br /&gt;Tingkatan iman yang paling rendah ialah tingkatan Zhalimun Li Nafsihi, orang yang aniaya atas dirinya, yaitu orang yang tidak setia dengan apa yang dikatakannya, dan apa yang diyakini oleh hatinya. Perbuatannya tidak sama dengan perkataannya. Dalam kehidupannya sehari-hari, banyak bicara dan rencana, tetapi sedikit berbuat dalam pelaksanaannya. Banyak ancaman Al-Qur’an atas sikap yang demikian diantaranya ayat yang berbunyi : “Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat ?. Amat besar kebencian di sisi Alloh bahwa kamu katakan apa yang tidak kamu kerjakan”. (Asshaf, ayat 2-3).&lt;br /&gt;Tingkatan iman yang kedua ialah tingkatan Al-Muqtashid, yaitu seorang mukmin yang dalam beramal, membatasi diri pada hal-hal yang fardhu atau yang diwajibkan saja. Ia mengerjakan shalat, puasa, berzakat dan naik haji. Akan tetapi tidak terpanggil untuk melakukan amal-amal sosial yang menguntungkan kemanusiaan. Setiap pekerjaannya selalu dihubungkannya dengan keuntungan pribadi. Ia tidak mau melakukan hal-hal yang tidak dilihatnya beruntung buat dirinya.&lt;br /&gt;Tingkatan iman yang ketiga ialah yang disebut dengan Sabiqun Al Khairat, yaitu seorang mukmin yang dalam beramal dan bekerja tidak membatasi diri [ada hal-hal yang fardhu saja, akan tetapi selalu bekerja dan terlibat dalam usaha-usaha kemanusiaan. Dalam masalah ibadah, selain yang fardhu, ia juga melakukan ibadah sunnah, seperti shalat sunnah, puasa sunnah dan sebagainya. Dalam masalah zakat, selain yang diwajibkan, ia juga tidak segan berinfak. Demikian pula dalam segala kegiatannya, ia selalu bekerja keras dalam usaha-usaha yang membawa kepada peningkatan kwalitas diri dan kwalitas masyarakat lingkungannya. Tingkatan iman yang demikian itulah yang paling tinggi disisi Alloh SWT.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-455043358849358431?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/455043358849358431/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=455043358849358431' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/455043358849358431'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/455043358849358431'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2008/02/menghiasi-diri-dengan-senyum-iman.html' title='MENGHIASI DIRI DENGAN SENYUM IMAN'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-6175924326288906667</id><published>2008-02-22T16:06:00.000+07:00</published><updated>2008-02-22T16:07:21.309+07:00</updated><title type='text'>MENGGAPAI SENYUM ALLOH</title><content type='html'>Kehidupan yang kita jalani, bertujuan untuk memperoleh Ridho Alloh. Ibn Arabi, seorang sufi kenamaan pada masanya, menyatakan bahwa dunia ini tempat mencari dan menggapai Ridho Alloh. Untuk mencapai ridho itu, Alloh SWT memberikan ujian kepada kita, sesuai dengan kapasitasnya masing-masing. Oleh karena itu, untuk mencapai Ridho Alloh, bukan persoalan ujiannya yang kita resahkan, tetapi bisakah kita menghadapi ujian itu dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam bahasa sufi atau istilah ilmu Tasawuf “Al-Ridho” berarti tidak menentang Qada dan Qadar atau Takdir Tuhan. Tetapi menerima dengan lapang dada dan senang hati segala ketentuan dan kepastian Tuhan baik lahir ataupun batin, baik yang tampak maupun yang tidak tampak, baik yang rasional karena terjangkau oleh akal ataupun yang irrasional karena menginsyafi keterbatasan akal manusia. Manakala derajat     “Al-Ridho” sudah tercapai, ketentraman, kesenangan dan kebahagiaan pasti tercapai.  &lt;br /&gt;Dalam kehidupan modern seperti sekarang ini, dimana arus Informasi dan Globalisasi dalam segala aspek kehidupan semakin terasa, masih adakah Relevansi Ridho Alloh untuk kita anut dan kita terapkan dalam kehidupan ?  jawabannya masih relevan dan bahkan sangat dibutuhkan dan diperlukan dalam kehidupan. Betapa tidak, dalam kehidupan modern seperti sekarang ini dimana persaingan hidup semakin merajalela, persaingan ekonomi semakin ketat, sulitnya lapangan pekerjaan membuat orang mudah tersinggung, kadang hanya perkara sepele tangan ikut bicara, seluritpun ikut melayang dan nyawa pun hilang. Padahal, seharusnya semakin modern semakin banyak fasilitas, jalan menuju kebahagiaan dan kenikmatan hidup semakin mudah. Tetapi kenapa justru sebaliknya yang terjadi ?  jawabnya yang paling inti dikarenakan manusia hanya melihat yang lahir tanpa melihat yang batin. Manusia hanya melihat yang Rasional tanpa melihat yang Irrasional. &lt;br /&gt;Benar firman Alloh SWT yang artinya; “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih dan nasehat-menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat-menasehati supaya menetapi kesabaran”. (QS. Al-‘Ashr : 1-3).&lt;br /&gt;Dalam ayat diatas ditegaskan bahwa agar tidak sampai merugi dibutuhkan kesabaran. Sabar dalam mengamalkan keyakinan, amalan shalih, disamping sabar dan senang dalam menerima segala sesuatu yang diberikan oleh Alloh SWT kepada kita. Kesabaran itulah yang seringkali menjadikan kita memperoleh keridhaan Alloh SWT.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-6175924326288906667?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/6175924326288906667/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=6175924326288906667' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/6175924326288906667'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/6175924326288906667'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2008/02/menggapai-senyum-alloh.html' title='MENGGAPAI SENYUM ALLOH'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-6787947386509249708</id><published>2008-02-13T16:36:00.001+07:00</published><updated>2008-02-13T16:39:22.662+07:00</updated><title type='text'>BOLEHKAN MERAYAKAN VALENTINE’S DAY</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_upc78QJTqSA/R7K6unbn0TI/AAAAAAAAABQ/WK5fMQyGJU8/s1600-h/D%C3%AC+%24%40%C2%A5%40%C3%91G+%C2%A5%402%C3%91G.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_upc78QJTqSA/R7K6unbn0TI/AAAAAAAAABQ/WK5fMQyGJU8/s200/D%C3%AC+%24%40%C2%A5%40%C3%91G+%C2%A5%402%C3%91G.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5166397032568967474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Valentine kerap dikenal sebagai hari kasih saying. Namun tahukah kamu sejarah valentine itu ?  Valentine merupakan hari besar bangsa Romawi yang asal mulanya bernama Lupercalia yang diperingati tanggal 15 Februari. Peringatan itu sebagai penghormatan kepada Juno (Dewa wanita dan perkawinan) dan Pan (Dewa dari alam). &lt;br /&gt;Pada peringatan itu lelaki dan wanita berkumpul, lalu saling memilih pasangan lewat kado yang dikumpulkan dan ditukar. Dan selanjutnya hura-hura sampai pagi. Namun seiring berjalannya waktu pihak gereja memindahkan upacara itu menjadi penghormatan kepada Saint Valentine seorang pendeta Kristen yang tewas dihukum pancung. Dan acaranya berubah menjadi Valentine yang diperingati tanggal 14 Pebruari.&lt;br /&gt;Nah, udah tahukah sejarahnya !  Sekarang tinggal anda yang menyikapinya. Tanya dalam hati anda, boleh ga sih Valentine’s Day itu ?  Sesuai ga sama agama kita ?  Sesuai ga sama budaya kita ?  Semuanya tergantung sama anda&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;KENAPA VALENTINE HARUS 14 FEBRUARI?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Valentine dirayakan setiap 14 februari sesuai dengan arti kata Valentain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Va berasal dari Fa yang merupakan urutan nada ke-4 dari solmisasi&lt;br /&gt;Do re mi fa&lt;br /&gt;Jadi Fa disini menunjukkan 'empat'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lent adalah bentuk ke tiga dari kata "Lend" yang dalam basa english&lt;br /&gt;berarti meminjamkan atau dipinjam.&lt;br /&gt;Nahh...dalam pinjam meminjam harus ada unsur 'belas kasihan'&lt;br /&gt;Maka Lent bisa diartikan sebagai 'belas'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tine berasal dari kata asli twin yang artinya kembar&lt;br /&gt;Kata kembar adalah identik dengan angka 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kata valentine yang asli katanya berasal dari "Falenttwin"&lt;br /&gt;mempunyai&lt;br /&gt;arti&lt;br /&gt;Fa = empat&lt;br /&gt;Lent = belas&lt;br /&gt;twin = dua&lt;br /&gt;Jadi Empat belas bulan kedua&lt;br /&gt;Alias 14 Februari&lt;br /&gt;Itulah kenapa valentine diperingati setiap tanggal 14 februari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Hanya orang2 dengan gangguan mental dan orang2 yang mau bunuh diri,&lt;br /&gt;yang&lt;br /&gt;percaya bahwa tulisan ini benar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;:::KENAPA VALENTINE IDENTIK DENGAN COKLAT?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;haalaaah...&lt;br /&gt;ini jawabanyya gampang aja&lt;br /&gt;Karena coklat itu romantis..kan asik kalo pas candle light dinner trus&lt;br /&gt;ngasihnya coklat&lt;br /&gt;Coba bayangin kalo ngasihnya nasi tumpeng, kan susah!&lt;br /&gt;Jadinya ga romantis tapi tragis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;::: KENAPA VALENTAIN IDENTIK DENGAN PINK?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya bisa aja dijawab:&lt;br /&gt;Kalo pake item2, ntar disangkain dukun&lt;br /&gt;Kalo pake biru2, disangkain satpam&lt;br /&gt;Kalo pake putih2, disangkain pocong&lt;br /&gt;Kalo pake ijo2, disangkain kolor ijo&lt;br /&gt;Kalo pake abu abu, disangkain babu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya kan?&lt;br /&gt;jadi emang cucoknya warna pink!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;:::JIKA APA KITA MERAYAKAN VALENTINE?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;satu&lt;br /&gt;Jika ada pasangan alias pacar!&lt;br /&gt;Karena aneh aja kalo makan candle light sendirian, nulis kartu valentine&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;buat diri sendiri, termasuk ngasih coklat buat diri sendiri sambil&lt;br /&gt;menciumi diri sendiri di depan kaca...&lt;br /&gt;(narsis akut)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua&lt;br /&gt;jika punya modal&lt;br /&gt;Karena apa?&lt;br /&gt;Coklat itu mahal, coklat gambar ayam jago aja paling gak uda seribu&lt;br /&gt;rupiah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi beli kartu ucapannya, makan malemnya, bunga mawarnya...byuh&lt;br /&gt;byuh byuh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat..&lt;br /&gt;"cinta itu buta....tapi butuh duit"&lt;br /&gt;heheheheh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;::: APA TEMA VALENTINE TAUN INI?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa tema valentain taun ini, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;valentain dengan bawain coklat 5 kilo digotong sendirian dari jakarta ke bogor&lt;br /&gt;(CAPPEEEE DEEHHH....)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Valentine sambil menikmati singkong yang dikasih ragi&lt;br /&gt;(TAPEEEE DEEHHH....)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Valentine sambil makan sambal merah pedas di mangkuk berbentuk hati&lt;br /&gt;(CABEEEEE DEEEHH....)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Valentine dengan memakai pakaian serba pink. Baju pink, celana pink,&lt;br /&gt;sepatu pink, tutup muka pink, telinga pink dan hidung pink&lt;br /&gt;(BABIIIIII DEEEHHH....)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahh...sudahlah&lt;br /&gt;Tambah ga penting aja tulisan ini&lt;br /&gt;Yauda..&lt;br /&gt;Bagi yang merayakan selamat aja, bagi yang memang ga pengen merayakan&lt;br /&gt;ya...santai aja&lt;br /&gt;Tapi buat yang pengen merayakan tapi keadaan belum mengijinkan (baca :&lt;br /&gt;jomblo red.)....semoga cepat mendapatkan pasangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat prinsip pertama harus jual mahal, sambil berkata "SIAPA GW"&lt;br /&gt;Kalo belum dapet juga diturunkan menjadi "SIAPA DIA?"&lt;br /&gt;Tapi kalo memang belum dapet2 juga turunkan lagi menjadi "SIAPA AJA"&lt;br /&gt;ok!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;buat semuanya :&lt;br /&gt;SELAMAT VALENTINE SEMOGA LEKAS SEMBUH!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-6787947386509249708?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/6787947386509249708/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=6787947386509249708' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/6787947386509249708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/6787947386509249708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2008/02/bolehkan-merayakan-valentines-day.html' title='BOLEHKAN MERAYAKAN VALENTINE’S DAY'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_upc78QJTqSA/R7K6unbn0TI/AAAAAAAAABQ/WK5fMQyGJU8/s72-c/D%C3%AC+%24%40%C2%A5%40%C3%91G+%C2%A5%402%C3%91G.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-513431424866493323</id><published>2008-02-07T16:12:00.000+07:00</published><updated>2008-02-07T16:13:58.425+07:00</updated><title type='text'>MENCETAK GURU BERKUALITAS: TANTANGAN DUNIA PENDIDIKAN</title><content type='html'>Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Fuad Hassan ketika dimintai&lt;br /&gt;pendapatnya tentang perkembangan pendidikan Indonesia pernah berkata.&lt;br /&gt;Jangan terlalu ribut soal kurikulum dan sistemnya. Itu semua bukan&lt;br /&gt;apa-apa, justru pelaku-pelakunya itulah yang lebih penting&lt;br /&gt;diperhatikan, Sebagai mantan Mentri Pendidikan beliau tentu sadar&lt;br /&gt;betul bahwa kualitas gurulah yang justru menjadi permasalahan pokok&lt;br /&gt;pendidikan dimana pun. Baik itu di Indonesia, di Jepang, Finlandia, di&lt;br /&gt;AS, di manapun di dunia ini kualitas pendidikan ditentukan oleh&lt;br /&gt;kualitas gurunya, bukan oleh besarnya dana pendidikan dan juga bukan&lt;br /&gt;oleh hebatnya fasilitas. Jika guru berkualitas baik maka baik pula&lt;br /&gt;kualitas pendidikannya.&lt;br /&gt;Contohnya adalah Finlandia, negara dengan kualitas pendidikan terbaik&lt;br /&gt;di dunia, yang dengan serius menjaga kualitas gurunya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Guru-guru Finlandia boleh dikata adalah guru-guru dengan kualitas&lt;br /&gt;terbaik dengan pelatihan terbaik pula. Profesi guru sendiri adalah&lt;br /&gt;profesi yang sangat dihargai, meski gaji mereka tidaklah fantastis.&lt;br /&gt;Lulusan sekolah menengah terbaik biasanya justru mendaftar untuk dapat&lt;br /&gt;masuk di sekolah-sekolah pendidikan dan hanya 1 dari 7 pelamar yang&lt;br /&gt;bisa diterima, lebih ketat persaingainnya ketimbang masuk ke fakultas&lt;br /&gt;bergengsi lainnya seperti fakultas hukum dan kedokteran! Bandingkan&lt;br /&gt;dengan Indonesia yang guru-gurunya dipasok oleh siswa dengan kualitas&lt;br /&gt;seadanya dan dididik oleh perguruan tinggi dengan kualitas seadanya&lt;br /&gt;pula.&lt;br /&gt;Dengan kualitas mahasiswa yang baik dan pendidikan dan pelatihan guru&lt;br /&gt;yang berkualitas tinggi tak salah jika kemudian mereka dapat menjadi&lt;br /&gt;guru-guru dengan kualitas yang tinggi pula. Dengan kompetensi tersebut&lt;br /&gt;mereka dengan mudah menggunakan metode kelas apapun yang mereka suka,&lt;br /&gt;dengan kurikulum yang mereka rancang sendiri, dan buku teks yang mereka&lt;br /&gt;pilih sendiri. Tak ada permasalahan dengan kurikulum apa pun yang&lt;br /&gt;mereka inginkan. Dengan koki yang hebat bahan makanan seadanya bisa&lt;br /&gt;menjadi masakan yang enak dan menarik sedangkan orang yang tidak bisa&lt;br /&gt;memasak hanya akan merusak bahan makanan yang sebaik apa pun.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-513431424866493323?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/513431424866493323/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=513431424866493323' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/513431424866493323'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/513431424866493323'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2008/02/mencetak-guru-berkualitas-tantangan.html' title='MENCETAK GURU BERKUALITAS: TANTANGAN DUNIA PENDIDIKAN'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-7473381175916256923</id><published>2008-02-04T11:23:00.000+07:00</published><updated>2008-02-04T12:00:31.300+07:00</updated><title type='text'>PAHLAWAN DAN PENGORBANAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_upc78QJTqSA/R6aby27KO4I/AAAAAAAAAAs/7_-y5vW5AnA/s1600-h/Cyacya+head+smile.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_upc78QJTqSA/R6aby27KO4I/AAAAAAAAAAs/7_-y5vW5AnA/s200/Cyacya+head+smile.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5162985320866265986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seseorang disebut pahlawan karena timbangan kebaikannya jauh mengalahkan timbangan keburukannya, karena kekuatannya mengalahkan sisi kelemahannya. Jika engkau mencoba menghitung kesalahan dan kelemahannya, niscaya engkau menemui bahwa kesalahan dan kelemahan itu "tertelan" oleh kebaikan dan kekuatannya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tapi kebaikan dan kekuatan itu bukanlah untuk dirinya sendiri, melainkan merupakan rangkaian amal yang menjadi jasanya bagi kehidupan masyarakat manusia. Itulah sebabnya tidak semua orang baik dan kuat menjadi pahlawan yang dikenang dalam ingatan kolektif masyarakat atau apa yang kita sebut sejarah. Hanya apabila kebaikan dan kekuatan menjelma jadi matahari yang menerangi kehidupan, atau purnama yang merubah malam jadi indah, atau mata air yang menghilangkan dahaga.&lt;br /&gt;Nilai sosial setiap kita terletak pada apa yang kita berikan kepada masyarakat atau pada kadar manfaat yang dirasakan masyarakat dari keseluruhan perfomance kepribadian kita. Maka Rasulullah saw berkata: "Sebaik-baik manusia adalah manusia yang paling bermanfaat bagi manusia yang lain."&lt;br /&gt;Demikian kita menobatkan seseorang menjadi pahlawan karena ada begitu banyak hal yang telah ia berikan kepada masyarakat. Maka takdir seorang pahlawan adalah bahwa ia tidak pernah hidup dan berpikir dalam lingkup dirinya sendiri. Ia telah melampui batas-batas kebutuhan psikologis dan biologisnya. Batas-batas kebutuhan itu bahkan telah hilang dan lebur dalam batas kebutuhan kolektif masyarakatnya dimana segenap pikiran dan jiwanya tercurahkan.&lt;br /&gt;Dalam makna inilah pengorbanan menemukan dirinya sebagai kata kunci kepahlawan seseorang. Disini ia bertemu dengan pertanggungjawaban, keberanian, dan kesabaran. Tiga hal terakhir ini adalah wadah-wadah kepribadian yang hanya akan menemukan makna dan fungsi kepahlawanannya apabila pengorbanan yang mengisi dan menggerakkannya. Pengorbananlah yang memberi arti dan fungsi kepahlawanan bagi sifat-sifat pertanggunjawaban, keberanian, dan kesabaran.&lt;br /&gt;Maka keempat makna dan sifat ini rasa tanggung jawab keagamaan, semangat pengorbanan, keberanian jiwa, dan kesabaran adalah rangkaian dasar yang seluruhnya terkandung dalam ayat-ayat jihad. Dorongannya adalah tanggung jawab keagamaan (semacam semangat penyebaran dan pembelaan). Hakikat dan tabiatnya adalah pengorbanan. Perisainya keberanian jiwa. Tapi nafas panjangnya adalah kesabaran.&lt;br /&gt;Begitulah kemudian menjadi benar apa yang dikatakan oleh Sayyid Qutb: "orang yang hidup bagi dirinya sendiri akan hidup sebagai orang kerdil dan mati sebagai orang kerdil. Tapi orang yang hidup bagi orang lain akan hidup sebagai orang besar dan mati sebagai orang besar"&lt;br /&gt;Kaidah itu tidak saja berlaku bagi kehidupan individu, tapi juga merupakan kaidah universal yang berlaku bagi komunitas manusia. Syakib Arselan, pemikir Muslim asal Syiria, yang menulis buku Mengopo Kaum Muslimin Mundur dan Orang Barat Maju menjelaskan jawabannya dalam kalimat yang sederhana, "Karena," kata Syakib Arselan, "orang-orang Barat lebih banyak berkorban daripada kaum Muslimin. Mereka memberi lebih banyak demi agama mereka ketimbang apa yang diberikan kaum Muslimin bagi agamanya."&lt;br /&gt;Sekarang mengertilah kita, "Apakah yang dibutuhkan untuk menegakkan negara, agama ini dalam realitas kehidupan?" Yaitu, hadirnya para pahlawan sejati yang tidak lagi hidup bagi dirinya sendiri, tapi hidup bagi orang lain, negara dan agamanya serta mau mengorbankan semua yang ia miliki bagi negara dan agamanya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-7473381175916256923?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/7473381175916256923/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=7473381175916256923' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/7473381175916256923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/7473381175916256923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2008/02/pahlawan-dan-pengorbanan.html' title='PAHLAWAN DAN PENGORBANAN'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_upc78QJTqSA/R6aby27KO4I/AAAAAAAAAAs/7_-y5vW5AnA/s72-c/Cyacya+head+smile.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-2453969989264148525</id><published>2008-02-04T11:21:00.000+07:00</published><updated>2008-02-04T11:23:00.351+07:00</updated><title type='text'>MERUBAH KEGAGALAN JADI KESUKSESAN</title><content type='html'>Siapa mau gagal ? Tentu saja tidak ada yang bersedia. Hampir semua orang berusaha untuk tidak menemui kegagalan. Namun meski tak diinginkan, gagal Bering dengan santainya menghampiri manusia. Tak selamanya manusia berada hanya pada satu kondisi, misalnya sukses atau gagal saja. Sebab itulah hidup manusia menjadi dinamis.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Gagal dan sukses adalah dua buah kata yang setiap saat akan menyertai setiap usaha manusia. Dua kata ini ticlak melekat bersamaan namun bergantian. Dua kata itu saling menggantikan posisinya pada setiap usaha manusia dan memiliki arti yang berbeda bahkan saling berlawanan. Kalau bukan sukses yang ditemui maka kondisi yang sangat mungkin timbul adalah gagal.&lt;br /&gt;Sukses atau gagal bagi tiap orang memiliki standar yang berbeda untuk hal yang sama. Karena persepsi terhadapnya tiap orang berbeda-beda. Reaksi terhadap sukses atau gagalpun tiap orang tak sama. Hal ini terjadi karena masing-masing manusia berbeda satu sama lain, unik dan khas.&lt;br /&gt;Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh faktor sosial budaya, tingkat aspirasi atau pun motivasi, pola asuh dalam keluarga, dan alasan yang sangat beragam. Di Jepang misalnya, gagal atau kegagalan ibarat akhir dari segalanya yang dapat berujung pada harakiri. Sedangkan dibelahan bumi yang lain kita mengenal pepatah "Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda". Terkadang kita saat merasakan gagal enggan rasanya mendengar pepatah itu.&lt;br /&gt;Dibalik pepatah itu ada sebuah tujuan yang luhur yaitu menyuntikkan semangat bahwa kegagalan bukan akhir dari segalanya. Kegagalan dapat bersifat positif apabila kita dapat menarik manfaat dari kegagalan itu. Tetapi bisa juga bersifat negatif apabila dianggap sebagai sebuah gerbang yang tidak dapat ditembus lagi, apalagi untuk dimasuki. Hal ini kemudian membuat orang menyerah pada nasib.&lt;br /&gt;Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar kita tak selalu terpuruk pada kegagalan:&lt;br /&gt;1. Bersikap positif terhadap kegagalan&lt;br /&gt;Sikap positif ini merupakan dasar utama untuk memahami bahwa kegagalan bukan sesuatu yang harus ditakuti. Tanga adanya sikap positif, kita akan merasa seolah-olah hidup di alam tak nyata, pasif, menarik diri, dan tidak ingin berbuat apa-apa lagi karena takut gagal. Bersikap positif artinya mampu memandang suatu kegagalan sebagai peristiwa hidup yang harus dialami. Kita siap untuk menerima kegagalan kapan saja dan dalam bentuk apa pun. Dan yang lebih penting kita dapat menikmati hidup dalam kondisi apapun, sehingga kita merasakan kehidupan ini bermakna dalam segala situasi serta mampu menerima diri secara penuh. Hal ini akan sangat berpengaruh pada rasa harga diri kita dan akan berujung pada memiliki konsep diri yang positif.&lt;br /&gt;2. Mencari penyebab&lt;br /&gt;Ada dua faktor utama penyebab kegagalan, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal dapat disebabkan misalnya, kurang hati-hati dalam melakukan sesuatu atau menganggap remeh, sehingga dalam melakukannya tidak sepenuh hati. Sedangkan untuk faktor eksternal seperti persaingan dengan orang lain, mungkin kemampuan yang dimiliki sama atau melebihi kemampuan kita sehingga memperbesar peluang kegagalan. Terkadang kita mudah melemparkan alasan bahwa kegagalan adalah faktor eksternal. Begitu mudahnya menyalahkan hal-hal diluar diri kita sebagai penyebab kegagalan. Namun sulit untuk mengakui bahwa kegagalan itu juga dipengaruhi oleh hal-hal yang bersifat internal. Bahkan mungkin faktor internallah yang memiliki andil terbesar.&lt;br /&gt;3. Melakukan Identifilkasi&lt;br /&gt;Melalukan identifikasi akan memudahkan kita dalam mengatasi kegagalan, mana yang didahulukan untuk diatasi dan mana yang nomor sekian. Mengidentifikasi dapat dilakukan dengan cara mencatat hal-hal yang sering membuat kita gagal. Faktor internal atau eksternal. Mengatasi faktor internal tentu lebih sulit dibandingkan dengan faktor eksternal. Karena rasa-rasa dari kita takut untuk melihat diri sendiri dan sulit menerima kenyataan bahwa kita ternyata tidak seperti yang kita bayangkan.&lt;br /&gt;4. Mengevaluasi Diri&lt;br /&gt;Umumnya kalau kita gagal yang pertama disalahkan adalah pihak luar, jarang yang mau mengakui kesalahan diri. Melakukan evaluasi diri berarti kita berusaha mengakui kesalahan itu, bersikap dewasa dan bijaksana karena berani bertanggung jawab terhadap apa yang dilakukan. Evaluasi diri sekaligus melatih untuk semakin mengerti tentang diri kita sendiri.&lt;br /&gt;5. Menggali Kekuatan Diri&lt;br /&gt;Kegagalan sebenarnya bukan suatu pertanda kita tidak memiliki kekuatan dalam diri. Kita hanya belum mengenal atau mampu menggunakan kekuatan itu secara maksimal. Gali potensi-potensi yang sangat mungkin untuk dikembangkan. Kita akan berhasil menginventarisasi potensi-potensi apabila terus berusaha mengenali kekuatan kita&lt;br /&gt;6. Mengenali Kelemahan diri&lt;br /&gt;Meneliti kelemahan sendiri sebenarnya merupakan kesempatan untuk melakukan koreksi diri. Sebaliknya, bila tidak mau meneliti kelemahan, seolah kita hidup dalam dunia maya, karena tidak akan pernah melihat diri kita yang sebenarnya.&lt;br /&gt;7. Melihat Peluang&lt;br /&gt;Hendaknya kita pandai melihat peluang. Peluang dapat diperoleh apabila mau belajar dari kegagalan itu sendiri serta mampu menyiasati hal-hal yang membuat kita gagal. Perlu disadari, yang kita alami bukanlah suatu ancaman bagi kehidupan kita, melainkan kesempatan untuk mengubah hidup kita menjadi lebih efektif.&lt;br /&gt;8. Trial &amp; Error&lt;br /&gt;Hal ini merupakan salah satu tolok ukur bahwa kita ingin mengubah kegagalan menjadi kesuksesan. Tinggal sejauh mana kita mau dan berani mencoba kembali kegagalan itu. Sebelum mencoba kembali, hendaknya dipikirkan masak-masak langkah-langkah yang akan ditempuh. Kunci utama trial and error adalah ketekunan dan sikap pantang menyerah dalam uji coba mengatasi kegagalan.&lt;br /&gt;9. Iringi Setiap Usaha Dengan Sikap Tawakkal&lt;br /&gt;Dengan menyadari bahwa setiap usaha hasil akhirnya adalah hak Allah SWT. Kita wajib berusaha sungguh-sungguh dan yang tak kalah pentingnya adalah kita harus tawakkal, berserah diri. Adalah sunatullah bahwa hasil yang akan dituai sebanding dengan usaha yang kita lakukan, namun adakalanya kita tidak tahu hasil yang terbaik untuk kita. Hanya Allahlah yang tahu, karena bagaimanapun pengetahuan kita atas diri kita jauh dibawah pengetahuan Allah atas diri kita, karena Dialah Sang Pencipta kita. Menyadari bahwa gagal dan sukses ada campur tangan Allah, Insya Allah akan membuat kita mampu berlapang dada menerima kegagalan dan menghimpun energi kembali untuk mencoba berusaha menggapai kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-2453969989264148525?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/2453969989264148525/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=2453969989264148525' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/2453969989264148525'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/2453969989264148525'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2008/02/merubah-kegagalan-jadi-kesuksesan.html' title='MERUBAH KEGAGALAN JADI KESUKSESAN'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-3176191302172282562</id><published>2008-02-04T11:18:00.000+07:00</published><updated>2008-02-04T11:21:21.078+07:00</updated><title type='text'>NEGERI CINTA</title><content type='html'>Sudah kembalinya saudara-saudara kita dari tanah suci Mekkah, banyak yang mereka dapatkan dari ibadah disana. Mereka berbaur menajdi satu dengan semua etnis dunia.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Arafah. Padang luas tempat kita menghampar jiwa. Semua lebur jadi satu tanpa sekat. Semua sekat: etnis, warna kulit, postur, latar budaya dan sejarah. Ihram putih yang membalut tubuh-tubuh kita menyimbolkan kesatuan. Semua kesatuan: asal usul, tujuan hidup, jalan hidup yang kita tempuh untuk mencapai tujuan itu.&lt;br /&gt;Arafah itu seperti lukisan jiwa-jiwa yang digantung di dinding sejarah. Seluruh jiwa menyatu dalam lukisan yang rumit; disatukan oleh kekuatan Yang lahir kekuatan; kekuatan cinta yang lahir kekuatan iman. Tiba-tiba kita semua merasakan kerendahan hati yang tulus. Lalu jiwa kita hampar bagai permadani; silakan semua orang duduk di sana. Perbedaan-perbedaan ini “etnis, warna kulit, postur, latar budaya dan sejarah“ seketika berubah menjadi sumber keindahan yang menghiasi langit kehidupan kita.&lt;br /&gt;Cintalah rahasianya. Maka ekspansi Islam dari jazirah Arab ke kawasan Asia Tengah, Selatan, Tenggara dan Cina, atau kawasan Afrika Selatan dan Utara sampai ke Eropa Barat dan Timur, bukanlah suatu catatan tentang pedang terhunus yang tak pernah berhenti berdarah. Itu justru serangan pasukan cinta yang datang membebaskan jiwa-jiwa manusia dari belenggu Yang membatasi hidupnya dengan sekat tanah dan etnis: maka menyatulah mereka dalam cinta yang melapangkan dunia. "Akan kami perangi mereka dengan cinta", kata Hasan Al Banna.&lt;br /&gt;Dalam celupan cinta jiwa-jiwa itu muncul kembali dengan kesamaan-kesamaan baru: keramahan yang tulus, kerendahan hati yang natural, kedermawanan dan kebiasaan menolong orang lain. Pergilah ke negara-negara Islam dan temuilah masyarakatnya, kamu pasti menemukan sifat-sifat itu merata di antara mereka. Itulah sifat-sifat yang lahir dari cinta.&lt;br /&gt;Dan itulah yang terjadi kemudian. Bangsa-bangsa Islam adalah rumpun ideologi yang tidak pernah bisa punah, bahkan ketika khilafah mereka runtuh dan negara-negara mereka porak-poranda. Bandingkanlah dengan imperium Romawi, atau Persia atau Uni Soviet. Bangsa-bangsa mereka pecah begitu institusi negara mereka runtuh. Nasib seperti ini rasanya juga akan dialami oleh negara-negara kosmo saat ini. Materialisme telah membangun sebuah dunia kosmo yang disatukan dan dipisahkan oleh uang. Di dunia kita saat ini, krisis ekonomi bisa dengan mudah menghancurkan sebuah bangsa, menutup riwayat sebuah negara, seperti Uni Soviet. Walaupun tidak dapat meramalkan waktu kejadiannya, tapi saya memiliki kepercayaan Yang kuat, bahwa Amerika Serikat juga akan mengalami masa depan yang sama.&lt;br /&gt;Batasan negeri kita, dan negeri mana pun, adalah ruang hati kita. Seluas apa ruang hati kita dapat menampung orang lain, seluas itulah negeri yang mungkin kita huni. Selama apa cinta dapat bertahan dalam hati kita, selama itulah umur negeri kita. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang rumit sebenarnya tersimpan sebuah rahasia yang sederhana: keutuhan kita sebagai bangsa seumur dengan umur cinta kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-3176191302172282562?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/3176191302172282562/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=3176191302172282562' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/3176191302172282562'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/3176191302172282562'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2008/02/negeri-cinta.html' title='NEGERI CINTA'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-3714576773444861247</id><published>2008-02-04T11:14:00.000+07:00</published><updated>2008-02-04T11:16:55.442+07:00</updated><title type='text'>ELEGI JAMAN</title><content type='html'>Jaman makin tua. Dalam hitungan masehi, hijriyah maupun imlek berganti ke tahun yang baru. Ada harapan baru (minimal semangat baru). Tapi sederet duka lama masih menganga. Pengangguran, krisis ekonomi, pemerintahan baru yang muram, meningkatnya kriminalitas, kebobrokan moral, hanyalah sebagian kecil dari borok dan bopeng wajah sosial kita.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Yang paling mengerikan adalah munculnya 'gerakan obyektivitas'. Sebuah gelombang baru pemahaman manusia tentang dirinya sendiri. Bahwa segalanya adalah manusiawi bila sesuai dengan kehendak kemanusiaannya. Meski unsur yang dominan adalah hawa nafsunya. Mereka memperkosa semena-mena teori obyektivitas Paul B. Horton, (1984): "Obyektifitas adalah kemampuan untuk melihat dan menerima fakta sebagaimana adanya, bukan sebagai apa yang diharapkan ". Maka lahirlah keyakinan bahwa segala kehendak manusia adalah fakta genetis dan biologis yang harus dipandang apa adanya. Inilah yang kemudian menjadi ruh bagi gerakan revolusi 'orang-orang gila' itu.&lt;br /&gt;Maka jangan heran bila banyak orang dengan gegabah mengatakan bahwa foto bugil di sampul majalah dan tabloid itu tidak porno. Tapi sebuah seni yang indah, bila dipandang apa adanya, tanpa preferensi agama, moral, pribadi, apalagi politik. Atau sikap beberapa mahasiswa yang menganggap seks bebas itu sah-sah saja. Karena is seperti kebutuhan makan, tak perlu diikat etika yang rumit. Atau seperti apa yang dilakukan sebuah biro di Amerika baru-baru ini. Melalui jaringan internet, biro, itu menjual sel-sel telur para bintang dan model perempuan. Dalam penjualan perdananya, ditawarkan delapan model cantik. Harga untuk satu sel telur antara 15.000 hingga 100.000 US $. Angka itu belum termasuk biaya lain-lain seperti proses pembuahan dan perawatan&lt;br /&gt;Jaman makin tua. Setengah dari 6 miliar penduduk dunia hidup dalam kemiskinan. Dengan pendapatan rata-rata tiga dolar per hari, bahkan lebih buruk. Padahal di Paris, pemerintah setahunnya menghabiskan lebih 140 miliar rupiah hanya untuk membersihkan kotoran anjing milik warga yang nge-pup sembarangan di jalan-jalan kota wisata dunia itu. Sementara masyarakat Inggris telah membelanjakan tujuh trilyun lebih untuk kucing piaraan mereka sekaligus perhiasannya. Ironis, memang.&lt;br /&gt;Jaman makin tua. Indonesia menjadi penyumbang ketiga penyakit TBC di dunia. Menurut Prof. Anfasa Muluk, satu tahun kedepan jumlah penderita TBC di Indonesia bisa menjadi 100 juta orang, atau hampir setengah dari penduduk negeri ini. Sementara penyakit mental tak kalah mengerikan. Kepolisian Metro Jaya belum lama ini menggagalkan penyelundupan 54 ribu lebih VCD porno. Sebulan sebelumnya, mereka menangkap pembawa 990 kilo gram lebih ganja kering, atau hampir satu ton. Padahal menurut seorang sumber di Rumah Sakit Ketergantungan Obat di Jakarta, dari seluruh pasien yang berobat, hanya 1 % yang dimungkinkan bisa sembuh.&lt;br /&gt;Jaman makin tua. Kebiadaban belum berhenti. Kebrutalan merajalela. Apalagi kala sejarah kerusakan manusia menemukan kemasan yang necis, elegan, dan mungkjn 'terhormat'. Karenanya, Mantan Sekjen PBB Kofi Annan menyebut abad 20 abad paling kejam. Meski seharusnya tuan Kofi sadar, sebagian kekejaman itu adalah karya nyata organisasi yang pernah dipimpinnya.&lt;br /&gt;Dunia kian renta, menanti manusia-manusia pembangun. Walau seorang penyair sempat galau: &lt;br /&gt;bila seribu pembangun&lt;br /&gt;di belakangnya seorang penghancur&lt;br /&gt;cukuplah sudah&lt;br /&gt;bagaimana jadinya bila seorang pembangun  &lt;br /&gt;di belakangnya seribu penghancur?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-3714576773444861247?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/3714576773444861247/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=3714576773444861247' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/3714576773444861247'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/3714576773444861247'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2008/02/elegi-jaman.html' title='ELEGI JAMAN'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-5356167894653773914</id><published>2008-01-31T15:39:00.000+07:00</published><updated>2008-01-31T15:42:06.135+07:00</updated><title type='text'>Guru dan Organisasinya</title><content type='html'>Sumber: Suara Pembaruan, Jumat, 25 Jan 2007&lt;br /&gt;Nanang (Ahmad Rizali)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah guru di seluruh Indonesia saat ini 2,7 juta. Sekitar 90 persen dari jumlah itu adalah produk Orde Baru yang cenderung pada kesetiaan tunggal. Semua guru PNS wajib menjadi anggota Korpri dan secara otomatis memperoleh kartu anggota Golkar. Sebelumnya, pernah sejumlah guru menolak doktrin kesetiaan tunggal, namun akhirnya dikucilkan dari pergaulan serta tidak diberikan pekerjaan mengajar.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam berorganisasi pun guru PNS hanya punya satu pilihan, bahkan dipaksa menjadi anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), organisasi raksasa yang hari kelahirannya ditetapkan UU menjadi Hari Guru Nasional. Karena otomatis menjadi anggota maka otomatis pula gajinya dipotong sekian persen untuk iuran organisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, dengan memaksa guru PNS hanya setia dan taat kepada PGRI, Korpri, dan pada akhirnya harus setia mencoblos Golkar, tidak otomatis membuat guru semakin terampil mengajar. Hal itu disebabkan keterampilan profesional guru bukan menjadi indikator untuk kenaikan pangkat dan penilaian kompetensi seorang guru, namun indikator tertinggi adalah kesetiaan kepada ideologi dogmatis yang hanya boleh ditafsirkan oleh pemerintah (Nielsen, 2003).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orde Reformasi tiba, semua kesetiaan tunggal berubah menjadi kesetiaan jamak, Guru sudah bebas menentukan kepada partai politik mana mereka ingin memberikan aspirasi. Guru pun bebas menentukan organisasi profesinya, bisa berhenti sebagai anggota PGRI dan ikut Forum Guru atau organisasi apapun yang tumbuh bak jamur di musim hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Potongan gaji untuk iuran PGRI pun dihentikan dan sejak saat itu guru bebas sepenuhnya menata diri secara formal. Tetapi, karena terbiasa harus setia kepada satu organisasi saat dibebaskan dalam memilih organisasinya maka banyak guru yang gamang. Akhirnya dengan berbagai alasan, guru tetap bernaung di bawah organisasi PGRI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berubahkah PGRI seperti Golkar yang berubah menjadi partai dan mengubah slogannya serta gencar berpromosi? PGRI konon berubah sangat lambat, sebagaimana sifat alamiah sebuah organisasi besar yang pernah dipolitisasi dan dipaksa setia mutlak kepada pemerintah. Meskipun demikian, PGRI terbukti berhasil menggolkan UU Guru dan Dosen. Pimpinan PGRI mampu mendulang suara menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan banyak pula anggota PGRI menjadi pimpinan daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, PGRI gagal menjadi organisasi profesi dalam arti sebenarnya bahwa semua anggotanya adalah guru profesional yang kompeten, seperti Dokter dengan IDI, akuntan dengan IAI, insinyur dengan PII, dan organisasi profesi lainnya. PGRI belum berhasil menjadi seperti IDI yang rekomendasinya mutlak menjadi rujukan Dinas Kesehatan ketika memberikan izin praktek dokter dan menghukum anggotanya jika melanggar kode etik. PGRI gamang, ketika semua tuntutan tentang kesejahteraan guru mulai dikabulkan pemerintah dan tiba saatnya masyarakat mulai menuntut PGRI agar mampu meningkatkan mutu guru dan PGRI lemah di sektor ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paling Mapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun PGRI gamang, tetapi diakui atau tidak, dialah satu-satunya organisasi guru terbesar, paling mapan dan berakar di republik ini. Ibarat partai, dia adalah Golkar yang sudah berurat-akar dalam masyarakat. Namun, Golkar cepat membaca tanda zaman dan PGRI terlambat menyikapinya. Kita akan kehilangan aset jika sampai PGRI mati atau dibubarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Golkar babak-belur dihantam dari semua penjuru dan nyaris jatuh pimpinannya mampu mengubah Golkar dengan elegan menjadi sebuah partai politik dan mampu menggalang para kader petarungnya menjadi ketua di setiap DPD. Partai ini menjadi mesin politik paling efektif untuk memenangkan pemilu. Banyak daerah yang dipimpin oleh kader didikan zaman Golkar dihujat dan me- reka bisa ber- tahan di masa kritis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan Golkar, PGRI tidak sempat digebuki oleh masyarakat dan guru, sehingga PGRI tidak dipaksa berubah dan tetap mapan dipimpin oleh kader mapan bermental birokrat yang lamban. Oleh sebab itu, PGRI kurang lincah dan sering terlambat menyikapi perubahan dan tanda-tanda zaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru Profesional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena posisi yang strategis sudah seharusnya PGRI mengubah diri secara total, lebih membuka diri dan merekrut kader guru profesional yang andal, visioner, terampil mengajar, kritis dan independen. Para guru yang memenuhi kriteria tersebut, jangan hanya ribut di luar, tapi hendaknya masuk dan mengubah PGRI yang berkultur birokrat menjadi berkultur profesional, yang hanya loyal kepada visi kemajuan pendidikan anak bangsa. PGRI harus mendorong mereka menjadi pemimpin puncak organisasi. Oleh karena itu para birokrat yang memimpin PGRI sebaiknya diganti dengan kader andal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika rencana besar tersebut dilaksanakan sejalan dengan upaya pemerintah merevitalisasi pendidikan guru, maka penulis yakin hanya dalam kurun waktu 10 tahun PGRI akan mampu menjadi organisasi profesional dan sebesar American Federation of Teachers (AFT), dengan mendirikan banyak kursus keterampilan untuk meningkatkan kompetensi guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis adalah aktivis pengembangan guru di The CBE&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-5356167894653773914?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/5356167894653773914/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=5356167894653773914' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/5356167894653773914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/5356167894653773914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2008/01/guru-dan-organisasinya.html' title='Guru dan Organisasinya'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-127280628407076179</id><published>2008-01-31T15:31:00.000+07:00</published><updated>2008-01-31T15:35:55.334+07:00</updated><title type='text'>Korea Saja Bisa, Apalagi Indonesia</title><content type='html'>Oleh : Koh Young Hun&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tiga puluh tahun yang lalu,&lt;br /&gt;saya mendengar dari profesor saya di ruang kelas bahwa Indonesia&lt;br /&gt;merupakan negara yang berpotensi tinggi, karena sumber daya alam dan&lt;br /&gt;manusianya begitu kaya. Tiga puluh tahun sudah lewat, dan saya sudah&lt;br /&gt;menjadi profesor. Saya masih juga mengatakan kepada murid-murid saya&lt;br /&gt;bahwa Indonesia negara besar dan berpotensi tinggi dengan alasan yang&lt;br /&gt;sama.&lt;br /&gt;Tanggal 19 Desember 2007, rakyat Korea (Korsel) memilih&lt;br /&gt;presiden baru, yaitu Lee Myung-bak (biasa disebut MB) yang akan memulai&lt;br /&gt;lima tahun masa jabatannya pada 25 Februari mendatang. MB berjanji&lt;br /&gt;bahwa dalam masa jabatannya Korea akan lebih maju dengan wawasan 7-4-7,&lt;br /&gt;yang berisikan bahwa 7 persen pertumbuhan ekonomi per tahun, 40.000&lt;br /&gt;dollar AS pendapatan per kapita, dan negara ke-7 terbesar dari segi&lt;br /&gt;ekonominya (sekarang ke-11 terbesar). Pada hemat saya, Indonesia juga&lt;br /&gt;bisa, karena negara ini punya kemampuan.&lt;br /&gt;Ciri utama yang mewarnai&lt;br /&gt;negara berkembang, dan merupakan musuh utama yang harus kita kalahkan,&lt;br /&gt;ialah kebodohan dan kemalasan yang keduanya adalah cikal bakal yang&lt;br /&gt;melahirkan kemiskinan. Karena itu, siapa yang lebih dahulu mampu&lt;br /&gt;menghilangkan dua sifat buruk itu, maka dialah yang akan dengan cepat&lt;br /&gt;dapat meraih kemajuan dan kemakmuran bangsanya.&lt;br /&gt;Dalam teori&lt;br /&gt;pembangunan, sebagaimana ditulis Steven J Rosen dalam bukunya, The&lt;br /&gt;Logic of International Relation, dikenal dua aliran pendapat tentang&lt;br /&gt;sebab-sebab keterbelakangan negara-negara berkembang, di mana kedua&lt;br /&gt;aliran pendapat itu secara prinsip sangat berbeda satu dengan yang&lt;br /&gt;lain. Dalam hal ini, Indonesia dan Korea memiliki pandangan yang sama,&lt;br /&gt;yakni menganut paham tradisional; menganggap bahwa proses pertumbuhan&lt;br /&gt;ekonomi dan pembangunan di sebagian besar negara terhambat akibat&lt;br /&gt;rendahnya tingkat produktivitas yang berhubungan erat dengan tingginya&lt;br /&gt;kemubaziran dan ketidakefisiensian sosial. Aliran ini berpendapat bahwa&lt;br /&gt;keterbelakangan dan kemiskinan mutlak disebabkan faktor-faktor&lt;br /&gt;internal. Istilah Jawa-nya karena salahe dewe.&lt;br /&gt;Adapun aliran yang&lt;br /&gt;lain, ialah aliran radikal, memandang kemiskinan dan keterbelakangan&lt;br /&gt;suatu negara (terutama negara ketiga) disebabkan oleh kondisi&lt;br /&gt;internasional, yakni adanya eksploitasi negara-negara maju terhadap&lt;br /&gt;negara-negara berkembang. Namun, dalam hal ini saya beranggapan bahwa&lt;br /&gt;teori ini cenderung selalu mencari kambing hitam. Pepatah Melayu-nya,&lt;br /&gt;karena awak tak bisa menari, lantai pula yang disalahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Etos Korea&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita&lt;br /&gt;semua tahu bahwa Korea dalam kurun waktu relatif singkat telah menjelma&lt;br /&gt;menjadi masyarakat modern, yaitu masyarakat yang telah mampu melepaskan&lt;br /&gt;diri dari ketergantungan pada kehidupan agraris.&lt;br /&gt;Kemajuan Korea&lt;br /&gt;ini telah membuat banyak orang berdecak, terpukau seperti melihat&lt;br /&gt;keajaiban sebuah mukjizat. Para pakar bertanya-tanya, resep apa&lt;br /&gt;gerangan yang telah membuat bangsa yang terubah menjadi negara dan&lt;br /&gt;bangsa yang makmur? Sejak awal tahun 1970-an pihak Pemerintah Korea&lt;br /&gt;dalam rangka semangat pembangunan nasional telah berusaha membentuk&lt;br /&gt;tipe manusia Korea yang memiliki empat kualitas. Pertama, "sikap rajin&lt;br /&gt;bekerja". Lebih menghargai bekerja secara tuntas betapa pun kecilnya&lt;br /&gt;pekerjaan itu, tinimbang pidato yang muluk-muluk tetapi tiada&lt;br /&gt;pelaksanaannya.&lt;br /&gt;Kedua, "sikap hemat", yang tumbuh sebagai buah&lt;br /&gt;dari sikap rajin bekerja tadi. Ketiga, "sikap self-help", yang&lt;br /&gt;didefinisikan sebagai berusaha mengenali diri sendiri dengan perspektif&lt;br /&gt;yang lebih baik, lebih jujur, dan lebih tepat; berusaha mengembangkan&lt;br /&gt;sifat mandiri dan rasa percaya diri. Keempat, kooperasi atau kerja&lt;br /&gt;sama, cara untuk mencapai tujuan secara efektif dan rasional, dan&lt;br /&gt;mempersatukan individu serta masyarakatnya.&lt;br /&gt;Inilah picu laras&lt;br /&gt;yang memacu jiwa kerja bangsa Korea. Bila kita perhatikan, keempat&lt;br /&gt;butir nilai itu sesungguhnya adalah nilai luhur bangsa Indonesia.&lt;br /&gt;"Rajin pangkal pandai..." dan "sedikit bicara banyak kerja" adalah&lt;br /&gt;pepatah yang telah mengakar dalam budaya Indonesia.&lt;br /&gt;Adapun nilai&lt;br /&gt;self-help, mandiri, sudah lama melekat dalam nilai religi sebagian&lt;br /&gt;besar masyarakat Indonesia, karena Tuhan Yang Maha Esa dalam Al Quran&lt;br /&gt;menyebutkan bahwa sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib sesuatu&lt;br /&gt;bangsa, kecuali bangsa itu mengubah nasibnya sendiri. Sedangkan setiap&lt;br /&gt;usaha mengubah nasib, baik itu membuahkan hasil ataupun tidak, Islam&lt;br /&gt;telah memberinya nilai tambah; digolongkan pada perbuatan ibadah.&lt;br /&gt;Sementara sifat yang terakhir, kooperasi, adalah sendi-sendi budaya&lt;br /&gt;Indonesia yang amat menonjol. Kooperasi atau gotong royong tetap&lt;br /&gt;dipelihara dan dilestarikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Burung Garuda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai&lt;br /&gt;penutup, saya ingin sedikit mendongeng tentang seekor anak burung&lt;br /&gt;garuda yang tertangkap dan dipelihara oleh seorang pemburu. Dari hari&lt;br /&gt;ke hari dia hanya bermain di halaman rumah; bersama-sama ayam kampung.&lt;br /&gt;Lalu pada suatu hari lewatlah seorang ahli unggas. Sang zoologist itu&lt;br /&gt;terkejut.&lt;br /&gt;"Ah!" pikir sang ahli unggas itu terheran-heran. "Sungguh mengherankan burung garuda itu!" ujarnya kepada pemburu.&lt;br /&gt;"Dia&lt;br /&gt;bukan burung garuda lagi. Nenek moyangnya mungkin garuda, tetapi dia&lt;br /&gt;kini tidak lebih dari ayam-ayam sayur!" balas sang pemburu mantap.&lt;br /&gt;"Tidak! Menurutku dia burung garuda, dan memang burung garuda!" bantah si ahli unggas itu.&lt;br /&gt;Burung garuda ditangkap, lalu diapungkan ke atas udara. Garuda mengepak, lalu terjatuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Betul, kan?" ujar si pemburu. "Dia bukan garuda lagi!"&lt;br /&gt;Kembali&lt;br /&gt;si ahli unggas itu menangkap garuda, dan mengapungkannya lagi. Kembali&lt;br /&gt;garuda mengepak, lalu turun kembali. Si pemburu kembali mencemooh dan&lt;br /&gt;semakin yakin garuda telah berubah menjadi ayam.&lt;br /&gt;Dengan penuh&lt;br /&gt;penasaran si ahli unggas memegang burung itu, lalu dengan lembut&lt;br /&gt;membelai punggungnya, seraya dengan tegas membisikkan: "Garuda, dalam&lt;br /&gt;tubuhmu mengalir darah garuda yang perkasa. Kepakkanlah sayapmu,&lt;br /&gt;terbanglah membubung tinggi, lihatlah alam raya yang luas yang amat&lt;br /&gt;indah. Terbanglah! Membubunglah! " Burung dilepas, dia mengepak. Semula&lt;br /&gt;tampak kaku, kemudian tambah mantap, akhirnya garuda melesat membubung&lt;br /&gt;tinggi, karena dia memang garuda.&lt;br /&gt;Nah, barangkali cerita ini ada&lt;br /&gt;persamaannya dengan bangsa Indonesia. Bukti kejayaan masa lampau telah&lt;br /&gt;membuat mata dunia takjub. Borobudur satu bukti karya perkasa. Kini&lt;br /&gt;camkanlah bahwa Anda sekalian mampu, Anda punya kemampuan. Korea saja&lt;br /&gt;bisa, apalagi Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koh Young Hun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profesor di Program Studi Melayu-Indonesia,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hankuk University of Foreign Studies&lt;br /&gt;Seoul, Korea&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-127280628407076179?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/127280628407076179/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=127280628407076179' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/127280628407076179'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/127280628407076179'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2008/01/korea-saja-bisa-apalagi-indonesia.html' title='Korea Saja Bisa, Apalagi Indonesia'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-3794862902214895913</id><published>2008-01-31T15:17:00.000+07:00</published><updated>2008-01-31T15:28:37.960+07:00</updated><title type='text'>Baik dan Buruknya Tuhan Yang Maha Tahu</title><content type='html'>Mendiang Soeharto baru memasuki hidup yang&lt;br /&gt;sebenarnya.. .&lt;span class="fullpost"&gt;, apakah nanti enak selama-lamanya atau&lt;br /&gt;tidak enak selama-lamanya ... itu hanya dia dan Allah&lt;br /&gt;swt yang tahu..&lt;br /&gt;Ternyata orang "kuat" indonesia dan dunia kalau sudah&lt;br /&gt;ajal.., yang tidak bisa apa-apa.., meskipun dengan&lt;br /&gt;dukungan alat dan dana yang super.., jika 'Ijaroil&lt;br /&gt;memamggil., hati akan menggigil... ,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia hanya sebatas umur tapi akhirat abadi&lt;br /&gt;selamanya.., Tapi meskipun sedikit dunia menentukan&lt;br /&gt;yang abadi itu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas semua itu adalah menjadi bahan pelajaran&lt;br /&gt;bagi kita..., bahwa hidup yang sebenarnya tergantung&lt;br /&gt;kita sendiri yang menentukan. Semua sudah diatur dan&lt;br /&gt;diberi pedoman dan rambu-rambu langsung dari "yang&lt;br /&gt;punya aturan" lewat nabinya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sebagai makhluk yang berakal&lt;br /&gt;pasti akan selalu mencari kebenaran yang "pasti".&lt;br /&gt;Benar dan tidak sudah ada dalam Quran, dan itu&lt;br /&gt;kebenaran yang mutlak sampai kiamat..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang kita selama ini berkecimpung dalam dunia semu&lt;br /&gt;dan penuh kepalsuan. Baru sadar ketika ajal&lt;br /&gt;menjelang. Dan itu semua menggambarkan maha rahman&lt;br /&gt;dan rahimnya Allah.., kita diberi kebebasan untuk&lt;br /&gt;menentukan mau selamat atau terjerembab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua.. kita semua dapat selamat dan selalu ingat&lt;br /&gt;rambu-rambu Ilahi...,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-3794862902214895913?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/3794862902214895913/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=3794862902214895913' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/3794862902214895913'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/3794862902214895913'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2008/01/baik-dan-buruknya-tuhan-yang-maha-tahu.html' title='Baik dan Buruknya Tuhan Yang Maha Tahu'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-919042625622420717</id><published>2008-01-31T14:45:00.000+07:00</published><updated>2008-02-04T11:57:20.002+07:00</updated><title type='text'>Santai &amp; Berusaha</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="&lt;a href="http://s152.photobucket.com/albums/s187/robyborz/?action=view&amp;current=untitled.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i152.photobucket.com/albums/s187/robyborz/untitled.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;" &lt;br /&gt;Apapun persoalan yang ada kita harus tetap nyantai dan terus memandang kedepan. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-919042625622420717?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/919042625622420717/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=919042625622420717' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/919042625622420717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/919042625622420717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2008/01/berusaha.html' title='Santai &amp; Berusaha'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-7396944868999562997</id><published>2008-01-19T14:24:00.000+07:00</published><updated>2008-01-19T14:28:25.984+07:00</updated><title type='text'>DETIK-DETIK MENJELANG KEPERGIANNYA MANTAN PRESIDEN SOEKARNO</title><content type='html'>Jakarta, Selasa, 16 Juni 1970. Ruangan intensive care RSPAD Gatot Subroto dipenuhi tentara sejak pagi. Serdadu berseragam dan bersenjata lengkap bersiaga penuh di beberapa titik strategis rumah sakit tersebut. Tak kalah banyaknya, petugas keamanan berpakaian preman juga hilir mudik di koridor rumah sakit hingga pelataran parkir. Sedari pagi, suasana mencekam sudah terasa. Kabar yang berhembus mengatakan, mantan Presiden Soekarno akan dibawa ke rumah sakit ini dari rumah&lt;br /&gt;tahanannya di Wisma Yaso yang hanya berjarak lima kilometer.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Malam ini desas-desus itu terbukti. Di dalam ruang perawatan yang sangat sederhana untuk ukuran seorang mantan presiden, Soekarno, tergolek lemah di pembaringan. Sudah beberapa hari ini kesehatannya sangat mundur. Sepanjang hari, orang yang dulu pernah sangat berkuasa ini terus memejamkan mata. Suhu tubuhnya sangat&lt;br /&gt;tinggi. Penyakit ginjal yang tidak dirawat secara semestinya kian menggerogoti kekuatan tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki yang pernah amat jantan dan berwibawa-dan sebab itu banyak digila-gilai perempuan seantero jagad, sekarang tak ubahnya bagai sesosok mayat hidup. Tiada lagi wajah gantengnya. Kini wajah yang dihiasi gigi gingsulnya telah membengkak, tanda bahwa racun telah menyebar ke mana-mana. Bukan hanya bengkak, tapi bolong-bolong bagaikan permukaan bulan. Mulutnya yang dahulu mampu menyihir jutaan massa dengan pidato-pidatonya yang sangat memukau, kini hanya terkatup rapat dan kering. Sebentar-sebentar bibirnya gemetar. Menahan sakit. Kedua tangannya yang dahulu sanggup meninju langit dan mencakar udara, kini tergolek lemas di sisi tubuhnya yang kian kurus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Putera Fajar tinggal menunggu waktu. Dua hari kemudian, Megawati, anak sulungnya dari Fatmawati diizinkan tentara untuk mengunjungi ayahnya. Menyaksikan ayahnya yang tergolek lemah dan tidak mampu membuka matanya, kedua mata Mega menitikkan airmata. Bibirnya secara perlahan didekatkan ke telinga manusia yang&lt;br /&gt;paling dicintainya ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pak, Pak, ini Ega..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayahnya tak bergerak. Kedua matanya juga tidak membuka. Namun kedua bibir Soekarno yang telah pecah-pecah bergerak-gerak kecil, gemetar, seolah ingin mengatakan sesuatu pada puteri sulungnya itu. Soekarno tampak mengetahui kehadiran Megawati. Tapi dia tidak mampu membuka matanya. Tangan kanannya bergetar seolah ingin menuliskan sesuatu untuk puteri sulungnya, tapi tubuhnya terlampau lemah untuk sekadar menulis. Tangannya kembali terkulai. Soekarno terdiam lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat kenyataan itu, perasaan Megawati amat terpukul. Air matanya yang sedari tadi ditahan kini menitik jatuh. Kian deras. Perempuan muda itu menutupi hidungnya dengan sapu tangan. Tak kuat menerima kenyataan, Megawati menjauh dan limbung. Mega segera dipapah keluar. Jarum jam terus bergerak. Di luar kamar, sepasukan&lt;br /&gt;tentara terus berjaga lengkap dengan senjata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam harinya ketahanan tubuh seorang Soekarno ambrol. Dia koma. Antara hidup dan mati. Tim dokter segera memberikan bantuan seperlunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan hari, mantan wakil presiden Muhammad Hatta diizinkan mengunjungi kolega lamanya ini. Hatta yang ditemani sekretarisnya menghampiri pembaringan Soekarno dengan sangat hati-hati. Dengan segenap kekuatan yang berhasil dihimpunnya, Soekarno berhasil membuka matanya. Menahan rasa sakit yang tak terperi, Soekarno berkata lemah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hatta.., kau di sini..?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang disapa tidak bisa menyembunyikan kesedihannya. Namun Hatta tidak mau kawannya ini mengetahui jika dirinya bersedih. Dengan sekuat tenaga memendam kepedihan yang mencabik hati, Hatta berusaha menjawab Soekarno dengan wajar. Sedikit tersenyum menghibur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya, bagaimana keadaanmu, No?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hatta menyapanya dengan sebutan yang digunakannya di masa lalu. Tangannya memegang lembut tangan Soekarno. Panasnya menjalari jemarinya. Dia ingin memberikan kekuatan pada orang yang sangat dihormatinya ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bibir Soekarno bergetar, tiba-tiba, masih dengan lemah, dia balik bertanya dengan bahasa Belanda. Sesuatu yang biasa mereka berdua lakukan ketika mereka masih bersatu dalam Dwi Tunggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hoe gaat het met jou...?" Bagaimana keadaanmu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hatta memaksakan diri tersenyum. Tangannya masih memegang lengan Soekarno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soekarno kemudian terisak bagai anak kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki perkasa itu menangis di depan kawan seperjuangannya, bagai bayi yang kehilangan mainan. Hatta tidak lagi mampu mengendalikan perasaannya. Pertahanannya bobol. Airmatanya juga tumpah. Hatta ikut menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua teman lama yang sempat berpisah itu saling berpegangan tangan seolah takut berpisah. Hatta tahu, waktu yang tersedia bagi orang yang sangat dikaguminya ini tidak akan lama lagi. Dan Hatta juga tahu, betapa kejamnya siksaan tanpa pukulan yang dialami sahabatnya ini. Sesuatu yang hanya bisa dilakukan oleh manusia yang&lt;br /&gt;tidak punya nurani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"No..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya itu yang bisa terucap dari bibirnya. Hatta tidak mampu mengucapkan lebih. Bibirnya bergetar menahan kesedihan sekaligus kekecewaannya. Bahunya terguncang-guncang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jauh di lubuk hatinya, Hatta sangat marah pada penguasa baru yang sampai hati menyiksa bapak bangsa ini. Walau prinsip politik antara dirinya dengan Soekarno tidak bersesuaian, namun hal itu sama sekali tidak merusak persabatannya yang demikian erat dan tulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hatta masih memegang lengan Soekarno ketika kawannya ini kembali memejamkan matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jarum jam terus bergerak. Merambati angka demi angka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sisa waktu bagi Soekarno kian tipis. Sehari setelah pertemuan dengan Hatta, kondisi Soekarno yang sudah buruk, terus merosot. Putera Sang Fajar itu tidak mampu lagi membuka kedua matanya. Suhu badannya terus meninggi. Soekarno kini menggigil. Peluh membasahi bantal dan piyamanya. Malamnya Dewi Soekarno dan&lt;br /&gt;puterinya yang masih berusia tiga tahun, Karina, hadir di rumah sakit. Soekarno belum pernah sekali pun melihat anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu pagi, 21 Juni 1970. Dokter Mardjono, salah seorang anggota tim dokter kepresidenan seperti biasa melakukan pemeriksaan rutin. Bersama dua orang paramedis, Dokter Mardjono memeriksa kondisi pasien istimewanya ini. Sebagai seorang dokter yang telah berpengalaman, Mardjono tahu waktunya tidak akan lama lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sangat hati-hati dan penuh hormat, dia memeriksa denyut nadi Soekarno. Dengan sisa kekuatan yang masih ada, Soekarno menggerakkan tangan kanannya, memegang lengan dokternya. Mardjono merasakan panas yang demikian tinggi dari tangan yang amat lemah ini. Tiba-tiba tangan yang panas itu terkulai. Detik itu juga Soekarno menghembuskan nafas terakhirnya. Kedua matanya tidak pernah mampu lagi untuk membuka. Tubuhnya tergolek tak bergerak lagi. Kini untuk selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situasi di sekitar ruangan sangat sepi. Udara sesaat terasa berhenti mengalir. Suara burung yang biasa berkicau tiada terdengar. Kehampaan sepersekian detik yang begitu mencekam. Sekaligus menyedihkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia melepas salah seorang pembuat sejarah yang penuh kontroversi. Banyak orang menyayanginya, tapi banyak pula yang membencinya. Namun semua sepakat, Soekarno adalah seorang manusia yang tidak biasa. Yang belum tentu dilahirkan kembali dalam waktu satu abad. Manusia itu kini telah tiada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter Mardjono segera memanggil seluruh rekannya, sesama tim dokter kepresidenan. Tak lama kemudian mereka mengeluarkan pernyataan resmi:&lt;br /&gt;Soekarno telah berpulang ke pangkuan sang pencipta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SURIA NATAADMADJA &amp; ASSOCIATES&lt;br /&gt;The East Building, 12th Floor,&lt;br /&gt;Jl. Lingkar Mega Kuningan kav. E.3.2. no. 1,&lt;br /&gt;Jakarta 12950, Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-7396944868999562997?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/7396944868999562997/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=7396944868999562997' title='25 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/7396944868999562997'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/7396944868999562997'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2008/01/detik-detik-menjelang-kepergiannya.html' title='DETIK-DETIK MENJELANG KEPERGIANNYA MANTAN PRESIDEN SOEKARNO'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>25</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-5344116303721801237</id><published>2007-11-30T15:14:00.000+07:00</published><updated>2007-11-30T16:29:04.623+07:00</updated><title type='text'>Tokoh IT Datang Ke Bumi Arema</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="&lt;a href="http://photobucket.com" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i152.photobucket.com/albums/s187/robyborz/BornOno.jpg" border="0" alt="Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px;" src="&lt;a &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bumi Arema beberapa hari kemarin menjadi tuan rumah Even IT Tingkat Nasional.&lt;br /&gt;Antara lain adanya Forum Nasional Jejaring Pendidikan Nasional (Fornas&lt;br /&gt;Jardiknas) yang dipusatkan di Kota Malang dua hari kemarin benar-&lt;br /&gt;benar dimanfaatkan penuh. Setelah menargetkan 1.000 titik jardiknas&lt;br /&gt;yang kini hampir mencapai target, hal baru kembali dicanangkan.&lt;br /&gt;Setidaknya, ada tiga momen penting lainnya yang diusung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, pencanangan one blog one teacher di kampus Universitas&lt;br /&gt;Negeri Malang (UM), terakhir peresmian call center (CC) Jardiknas poin 500005 di kampus baru Poltek Negeri Malang Jl Soekarno-Hatta, dan penguatan sekolah berbasis ICT di P4TK VEDC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditemui usai meresmikan call center Jardiknas di Poltek, Kabiro&lt;br /&gt;Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri (PKLN) Depdiknas Dr Gatot Hari&lt;br /&gt;Priyo Wirjanto mengungkapkan, langkah itu murni untuk mengembangkan&lt;br /&gt;sayap jardiknas. Pasalnya, dari target tahun pertama yang digulirkan&lt;br /&gt;sejak 2006, semua masih dalam proses pemantapan. Padahal, proyek&lt;br /&gt;jardiknas ini diprediksi akan berakhir 2011 mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disinggung soal call center, Pak Gatot mengatakan, untuk sementara call&lt;br /&gt;center jardiknas yang berada di poltek adalah pos kedua setelah di&lt;br /&gt;unit PIH (pusat informasi dan humas) Depdiknas. "Di Jakarta saja&lt;br /&gt;tempatnya masih didiskusikan. Apakah di PIH atau Pustekkom," kata&lt;br /&gt;Pak Gatot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena hal baru, pihaknya akan melakukan pengamatan dan deteksi&lt;br /&gt;selama satu bulan ke depan. Langkah itu untuk mengelompokkan keluhan&lt;br /&gt;dan keperluan informasi yang masuk. Setelah dikelompokkan&lt;br /&gt;berdasarkan kota dan kabupaten, maka akan disusun bloger untuk&lt;br /&gt;masing-masing daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan begitu, semua keluhan akan langsung terkoneksi dengan dinas&lt;br /&gt;pendidikan setempat, bahkan langsung ke Depdiknas. "Ini hanyalah&lt;br /&gt;salah satu embrio. Ke depan, jika ada perguruan tinggi atau&lt;br /&gt;perusahaan yang ingin membuat call center, maka bisa diformat&lt;br /&gt;lanjut," terang dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait soal penguatan sekolah berbasis ICT di P4TK VEDC, yang bertajuk sebuah Seminar Nasional Sekolah Berbasis TIK/ICT, ada beberapa materi yang menghadirkan Dr. Ir. Ono W Purbo dengan wajan bolicnya, Agus Hery dengan pencanangan bloger guru, yang dikatakan oleh Konsultan ICT&lt;br /&gt;Kota Malang Hari Suswanto bahwa bloger guru ini hanyalah&lt;br /&gt;satu konten atau isi dari Jardiknas. Yakni, menganjurkan semua guru&lt;br /&gt;yang ada di Indonesia memiliki blog pribadi sehingga lebih mudah&lt;br /&gt;mengadakan komunikasi sesama guru maupun dengan pusat.selain itu juga hadir Moh. Aries Syufagi, MT yang menjelaskan tentang Game Education, yang merupakan strategi baru dalam pengajaran pada siswa didik. Tak lupa hadir Ir. Wahyu Purnomo, MT dan Toha Mustofa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, dalam diskusi panel Forum Nasional Jardiknas, yang dihadiri sekitar 1.300 Kepala Dinas Pendidikan Kota dan Kabupaten di Indonesia, pakar ICT dan para guru dipandu pakar telematika Indonesia Roy Suryo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama beberapa hari kemarin Malang menjadi pusat perhatian nasional dibidang IT, semoga dengan hal tersebut Malang Raya menjadi pusat IT di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-5344116303721801237?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/5344116303721801237/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=5344116303721801237' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/5344116303721801237'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/5344116303721801237'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2007/11/tokoh-it-datang-ke-bumi-arema.html' title='Tokoh IT Datang Ke Bumi Arema'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-4435414272087837993</id><published>2007-08-04T14:12:00.000+07:00</published><updated>2007-08-04T14:17:17.749+07:00</updated><title type='text'>Syasya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_upc78QJTqSA/RrQnzoEDzaI/AAAAAAAAAAk/eaKlBTb10XQ/s1600-h/DSCF0068.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_upc78QJTqSA/RrQnzoEDzaI/AAAAAAAAAAk/eaKlBTb10XQ/s400/DSCF0068.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5094740846344129954" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-4435414272087837993?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/4435414272087837993/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=4435414272087837993' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/4435414272087837993'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/4435414272087837993'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2007/08/syasya.html' title='Syasya'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_upc78QJTqSA/RrQnzoEDzaI/AAAAAAAAAAk/eaKlBTb10XQ/s72-c/DSCF0068.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-6327330502192251989</id><published>2007-07-07T14:49:00.001+07:00</published><updated>2007-07-07T14:54:42.882+07:00</updated><title type='text'>MATEMATIKA HIDUP</title><content type='html'>Dalam satu kesempatan tak terduga, saya bertemu pria ini. Orang-orang biasa memanggilnya Mas Ajy. Saya tertarik dengan falsafah hidupnya, yang menurut saya, sudah agak jarang di zaman ini, di Jakarta ini. Dari sinilah perbincangan kami mengalir lancar.&lt;br /&gt;Kami bertemu dalam satu forum pelatihan profesi keguruan yang diprogram sebuah LSM bekerja sama dengan salah satu departemen di dalam negeri. Tapi, saya justru mendapat banyak pelajaran bernilai bukan dari pelatihan itu. Melainkan dari pria ini.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Saya menduga ia berasal dari kelas sosial terpandang dan mapan. Karena penampilannya rapih, menarik dan wajah yang tampan. Namun tidak seperti yang saya duga, Mas Ajy berasal dari keluarga yang pas-pasan. Jauh dari mapan. Sungguh kontras kenyataan hidup yang dialaminya dengan sikap hidup yang dijalaninya. Sangat jelas saya lihat dan saya pahami dari beberapa kali perbincangan yang kami bangun.&lt;br /&gt;Satu kali kami bicara tentang penghasilan sebagai guru. Bertukar informasi dan memperbandingkan nasib kami satu dengan yang lain, satu sekolah dengan sekolah lainnya. Kami bercerita tentang dapur kami masing-masing. Hampir tidak ada perbedaan mencolok. Kami sama-sama bernasib "guru" yang katanya pahlawan tanpa tanda jasa. Yang membedakan sangat mencolok antara saya dan Mas Ajy adalah sikap hidupnya yang amat berbudi. Darinya saya tahu hakikat nilai di balik materi.&lt;br /&gt;Penghasilannya sebulan sebagai guru kontrak tidak logis untuk membiayai seorang isteri dan dua orang putra-putrinya. Dia juga masih memiliki tanggungan seorang adik yang harus dihantarkannya hingga selesai SMA. Sering pula Mas Ajy menggenapi belanja kedua ibu bapaknya yang tak lagi berpenghasilan. Menurutnya, hitungan matematika gajinya barulah bisa mencukupi untuk hidup sederhana apabila gajinya dikalikan 3 kali dari jumlah yang diterimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi, hidup kita tidak seluruhnya matematika dan angka-angka. Ada dimensi non matematis dan di luar angka-angka logis."&lt;br /&gt;"Maksud Mas Ajy gimana, aku nggak ngerti?"&lt;br /&gt;"Ya, kalau kita hanya tertuju pada gaji, kita akan menjadi orang pelit. Individualis. Bahkan bisa jadi tamak, loba. Karena berapapun sebenarnya nilai gaji setiap orang, dia tidak akan pernah merasa cukup. Lalu dia akan berkata, bagaimana mau sedekah, untuk kita saja kurang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kenyataannya memang begitu kan Mas?", kata saya mengiayakan. "Mana mungkin dengan gaji sebesar itu, kita bisa hidup tenang, bisa sedekah. Bisa berbagi." Saya mencoba menegaskan pernyataan awalnya.&lt;br /&gt;"Ya, karena kita masih menggunakan pola pikir matematis. Cobalah keluar dari medium itu. Oke, sakarang jawab pertanyaan saya. Kita punya uang sepuluh ribu. Makan bakso enam ribu. Es campur tiga ribu. Yang seribu kita berikan pada pengemis, berapa sisa uang kita?"&lt;br /&gt;"Tidak ada. Habis." jawab saya spontan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi saya jawab masih ada. Kita masih memiliki sisa seribu rupiah. Dan seribu rupiah itu abadi. Bahkan memancing rezeki yang tidak terduga."&lt;br /&gt;Saya mencoba mencerna lebih dalam penjelasannya. Saya agak tercenung pada jawaban pasti yang dilontarkannya. Bagaimana mungkin masih tersisa uang seribu rupiah? Dari mana sisanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mas, bagaimana bisa. Uang yang terakhir seribu rupiah itu, kan sudah diberikan pada pengemis ", saya tak sabar untuk mendapat jawabannya.&lt;br /&gt;"Ya memang habis, karena kita masih memakai logika matematis. Tapi cobalah tinggalkan pola pikir itu dan beralihlah pada logika sedekah. Uang yang seribu itu dinikmati pengemis. Jangan salah, bisa jadi puluhan lontaran doa' keberkahan untuk kita keluar dari mulut pengemis itu atas pemberian kita. Itu baru satu pengemis. Bagaimana jika kita memberikannya lebih. Itu dicatat malaikat dan didengar Allah. Itu menjadi sedekah kita pada Allah dan menjadi penolong di akhirat. Sesungguhnya yang seribu itulah milik kita. Yang abadi. Sementara nilai bakso dan es campur itu, ujung-ujungnya masuk WC."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah. Saya hanya terpaku mendapat jawaban yang dilontarkannya. Sebegitu dalam penghayatannya atas sedekah melalui contoh kecil yang hidup di tengah-tengah kita yang sering terlupakan. Sedekah memang berat. Sedekah menurutnya hanya sanggup dilakukan oleh orang yang telah merasa cukup, bukan orang kaya. Orang yang berlimpah harta tapi tidak mau sedekah, hakikatnya sebagai orang miskin sebab ia merasa masih kurang serta sayang untuk memberi dan berbagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penekanan arti keberkahan sedekah diutarakannya lebih panjang melalui pola hubungan anak dan orang tua. Dalam obrolannya, Mas Ajy seperti ingin menggarisbawahi, bahwa berapapun nilai yang kita keluarkan untuk mencukupi kebutuhan orang tua, belum bisa membayar lunas jasa-jasanya. Air susunya, dekapannya, buaiannya, kecupan sayangnya dan sejagat haru biru perasaanya. Tetapi di saat bersamaan, semakin banyak nilai yang dibayar untuk itu, Allah akan menggantinya berlipat-lipat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus, gimana caranya Mas, agar bisa menyeimbangkan nilai metematis dengan dimensi sedekah itu?&lt;br /&gt;Pertama, ingat, sedekah tidak akan membuat orang jadi miskin, tapi sebaliknya menjadikan ia kaya. Kedua, jangan terikat dengan keterbatasan gaji, tapi percayalah pada keluasan rizki. Ketiga, lihatlah ke bawah, jangan lihat ke atas. Dan yang terakhir, padukanlah nilai qona'ah, ridha dan syukur. Saya semakin tertegun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hati kecil, saya meraba semua garis hidup yang telah saya habiskan. Terlalu jauh jarak saya dengan Mas Ajy. Terlalu kerdil selama ini pandangan saya tentang materi. Ada keterbungkaman yang lama saya rasakan di dada. Seolah-oleh semua penjelasan yang dilontarkannya menutup rapat egoisme kecongkakan saya dan membukakan perlahan-lahan kesadaran batin yang telah lama diabaikan. Ya Allah saya mendapatkan satu untai mutiara melalui pertemuan ini. Saya ingin segera pulang dan mencari butir-butir mutiara lain yang masih berserak dan belum sempat saya kumpulkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepulang berjamaah saya membuka kembali Al-Qur'an. Telah beberapa waktu saya acuhkan. Ada getaran seolah menarik saya untuk meraih dan membukanya. Spontan saya buka sekenanya. Saya terperanjat, sedetik saya ingat Mas Ajy. Allah mengingatkan saya kembali:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui." (Terjemah QS. Al-Baqarah [2] 261)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Penulis : A. Muttaqin &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-6327330502192251989?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/6327330502192251989/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=6327330502192251989' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/6327330502192251989'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/6327330502192251989'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2007/07/matematika-hidup.html' title='MATEMATIKA HIDUP'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-1341449182346369694</id><published>2007-06-03T13:45:00.000+07:00</published><updated>2007-06-03T13:57:24.657+07:00</updated><title type='text'>Obat cowok agar tambah GUUUAAANNNTTTTEEEENNNKKKK</title><content type='html'>Bagi lelaki, pria ato cowok yang ingin lebih tampil maksimal&lt;br /&gt;ada obatnya untuk itu semua.&lt;br /&gt;mau tahu lihat resep dari kami.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i152.photobucket.com/albums/s187/robyborz/gantengin.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px;" src="http://i152.photobucket.com/albums/s187/robyborz/gantengin.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-1341449182346369694?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/1341449182346369694/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=1341449182346369694' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/1341449182346369694'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/1341449182346369694'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2007/06/obat-cowok-agar-tambah.html' title='Obat cowok agar tambah GUUUAAANNNTTTTEEEENNNKKKK'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-176121168702299876</id><published>2007-06-03T13:21:00.000+07:00</published><updated>2007-06-03T13:27:58.935+07:00</updated><title type='text'>Windows versi China</title><content type='html'>Windows yang terakhir sepertinya Windows Vista&lt;br /&gt;tapi sekarang ada lagi windows baru&lt;br /&gt;kalau masih penasaran dengan windows baru tersebut&lt;br /&gt;berikut ada beberapa tampilan dari Windows Versi China&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i152.photobucket.com/albums/s187/robyborz/WendaoNoCheng.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px;" src="http://i152.photobucket.com/albums/s187/robyborz/WendaoNoCheng.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-176121168702299876?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/176121168702299876/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=176121168702299876' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/176121168702299876'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/176121168702299876'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2007/06/windows-versi-china.html' title='Windows versi China'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-5360546471530298913</id><published>2007-06-03T12:00:00.000+07:00</published><updated>2007-06-03T12:53:47.970+07:00</updated><title type='text'>Jika Bill Gates Jadi Menristek Indonesia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i152.photobucket.com/albums/s187/robyborz/gates_ms.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px;" src="http://i152.photobucket.com/albums/s187/robyborz/gates_ms.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Presiden berencana akan mengganti beberapa menteri di jajaran kabinetnya. Untuk mengantisipasi perkembangan teknologi informasi di Indonesia, bagaimana jika&lt;br /&gt;presiden menunjuk Bill Gates yang baru saja mundur sebagai CEO Microsoft sebagai Menristek? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah beberapa tanggapan yang diambil dari beberapa mailing list.. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Mas Bill bakal mengusulkan supaya FreeCell, Solitaire, dan Minesweeper dipertandingkan di PON &lt;br /&gt;   2. Setiap Warga Negara Indonesia akan mempunyai alamat email di Hotmail dan alamat tsb tercantum dlm KTP &lt;br /&gt;   3. Akan dibuat pasal baru yg berbunyi "Setiap PC dan Operating System selain MS Windows di dalamnya, dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat" &lt;br /&gt;   4. Istilah RUU akan dirubah menjadi Undang-Undang Beta Ver. dan UU yang sudah disahkan DPR menjadi UU Final Retail Ver.&lt;br /&gt;   5. Di layar TVRI bisa kita scrolling layarnya dan dibagian bawahnya ada tulisan "Best Viewed with 800x600" &lt;br /&gt;   6. Menghentikan demo mahasiswa cukup tekan alt+f4 dan untuk menghentikan kerusuhan tekan ctrl+alt+del &lt;br /&gt;   7. Kantor Microsoft di Seattle dipindahkan ke Sentul &lt;br /&gt;   8. Sidang-sidang kabinet cukup lewat MS NetMeeting, 'gak usah ke Binagraha (ngirit duit) &lt;br /&gt;   9. Cak Bill akan mengubah ICMI yd dibuat pendahulunya menjadi Ikatan Cendekiawan Microsoft Indonesia &lt;br /&gt;  10. Jangan-jangan akan muncul e-corruption &lt;br /&gt;  11. Menristek akan diubah menjadi Men-Soft-Tek &lt;br /&gt;  12. Dengan munculnya Bill Gates, Baligate dan Lippogate bakal cepat diungkap tuntas &lt;br /&gt;  13. Menggunakan Netscape bisa-bisa dianggap "Illegal Operation" dan dijerat dengan pasal-pasal subversi &lt;br /&gt;  14. PT Kantor Pos Indonesia diubah menjadi PT Hotmail! &lt;br /&gt;  15. Televisi kita, apabila ditinggal sebentar, akan muncul screen savernya &lt;br /&gt;  16. Headline sebuah surat kabar "Windows NT 6.0 dipesan Thailand, untuk ditukar dengan beras" &lt;br /&gt;  17. Proyek pesawat N-250 akan diubah namanya menjadi NT-250 yang dilengkapi fasilitas feature "Plug and Play" &lt;br /&gt;  18. Microsoft akan menjadi BUMN dan pengelolaan sahamnya diurus oleh BPPN &lt;br /&gt;  19. Mahasiswa akan sulit untuk membeli Windows bajakan &lt;br /&gt;  20. Ruangan-ruangan di Indonesia akan ebih sejuk karena memakai Windows &lt;br /&gt;  21. Institusi pemerintah akan memaik o/s (operating system) ber-platform Windows, sedangkan oposisi memakai Linux &lt;br /&gt;  22. Java Script akan menjadi bahasa nasional &lt;br /&gt;  23. WNI menjadi Windows Negara Indonesia &lt;br /&gt;  24. Pada setiap komputer perwira POLRI dan TNI akan selalu muncul "It is now ok to shut down your Corruptor and Provicateur" &lt;br /&gt;  25. Setiap Keputusan Menteri, PP, dll akan diberi Certificate of Authencity berikut serial number-nya &lt;br /&gt;  26. Supaya negara aman, Bill Gates akan menyarankan pemerintahan berjalan "Safe Mode" &lt;br /&gt;  27. Ijazah yang berlaku untuk BPPT, IPTN, PAL, dan yang lainnya hanyalah Microsoft Certificate Engineer &lt;br /&gt;  28. Gak perlu repot-repot untuk nyoblos pas Pemilu, cukup ke website pemilu &lt;br /&gt;  29. Negara Repblik Indonesia diganti menjadi Negara E-Republic Windowsnesia &lt;br /&gt;  30. Kantor Menristek perlu tambahan supir karena setiap penambahan aparat memerlukan "Driver" &lt;br /&gt;  31. Prosedur Operasi Rempur TNI berbasis Windows sehingga sering muncul "Illegal Operation" &lt;br /&gt;  32. Bahasa resmi negara adalah Vbasic dan VBScript adalah bahasa pengantar di sekolah dasar &lt;br /&gt;  33. Produknya berupa peraturan dengan versi 1.0, 1.1 dst, dan setiap penggunanya dikenakan lisensi per pemakai &lt;br /&gt;  34. Peraturan Pemerintah setiap 3 bulan sekali akan selalu di-update dari PP 1/2000 menjadi PP 1/2000 SE (Second Edition) &lt;br /&gt;  35. Akan ada TVRI versi 1.1, TVRI versi 1.2, RRI versi 2.5 dll &lt;br /&gt;  36. Akan ada keputusan Menteri Final Preview &lt;br /&gt;  37. Semua Paket Kebijaksanaan Pemerintah akan diberi versi dan akan selalu dikeluarkan bug fixed dan service pack &lt;br /&gt;  38. Windows akan bebas di-download di Indonesia dan berfungsi sebagai public domain, sementara distribusi Linux akan dikenakan PPN BM &lt;br /&gt;  39. Semua pesawat IPTN akan ditempeli stiker "MS Windows Compatible" &lt;br /&gt;  40. Fasilitas ctrl+alt+del akan ditemui di Gedung MPR/DPR &lt;br /&gt;  41. Siapa "provokator" tinggal ketik nama atau initialnya lalu klik search, dan provokator itu akan langsung ketangkap &lt;br /&gt;  42. Bill Gates jadi Menristek bakal banyak bugs-nya, jadi mesti di patch uland dengan service pack 7 or higher&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-5360546471530298913?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/5360546471530298913/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=5360546471530298913' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/5360546471530298913'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/5360546471530298913'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2007/06/jika-bill-gates-jadi-menristek.html' title='Jika Bill Gates Jadi Menristek Indonesia'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-1473568687760769925</id><published>2007-05-23T15:22:00.000+07:00</published><updated>2007-05-23T15:53:35.938+07:00</updated><title type='text'>Berkurangnya ozon bumi</title><content type='html'>Ozon terbentuk dari sinar UV Matarahari dan oksigen, sedangkan oksigen itu sendiri terbentuk dari hasil fotosintesis pohon. Iya khan...???&lt;br /&gt;Maka dari itu untuk menghasilkan Ozon ato untuk mencegah agar bumi ini tetap terlindungi kita semua harus menanam pohon lebih banyak, karena kegunaan pohon itu sendiri sangat banyak dan sangat kita butuhkan tanpa kita sadari...!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1. Menghasilkan oksigen untuk kehidupan kita dan makhluk hidup lainnya,&lt;br /&gt;tanpa oksigen kita dan mahkluk hidup lainnya bakalan mati.&lt;br /&gt;2. Mengurangi polusi akibat gas2 yang sangat mengganggu pernafasan &lt;br /&gt;kita.&lt;br /&gt;3. Memberikan kita kesejukan yang sangat alam, berbeda dengan&lt;br /&gt;sejuknya AC dan kipas angin. Angin alam terasa lebih enak di rasakan&lt;br /&gt;oleh badan.&lt;br /&gt;4. Memberi rasa indah baik di pinggi jalan ato dimana saja. Kita juga&lt;br /&gt;tidak akan merasa kepanasan saat berteduh dibawahnnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadarlah, walau kehidupan kita tidak akan selamanya tapi jagalah bumi ini untuk anak cucu kita kelak, agar mereka dapat menikmati indahnya bumi kita ini. Walau Teknologi telah Maju Menjaga Indahnya Bumi Ini Tiada Salahnya Khan, Lgi Pula Ini Semua Demi Kehidupan Kita Semua (Makhluk) di Bumi Ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-1473568687760769925?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/1473568687760769925/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=1473568687760769925' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/1473568687760769925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/1473568687760769925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2007/05/berkurangnya-ozon-bumi.html' title='Berkurangnya ozon bumi'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-8109870392392036654</id><published>2007-05-06T12:39:00.000+07:00</published><updated>2007-05-06T12:47:46.615+07:00</updated><title type='text'>Cara Mengatasi Kecurangan UN</title><content type='html'>&lt;a href="http://i152.photobucket.com/albums/s187/robyborz/Borz.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px;" src="http://i152.photobucket.com/albums/s187/robyborz/Borz.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kalau menurut saya mengatasi kecurangan UN nggak terlalu sulit, dari pengalaman selama ini kecurangan terbesar bukan pada bocornya soal atau beredarnya kunci jawaban, tapi kecurangannya ada pada guru dan kepala sekolah. Karena sistem UN yang sekarang sangat berat terutama standar kriteria kelulusan tiap tahun naik, hal itu memaksa Sekolah, Kepala Sekolah dan Guru untuk mencari trik / jalan pintas untuk mencapai kesuksesan dalam UN. Nah dengan mengetahui faktor yang menyebabkan kecurangan tersebut tentu kita dapat menentukan solusinya. Saya ada beberapa solusi diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kepala Sekolah dan Guru dan Pengawas di sumpah menurut agama dan kepercayaannya masing-masing, kira-kira isi sumpahnya sbg berikut :&lt;br /&gt;" Saya bersumpah jika saya membantu dan mengganti jawaban siswa maka saya rela di sambar petir pada saat itu juga". (kalau-kalau Kasek, Guru, pengawas takut akan termakan sumpah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Masing-masing siswa diwajibkan bawa spidol hitam, jika siswa sudah selesai menjawab soal/ mengisi ljk dan sudah yakin selesai 100%, jawaban siswa tadi langsung di hitamkan dengan spidol (tujuannya agar jawaban tidak bisa diganti oleh guru / tim sukses disekolah), Jangan takut.!, OMR / alat penindai, 100% pasti bisa membaca spidol tinta hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. LJK dikumpulkan dulu pada kecamatan, Tempatkan Pengawas tersumpah pada masing-masing kecamatan, buat tabel jarak sekolah ke kecamatan dan alokasi waktu yang dipakai dari sekolah menuju kecamatan. Catat dan laporkan melaui sms ke sebuah server SMS yang disediakan oleh pemerintah pada saat itu juga, jam, menit, detik, alasan terlambat dll.&lt;br /&gt;TUJUANNYA : agar tidak ada kesempatan merobah jawaban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. TIDAK USAH ADA UJIAN NASIONAL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Ada yang mau nambah..?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon maaf kalau ada kekurangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-8109870392392036654?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/8109870392392036654/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=8109870392392036654' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/8109870392392036654'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/8109870392392036654'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2007/05/cara-mengatasi-kecurangan-un.html' title='Cara Mengatasi Kecurangan UN'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-6391120835304932147</id><published>2007-04-24T13:51:00.000+07:00</published><updated>2007-04-24T14:05:56.723+07:00</updated><title type='text'>Ini cerita di negeri imaginer</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i152.photobucket.com/albums/s187/robyborz/Robby.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px;" src="http://i152.photobucket.com/albums/s187/robyborz/Robby.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hampir semua siswa menghayal bagaimana mencurangi unas, bahkan ketua yayasan menjanjikan bonus besar jika sekolahnya siswanya lulus semua, maka Kepala Sekolahpun tergiur mencuranginya dengan cara:&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;langkah-1: beberapa siswa dalam satu ruang ujian diwajibkan membawa ponsel/HP (walaupun dalam tata tertib hal tersebut dilarang).&lt;br /&gt;langkah-2: kpl sekolah kerja sama dengan petugas khusus untuk pinjam soal dan dikerjakan oleh guru-guru mata pelajaran hari itu (dimana guru mata pelajaran yang hari itu diujikan, maka guru tersebut tidak diperkenankan jadi pengawas ujian, kesempatan ini dipakai ngumpul di sekolah untuk mengerjakan soal tersebut).&lt;br /&gt;langkah-3: menggunakan pengeras suara tiap ruang, panitia memberi peringatan kepada seluruh pengawas untuk tidak mondar-mandir di ruangan, karena menggangu konsentrasi siswa (siasat supaya pengawas duduk manis di depan).&lt;br /&gt;langkah-4: sms-jawaban disebarkan ke seluruh siswa yang ditugaskan di masing-masing ruangan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-6391120835304932147?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/6391120835304932147/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=6391120835304932147' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/6391120835304932147'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/6391120835304932147'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2007/04/ini-cerita-di-negeri-imaginer.html' title='Ini cerita di negeri imaginer'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-624066148958005982</id><published>2007-04-18T16:00:00.000+07:00</published><updated>2007-04-18T16:41:49.298+07:00</updated><title type='text'>Ujian Nasional</title><content type='html'>Sudah dua hari adik-adik SMA/SMK/MA telah mengikuti UNAS, satu minggu yang akan datang giliran adik-adik SMP/MTs, untuk melaksanakan kewajiban mutlak setiap siswa di INDONESIA.&lt;br /&gt;Melihat wajah dan raut muka mereka sepertinya, sangat berat sekali sistem yang diterapkan sekarang.&lt;br /&gt;Ada seorang pengawas yang melihat dan menyaksikan, bagaimana sih UNAS sekarang .....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu alaikum wr wb&lt;br /&gt;Beberapa jam lalu Ujian Nasional hari pertama selesai.....&lt;br /&gt;sebagai pengawas, saya mencatat ada beberapa kemajuan :&lt;br /&gt;1. Ada dua paket soal yg berbeda untuk setiap kelas, setiap paket soal diberikan sesuai dengan nomor peserta ganjil dan genap, artinya setiap siswa tidak dengan mudah melihat ljk teman untuk dicontek karena teman di samping kanan kiri dan belakang mengerjakan soal berbeda.&lt;br /&gt;2. Adanya pengawas independen yang nongkrongin panitia dan pengawas pada saat mengelem/Lem amplop LJK, ini artinya bahwa ljk hasil kerjaan siswa benar2 aman sampai di sub rayon, artinya juga tidak ada peluang untuk mengutak-atik ljk siswa dengan merubah pilihan jawaban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sy cukup surprised dengan keadaan skr....&lt;br /&gt;dari situ sy bisa simpulkan, seandainya semua berjalan sesuai aturan dan JUJUR, maka akan ada banyak siswa yg TIDAK LULUS, tidak seperti tahun lalu dan tahun2 sebelumnya.. ...&lt;br /&gt;kesimpulan sy ini perlu diuji dengan, melihat hasil UN beberapa minggu lagi...&lt;br /&gt;kalau ternyata benar, itu berarti hipotesis sy benar.....&lt;br /&gt;kalau ternyata mayoritas lulus (90%an) itu berarti hipotesis sy belum tentu benar...&lt;br /&gt;kenapa?&lt;br /&gt;jika kita melihat hasil try out UN, kita bisa simpulkan... ..kira2 berapa persen siswa yg bakal lulus UN.....&lt;br /&gt;selama ini hasil antara try out dan UN sangat jauh berbeda..... ...&lt;br /&gt;ada sekolah yg hasil kelulusan try outnya 18% eh tiba-tiba dan sekonyong-konyong hasil kelulusan UN nya 95% bahkan bnyk yg 100%.begitu mudahkah soal2 UN bagi anak siswa kita......ajaib memang...atau soal2 try outnya yg ketinggian?alah. ..&lt;br /&gt;sy ga bisa bayangkan kl tahun ini ada sekolah yang hanya bisa meluluskan 30% siswa?, kl ada sy berani acungkan jempol kl sekolah itu sekolah hebat....kenapa? sudah berani terima apa adanya...... adanya begitu......&lt;br /&gt;oooo, sepertinya sy terlalu pesimis dengan namanya UN......&lt;br /&gt;anda msh ingat kasus UN tahun lalu....ada sebuah kabupaten yg bupatinya secara terang-terangan meminta kepada sekolah/panitia UN untuk "membantu" siswanya supaya pada lulus semua......bayangka n itu dilakukan oleh pejabat yg notabene harus menjadi suri tauladan bgi msyarakatnya. ...&lt;br /&gt;bagaimana dengan pejabat di bawahnya.... ..sami mawon, bagaimana dengan para pendidik/panitia UN di sekolah...bagaimana dengan K3SK........&lt;br /&gt;masihkah harus bikin kesepakatan antar Kepsek untuk saling "mengerti dan membantu"&lt;br /&gt;feeling sy kayaknya sehebat apapun sistem pendidikan kita kalo mental para stakeholdernya seperti ini bikin.....miris. ...ngeri. ..bayangkan bro maksiat ko berjamaah (ngutak atik LJK sebelum di kirim ke rayon apa bukan maksiat?)&lt;br /&gt;tp oke...... sy juga kurang bijak jika tidak kasih solusinya, begini:&lt;br /&gt;sy usulkan : amplop LJK yang dilem (yg ditongkrongin pengawas independen td) disegel dengan segel yg ga bisa diutak atik, kemudian di masukan ke kotak besi yg dikunci....kemudian di bawa ke panitia kabupaten (rayon) oleh pengawas independen dengan kawalan 2 org polisi. (pengawas dan polisi udah sumpah dulu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kenapa demikian.... ...&lt;br /&gt;karena selama ini modus operandi ketidak jujuran (curang) Ujian nasional ada dalam rentang waktu ketika LJK itu diserahkan ke panitia Sekolah sampai Panitia Rayon. yg saya tau......waktu itu dipakai oleh panitia sekolah untuk merubah jawaban siswa sehingga jumlah jawaban yag benar mencapai batas kelulusan. itulah modus nya pak..... yg lain sy kurang tau....&lt;br /&gt;kalau tidak salah panitia sekolah itu juga guru yah.... jadi selama ini yg bertindak ga jujur juga guru yah....&lt;br /&gt;wah malang benar itu guru....&lt;br /&gt;ok supaya ga ga ada komplain dan protes serta kemarahan orang-orang. ..&lt;br /&gt;itu yg sy ceritakan mungkin hanya kasuistik... .. cuma jumlahnya aja yg banyak...&lt;br /&gt;sy percaya dan yakin masih ada banyak yg mau dan sudah bertindak layaknya sebagai pendidik.... ..&lt;br /&gt;silahkan dikomentari, maaf beribu maaf kalau banyak yg tersinggung. ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wassalam&lt;br /&gt;azzam&lt;br /&gt;azzamalaydrus@yahoo.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-624066148958005982?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/624066148958005982/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=624066148958005982' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/624066148958005982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/624066148958005982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2007/04/ujian-nasional.html' title='Ujian Nasional'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-6582204619589320363</id><published>2007-04-10T15:10:00.000+07:00</published><updated>2007-04-12T12:54:38.686+07:00</updated><title type='text'>Jati Diri Remaja</title><content type='html'>Setiap remaja harus mempersiapkan diri sebagai khalifah Allah. Mereka harus mempunyai tujuan dan kesungguhan sebagai insan yang taat dan kreatif. Tujuan hidup yang tidak bercanggah dengan kehendak Islam hendaklah disemai ke dalam diri seorang remaja jika mereka mahu berjaya dan maju sebagai generasi yang cemerlang dan diberkati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pengendalian Diri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Remaja memerlukan pengendalian diri kerana remaja belum mempunyai pengalaman yang memadai dalam perkara ini. Masa remaja banyak menyentuh perasaan seorang remaja sehingga menimbulkan jiwa yang sensitif dan peka terhadap diri dan lingkungannya. Perkembangan ini ditandai dengan cepatnya pertumbuhan fizikal dan seksual. Akibat dari pertumbuhan fizikal dan seksual yang  cepat itu maka timbullah kegoncangan dan kebingungan dalam diri remaja, khususnya dalam memahami hubungan lain jenis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Dari keadaan yang dihadapi remaja ini akan menimbulkan dua masalah. Pertama dorongan seksual kerana ingin membuktikan bahawa diri telah dewasa sehingga berakhlak yang kurang sopan di tengah masyarakat, sehingga orang ramai menilai bahawa remaja hanya menimbulkan masalah. Padahal ketika itu remaja sedang meraba-raba dalam mencari jatidirinya.Kedua, mungkin juga remaja hilang kendali dalam dirinya sehingga lebih cenderung mengikuti nafsunya itu, ataupun remaja lebih suka menyendiri dan menutup diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Remaja yang merasakan bahawa fizikalnya sudah seperti orang dewasa sehingga ia merasa pula harus bersikap seperti orang dewasa untuk menutup keadaan dirinya yang sebenar harus memahami bahawa anggapannya itu hanya sekadar imitasi atau peniruan. Untuk itu remaja harus pandai mengendalikan diri dalam menghadapi dunia yang penuh dengan pancaroba dan gejolak ini. Hindarilah dari hanya mengikut kehendak hati, tapi gunakanlah fikiran agar setiap keputusan yang diambil benar-benar mengikuti citarasa ibu bapa, masyarakat dan agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Rasa Kebebasan Remaja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Pada usia remaja sangat memerlukan kebebasan emosional dan material. Kematangan dalam bidang fizikal atau tubuh mendorong remaja untuk berdikari dan bebas dalam mengambil keputusan untuk dirinya sehingga remaja terlepas dari emosi ibu bapa dan keluarga. Ramai ibu bapa tidak memahami keinginan yang tersimpan di dalam jiwa remaja, sehingga membatasi sikap, keperibadian dan tindakan-tindakan mereka, dengan alasan merasa belas kasihan dan lain-lain. Dengan cara ibu bapa sedemikian remaja merasa dirinya tidak dipercayai oleh orang tuanya, akibatnya remaja yang tidak memahami akan hakikat dirinya sendiri akan memberontak dan melawan kepada kedua ibu bapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Remaja yang beriman akan mengerti bahawa rasa kebebasan yang timbul dari dalam dirinya itu bukan selamanya harus dituruti, tetapi harus diatasi dengan cara yang bijaksana. Memang betul dalam satu aspek remaja memerlukan kebebasan untuk menentukan keputusannya, namun dari aspek lain remaja masih memerlukan orang tua untuk membimbing dan memberi tunjuk ajar kepadanya. Jadi berfikirlah secara positif agar tuntutan dalam diri itu tidak mengalahkan tuntutan dan kehendak mulia orang tua terhadap diri anaknya. Jika ini dapat diatur secara efektif maka tidak akan timbul konflik kejiwaan dalam diri seorang remaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Rasa Kekeluargaan Remaja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Sebetulnya keperluan remaja terhadap kebebasan diri sendiri dan ingin berdikari itu bertentangan dengan keperluannya untuk bergantung terhadap ibu bapanya. Gejolak jiwa tersebut membuat remaja merasa tidak aman, kerana dari satu aspek ia sangat memerlukan keluarganya, namun dari segi yang lain dia ingin berdakari. Pengalaman kejiwaan semacam ini menyebabkan remaja menjadi bingung dan tidak menentu. Bagi remaja yang mengerti peristiwa yang sedang menimpa jiwanya dia akan berhati-hati dalam mengmbil sebarang tindakan, sehingga ia akan menjadi remaja yang tidak tertekan perasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Rasa kekeluargaan dalam diri remaja ini bukan saja terjadi dalam lingkungan ibu bapa dan sanak saudara, tetapi juga pada kelompok teman seperjuangan, organisasi, sukan dan lain-lain. Jika perasaan ini disemai dengan baik, maka remaja tidak akan mengalami stres dan tekanan perasaan dan menjadikan kecenderungan jiwanya itu ke arah yang positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kehidupan Sosial Remaja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Remaja sangat memerlukan agar kehadirannya diterima oleh orang-orang yang ada dalam lingkungannya, di rumah, di sekolah ataupun dalam masyarakat di mana ia tinggal. Rasa diterima kehadirannya oleh semua pihak ini menyebabkan remaja merasa aman, kerana ia merasa bahawa ada dukungan dan perhatian terhadap dirinya. Perkara ini merupakan motivasi yang baik bagi diri remaja untuk lebih berjaya dalam menghadapi kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Penerimaan masyarakat terhadap diri seseorang berperanan dalam mewujudkan kematangan emosi. Pada umumnya remaja sangat peka terhadap pujian dan cacian disekitarnya sehingga menyebabkan remaja mudah tersinggung. Jika ini terjadi remaja hendaklah memahami bahawa tidak semua manusia itu dalam keadaan serba baik, kemungkinan kesilapan yang dilalakukan oleh masyarakat sekitar itu dapat mendorong kita lebih matang dalam menghadapi masalah. Remaja juga harus menyedari, kemungkinan juga cacian dan celaan itu timbul kerana kesalahan dari pihak remaja sendiri. Bagi remaja yang beriman akan menghadapi suasana sosial semacam ini dengan lebih tenang dan sabar, sehingga ia akan menjadi remaja yang berhasil dan cemerlang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Penyesuaian Diri Remaja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Penyesuaian diri terhadap orang lain dan lingkungan sangat diperlukan oleh setiap orang, terutama dalam usia remaja. Kerana pada usia ini remaja banyak mengalami kegoncangan dan perubahan dalam dirinya. Apabila seseorang tidak berhasil menyesuaikan diri pada masa kanak-kanaknya, maka ia dapat mengejarnya atau memperbaikinya pada usia remaja. Akan tetapi apabila tidak dapat menyesuaikan diri pada usia remaja, maka kesempatan untuk memperbaikinya mungkin akan hilang untuk selama-lamanya, kecuali boleh didapati melalui pengaruh pendidikan dan latihan-latihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Remaja yang mampu menyesuaikan diri dengan orang lain dan lingkungannya mempunyai ciri-ciri antara lain; suka bekerjasama dengan orang lain, simpati, mudah akrab, disiplin dan lain-lain. Sebaliknya bagi remaja yang tidak mampu menyesuaikan dirinya dengan orang lain atau lingkungannya mempunyai ciri-ciri; suka menonjolkan diri, menipu, suka bermusuhan, egoistik, merendahkan orang lain, buruk sangka dan sebagainya. Jika kebetulan remaja belum mampu menyesuaikan diri dengan cara yang lebih baik, maka berusahalah ke arah pembinaan akhlak yang mulia, maka insya Allah suatu saat nanti kita akan mampu. Seorang remaja jangan lekas putus asa dan patah hati dalam menghadapi kehidupan ini jika ingin lebih sukses dan cemerlang di masa akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Keyakinan Agama dan Nilai Murni Remaja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Keinginan remaja terhadap sesuatu kadang kala tidak dapat dipenuhi kerana dihalangi oleh ketentuan agama dan adat kebiasaan di tengah masyarakat. Pertentangan itu semakin ketara jika remaja menginginkan sesuatu hanya menurut selera dan kehendaknya saja. Mereka berpakaian yang tidak senonoh, menonton video lucah dan berperangai tidak manis di pandang mata, padahal semua perbuatan ini berlawanan dengan ketentuan agama dan nilai-nilai murni. Bagi remaja yang padai menempatkan dirinya pada posisi yang betul maka dia akan menghindari segala keinginan yang tercela dari kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Pertentangan antara keinginan remaja dengan ketentuan agama ini menyebabkan jiwa remaja memberontak dan berusaha menepis kenyataan itu dengan menurutkan kata hatinya.Remaja yang berhemah tinggi dan berakhlak mulia serta mempunyai lingkungan keluarga yang menjalankan perintah agama, maka perkara ini dengan mudah mereka hadapi. Namun bagi remaja yang telah terlanjur melaksanakan sesuatu yang berlawanan dengan perintah agama hendaklah berusaha memperbaiki diri agar tidak sentiasa terlena dengan sesuatu pengaruh dan kenikmatan yang bersifat semantara itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Demikianlah di antara pengaruh atau gejolak jiwa yang terjadi dalam diri seorang remaja. Semuanya memerlukan perhatian remaja dalam memahami dirinya sendiri, serta perhatian ibu bapa agar ada saling pengertian dalam menghadapi dan memahami seorang insan yang berstatus REMAJA. Semoga informasi tentang remaja ini berguna dalam menjana para remaja dan pelajar dalam menghadapi abad yang penuh dengan cabaran dan godaan ini.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-6582204619589320363?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/6582204619589320363/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=6582204619589320363' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/6582204619589320363'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/6582204619589320363'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2007/04/jati-diri-remaja.html' title='Jati Diri Remaja'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-4401871376622146005</id><published>2007-03-29T19:46:00.000+07:00</published><updated>2007-04-12T12:59:04.939+07:00</updated><title type='text'>KEMERDEKAAN YANG BERAQIDAH</title><content type='html'>Awalnya kata Merdeka berasal dari bahasa Sansekerta “Mahardhika” berarti sangat berjaya, berkuasa atau bijaksana. Dalam bahasa jawa kuno arti kata ini bergeser sedikit dan bermakna bijaksana, pandai, terhormat, pendita dan tidak tunduk pada seseorang selain kepada Tuhan atau Raja, maka mulai berarti bebas. Dan dalam bahasa Melayu “Merdika” memperoleh arti bebas, maksudnya bukan budak. Demikian juga J. Gonda dalam Sanskrit in Indonesia, mengungkapkan bahwa Merdeka berarti lepas dari segala ikatan yang tidak layak (unsur negatif), sehingga menjadi bebas untuk menentukan nasib sendiri demi sesuatu yang baik (unsur positif). Sehingga Kemerdekaan bias diartikan sebagai kebebasan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kebebasan adalah anugerah dan sekaligus ciri kemuliaan manusia diantara seluruh makhluk Tuhan. Kebebasan merupakan suatu gagasan / konsep yang analog, artinya kebebasan direalisasikan secara fundamental berbeda menurut tingkat keberaaan (manusia, binatang, dll).&lt;br /&gt;Kebebasan sendiri mempunyai arti keadaan bebas. Dalam Kamus Bahasa Indonesia kata dasar dari kebebasan mengandung beberapa makna, yaitu :&lt;br /&gt;1. Lepas sama sekali (tidak terhalang, terganggu, dsb sehingga dapat bergerak, berbicara, berbuat, dsb dengan leluasa).&lt;br /&gt;2. Lepas dari (kewajiban, tuntutan, perasaan, takut dsb).&lt;br /&gt;3. Tidak dikenakan (pajak, hukuman, dsb).&lt;br /&gt;4. Tidak terikat atau terbatas oleh aturan-aturan dsb.&lt;br /&gt;5. Merdeka (tidak dijajah, diperintah atau dipengaruhi oleh Negara lain atau kekuatan asing)&lt;br /&gt;6. Tidak terdapat (didapati) lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti kebebasan dapat dirumuskan secara negative dan positif :&lt;br /&gt;a. Dalam arti negatif berarti bebas dari, misalnya bebas dari ikatan atau paksaan untuk bertindak, yang mengikat / memaksa itu dapat bersifat lahiriah atau materiil (mis. Belenggu) atau dapat bersifat batiniah atau psikologis (mis. Ancaman berat). Kebebasan psikologis atau berkehendak mengatakan bahwa manusia “mampu berkehendak seperti ia kehendaki”, maksudnya kehendak manusia dapat bertahan melawan halangan, paksaan ataupun larangan, sekurang-kurangnya dengan tidak berbuat .&lt;br /&gt;b. Dalam arti positif manusia adalah “bebas untuk” berbuat sesuatu dan khususnya “bebas untuk berbuat baik”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebebasan adalah suatu kemampuan positif, sehingga manusia dengan berbuat dan khususnya dengan berbuat baik (sekurang-kurangnya tidak berbuat jahat) merealisasikan diri menjadi orang yang baik. Inilah tanggung jawab manusia yang utama. Inilah tugas pokoknya. Inilah arti hidup manusiawi. Maka kebebasan untuk berbuat sesuai dengan keyakinan mengenai yang baik dan yang buruk adalah suatu hak asai manusia (kebebasan mengikuti suara hati), yang tidak diberi dan tidak dapat dicabut oleh orang lain, bahkan Negara pun tidak.&lt;br /&gt;Indonesia merupakan Negara hukum. Maka kebebasan seorang warganegara Indonesia tidak boleh dibatasi oleh siapapun termasuk alat-alat pemerintahan selain dalam batas hukum yang berlaku. Azas kebebasan yang menjamin hak-hak dasar para warganegara dijamin oleh UUD 1945 pasal 27-29. walaupun dalam pasal-pasal tersebut hanya beberapa hak dasar ditentukan, namun kebebasan dalam Negara Pancasila harus disadari dan dijamin oleh Sila Perikemanusiaan dan Sila Keadilan. Sebab, UUD 1945 mendasarkan juga kebebasan internasional atas dua sila tersebut : “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan per-keadilan”.&lt;br /&gt;Perlu dipahami bahwa nilai yang paling hakiki bagi manusia, adalah kebebasan. Dan kebebasan itu pula yang membedakan manusia dengan makhluk ciptaan Tuhan lainnya. Akal pikiran sebagai anugerah dan aset Illahiyah menyebabkan manusia mempunyai kebebasan, sebuah ciri yang khas dari makhluk lainnya. Dalam Al-Qur’an Surat Al Ma’idah ayat20 dijelaskan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada kaumnya, “Hai kaumku, ingatlah nikmat Allah atasmu ketika Dia mengangkat nabi-nabi di antaramu, dan dijadikan-Nya kamu orang-orang merdeka, dan diberikan-Nya kepadamu apa yang belum pernah diberikan-Nya kepada seorang pun di antara umat-umat lain”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja, banyak orang tidak memahami, dan tidak mengerti secara mendalam hakekat kebebasan tersebut. Mereka menganggap bahwa kebebasan berarti “lepas tanpa ikatan”, sesuatu yang keluar begitu saja, tanpa merasa ada kendala apapun. Sehingga dia boleh semaunya bertindak dan berbuat hanya mengikuti kemauannya sendiri (gugu karepe priyangga / sak karepe udele).&lt;br /&gt;Kebebasan tanpa keterikatan, sama saja dengan binatang yang bergerak lepas menurut insting atau naluri alamiahnya, berbuat sebagaimana adanya, tanpa merasa terikat, tidak mempunyai akal pikiran, tidak mampu membedakan benar dan salah atau rasa susila. CEM. Joad dalam bukunya Philosophy mengatakan “Everything and every creature in the world expect man acts as it must, or acts as it pleases; man alone acts on occasion as ought”(Segala sesuatu serta makhluk yang diciptakan di dunia ini, selain manusia, bertindak sebagaimana yang diharuskannya atau bertindak menurut kesenangannya, sedangkan manusia sajalah yang bertindak sebagaimana seharusnya).&lt;br /&gt;Dengan demikian, manusia menjadi manusia karena keterikatannya dan sekaligus mampu mengendalikan dan mengerti keterikatannya tersebut. Jean Jackues Rosseau mengungkapkan “ Manusia dilahirkan merdeka (bebas), tetapi dimana-mana dia terbelenggu”. Dalam hal ini, yang kita maksudkan dengan belenggu atau keterikatan tidak lain adalah tanggung jawab.&lt;br /&gt;Pokoknya, manusia disebut bebas selama dia terikat, ada komitmen untuk bertanggung jawab. Winston Churchill (1874-1965) negarawan inggris, seorang orator ulung, berkata : “The prince of greatness is responsibility” (mahkota kebesaran adalah tanggung jawab). Manusia tidak mungkin melepaskan diri secara bebas dari berbagai kondisi yang mengikat dirinya, apakah dalam bentuk kondisi biologis, sosiologis, terlebih lagi ikatan kondisi theologies, keyakinan dan keimanan. Karena manusia pada dasarnya adalah makhluk Illahi yang sadar akan keIlahiannya.&lt;br /&gt;Harus dipahami bahwa sisi lain dari makna tanggung jawab adalah bentuk keterikatan manusia di tengah-tengah keberadaannya di dunia. Tetapi janganlah digambarkan bahwa terikat itu seperti seorang pesakitan atau penjahat yang diborgol tangannya.&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan keterikatan di sini, adalah kesadaran manusia atas keterbatasannya. Dia sadar bahwa ada batas-batas yang menyempitkan ruang geraknya, kemauannya, ambisinya dan impiannya. Tetapi dia juga sadar bahwa keterbatasannya tersebut harus diatasi, diarahkan serta dihayati dalam misinya untuk mengisi dan memberi makna hidupnya yang sejati.&lt;br /&gt;Manusia yang bertanggung jawab merasakan bahagia justru karena ada ikatan. Ada komitmen atau dalam istilah agama dikenal sebagai aqidah (aqad = keterikatan, janji, kesepakatan) yang melahirkan berbagai kaidah kehidupan yang mengatur manusia agar dia mampu hidup selaras, serasi dan sehati dengan orang lain.&lt;br /&gt;Dia sadar bahwa dengan adanya ikatan itulah, justru dia merasa menjadi manusia. Dia sadar bahwa dirinya bukanlah binatang yang bebas untuk bebas, melepaskan segala hajat tanpa ada ikatan, tanpa merasa ada sanksi atau kendali-kendali moral. Manusia memang bebas untuk menyatakan kemamuannya, tetapi tentu saja dia pun sadar bahwa dia tidak bisa berbuat semau-maunya. Karena adanya keterbatasan yang membawa resiko kepada dirinya tersebut.&lt;br /&gt;Makna kebebasan sejati mengantongi kewajiban-kewajiban serta tanggung jawab yang membedakan diri manusia dari segala makhluk yang ada. Binatang tidak mengenal kewajiban, karenanya tidak mempunyai tanggung jawab. Seluruh tindakannya adalah insting, sebuah tindakan alamiah, bukan sesuatu yang disengaja, bukan tindakan yang diarahkan secara sadar oleh pikiran dan segenap hati nuraninya. Karena binatang tidak dilengkapi potensi tersebut.&lt;br /&gt;Dalam Islam telah jelas bahwa manusia dipersilahkan untuk menggunakan anugerah kebebasan untuk mencari apa yang telah menjadi karunia Allah di muka bumi ini, setelah manusia tersebut menjalankan kewajibannya beribadah kepada sang Pencipta. Al-Qur’an Surat Al-Jumu’ah ayat 10, memaparkan hal tersebut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apabila telah ditunaikan Shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi, dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya beruntung”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, makna kebebasan ini berakar dalam kebebasan rohani manusia yaitu sejauhmana dia mampu menguasai dan patuh terhadap hati nuraninya sendiri, terhadap pikiran dan kehendaknya. Seseorang bisa merasakan kebebasan, selama dia bebas untuk menentukan sikap dan tanggung jawabnya. Dia menjadi bebas karena setiap keputusan, pikiran dan tindakannya berasal dari jeritan nuraninya yang kemudian dia nyatakan dengan sadar, tidak dibuat-buat (artificial). Frederick Nietzche, mengatakan : “If you would go high, use your own legs. Do not let your selves be carried up, do not sit on the backs and heads of others” (Kalau ingin menjulang tinggi, gunakanlah kakimu sendiri. Jangan biarkan dirimu dijunjung orang, jangan kau duduk di atas punggung dan kepala orang lain.&lt;br /&gt;Akar kebebasan adalah kemampuan manusia untuk menetukan dirinya sendiri. Kemampuan mengambil tempat dan mengambil keputusan-keputusan tanpa merasa ada hambatan atau tekanan dari pihak luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*********&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-4401871376622146005?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/4401871376622146005/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=4401871376622146005' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/4401871376622146005'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/4401871376622146005'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2007/03/kemerdekaan-yang-beraqidah.html' title='KEMERDEKAAN YANG BERAQIDAH'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-1389587494612289385</id><published>2007-03-24T16:20:00.000+07:00</published><updated>2007-04-12T13:02:53.097+07:00</updated><title type='text'>Doa Guru Untuk Negeriku</title><content type='html'>Guru 'gak perlu demo sgala, mendingan demo ngajar yang baik biar hasil yang diperoleh mendapat berkah, belajar hidup sederhana walaupun pas-pasan. Yang paling terpenting lagi slalu dekat kepada Allah dan banyak bertafakkur dan berdoa agar terhindar dari bencana. Pasalnya negara kita lagi musim bencana nich.... kalo musim duren atau langsat... yach 'gak apa2 sich...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pada mikiran 20 persen ntar guru pada strees, negara mau ngambil uang dari mana untuk anggaran pendidikan 20 persen, pasalnya anggota dewan kita mau bagi2 Notebook menurut beberapa media.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendingan guru cari pekerjaan sambilan yang halal : kalo bakatnya ngojek ya silahkan ngojek, kalo bakatnya jadi pemulung silahkan mulung, kalo bakatnya petani ya silahkan bertani, kalo bakatnya mau jadi pejabat silahkan jadi pejabat asal tidak korup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"mikiran 20 persen aja koq repot"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salam,&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-1389587494612289385?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/1389587494612289385/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=1389587494612289385' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/1389587494612289385'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/1389587494612289385'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2007/03/doa-guru-untuk-negeriku.html' title='Doa Guru Untuk Negeriku'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1820147402481524398.post-2533492642992740410</id><published>2007-02-20T19:21:00.000+07:00</published><updated>2007-04-12T13:14:34.780+07:00</updated><title type='text'>Berbesar hati demi kesejahteraan rakyat</title><content type='html'>Dengan dilarangnya Sepak Bola menggunakan APBD, merupakan langkah awal yang sangat baik untuk menuju keprofesionalan olahraga khususnya Sepak Bola. Namun itu semua tidak serta merta harus dilaksanakan dalam tempo yang sangat singkat, mendesak dan terkesan mendadak. Sebab bagaimanapun juga kompetisi sudah berlangsung dan setiap klub sudah terlanjur mengharapkan anggaran dari APBD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semua tahu bahwa APBD memang diperuntukkan bagi kesejahteraan rakyat, dan merupakan sebuah pelanggaran hukum jika penggunaan dana APBD untuk pembiayaan klub. Tapi mengapa hal itu baru muncul sekarang. Ketika bangsa Indonesia banyak dirundung musibah, bencana alam, kekurangan beras dan bencana lain yang silih berganti setiap hari. Apakah dulu saat pertama kali klub mendapat kucuran dana APBD Pemerintah tidak mempertimbangkan prioritas penggunaan dana tersebut. Sehingga baru sekarang hal itu terpikirkan.&lt;br /&gt;Jika kebijakan tersebut langusng diterapkan sekarang, maka akan menjadi bencana bagi kelangsungan kompetisi Liga Indonesia 2007. Dan akan berpengaruh terhadap citra olahraga Indonesia di mata Internasional. Lebih baik lagi jika kebijakan tersebut diterapkan untuk kompetisi yang akan datang (2008), sehingga klub akan dapat merencanakan kompetisi mendatang dengan menggandeng sponsor untuk meyuplai dana yang dibutuhkan klub . Dengan demikian kebijakan itu tidak akan mengganggu klub dalam mengarungi kompetisi 2007. biarkanlah klub berkonsentrasi dengan kompetisi dan Pemerintah juga dapat merencanakan penerapan kebijakan tersebut lebih baik dengan memberikan solusi terbaik bagi klub.&lt;br /&gt;Sebenarnya meskipun tanpa dana APBD klub di Indonesia tidak harus resah dalam mendapatkan sponsor, karena banyak sekali anak bangsa yang telah sukses baik di dalam negeri maupun di luar negeri yang mau mensuport dan membesarkan klub yang ada di Indonesia. Selama klub tersebut mempunyai organisasi dan manajemen yang baik. Sebab sepak bola sendiri merupakan lahan bisnis yang sangat potensial.&lt;br /&gt;Di Indonesia sendiri ada beberapa klub yang dapat bertahan dan bahkan berprestasi tanpa dukungan dari APBD, salah satunya klub dari kota  Malang. Meskipun sempat jatuh bangun dikarenakan keterbatasan dana, namun Arema dapat Survive dengan segala potensi yang dimiliki di Kota Malang sehingga sampai mampu berprestasi dua kali berturut turut menjuarai Copa. Dengan prestasi tersebut, setiap pertandingan Arema akan ditunggu-tunggu oleh segenap pecinta bola di Indonesia, hal itu merupakan sebuah pertimbangan bagi stasiun televisi untuk menayangkan setiap pertandingan Arema. Selain itu berbagai merchandise Arema dan Aremania akan banyak dicari oleh para penggemar bola. Maka dengan demikian peluang bisnis di sepakbola akan terbuka.&lt;br /&gt;Dapat kita bayangkan bagaimana jika semua klub di Indonesia dapat menjalankan peluang bisnisnya, tapi juga tidak akan mengurangi dari kualitas sepakbola tersebut. Maka kita akan melihat sebuah kompetisi yang sangat menarik dan akan melahirkan pesepak bola  handal yang dapat menjadikan timnas lebih diperhitungkan dikancah Asia bahkan dunia. Dan bahkan yang selama ini menjadi impian segenap bangsa untuk melihat timnas bertanding di World Cup akan dapat kita wujudkan. Semua itu akan menjadi kenyataan jika setiap klub dapat mandiri dan kita segenap bangsa Indonesia dengan segala potensinya untuk saling mendukung dan saling bekerjasama.&lt;br /&gt;Dalam hal ini Pemerintah juga harus menghormati klub yang telah mengikuti kompetisi 2007, dalam menerapkan kebijakan pelarangan penggunaan APBD untuk sepakbola. Sebaiknya kebijakan tersebut diterapkan pada kompetisi yang akan datang dengan memberikan solusi yang terbaik bagi klub. Supaya klub dapat berkonsentrasi pada kompetisi 2007 dan mempersiapkan kompetisi yang akan datang tanpa kucuran dana APBD.  Begitu sebaliknya klub yang selama ini menggunakan dana APBD harus berbesar hati menerima kebijakan tersebut. Karena bagaimaanapun juga dana APBD lebih baik diprioritaskan untuk kepentingan peningkatan kesejahteraan masyarakat.               ( Robby Zunaidy, Komunitas Jomblo Master Karanganyar, Malang, &lt;a href="mailto:robyborz@yahoo.co.id"&gt;robyborz@yahoo.co.id&lt;/a&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1820147402481524398-2533492642992740410?l=robyborz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://robyborz.blogspot.com/feeds/2533492642992740410/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1820147402481524398&amp;postID=2533492642992740410' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/2533492642992740410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1820147402481524398/posts/default/2533492642992740410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://robyborz.blogspot.com/2007/02/berbesar-hati-demi-kesejahteraan-rakyat.html' title='Berbesar hati demi kesejahteraan rakyat'/><author><name>Robby Zunaidy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622651104076748930</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
